Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
11.Kenyataan pahit


__ADS_3

Vop Gadis


Hari terus berganti pernikahan ku tinggal 3hari lagi, aku hanya pasrah menerima pernikahan ini aku berharap tidak hamil. Tapi aku merasakan ada yang lain di tubuhku tapi aku berusaha mengelak dan selalu berfikir positif,tapi entah mengapa semakin aku mengelak semakin aku takut menerima kenyataan nya hingga tanpa sepengetahuan orang tuaku aku membeli alat tes kehamilan aku membeli 2 dengan berbeda merk esok pagi akan ku coba tes.


Riki,ah laki-laki itu masih saja datang kerumah untuk menjemput dan mengantarkan aku kuliah, entah kenapa setiap dekat dengan nya aku selalu kesal dan marah2. tapi mau segimana aku kasar dan jutek kepada nya dia tidak pernah marah mungkin dia merasa bersalah kepada ku, sahabatku Aisyah sudah ku beritahu kalau aku akan menikah dan mengatakan sebab nya aku harus menikah reaksi Aisyah tentu saja prihatin dan sedih atas musibah yang menimpaku.


Pagi ini setelah bangun tidur aku membawa alat tes kehamilan yang aku beli aku masuk ke dalam kamar mandi setelah menampung air seniku aku mulai mencelupkan alat tes kehamilan sambil harap-harap cemas aku duduk di kloset kurang lebih 10menit dengan tangan gemetar ku angkat salah satu alat tes kehamilan ku pejamkan mataku ada rasa takut menjalar ke seluruh tubuhku, perlahan ku buka mataku dan air mataku turun deras aku terduduk dilantai kamar mandi aku melihat garis dua yang satu garis masih samar tapi ku yakin hasilnya positif ku remas perutku. aku seperti kesetanan semua yang ada di kamar mandi aku lempar hingga berantakan terakhir ku lemparkan botol syampi ke cermin di kamar mandi dan prangg.... aku meringis karna serpihan kaca yang jatuh mengenai kakiku. tak lama ku dengar ketukan pintu tapi tak ku hiraukan ku dengar teriakan mamah di luar memanggil ayahku aku tak kuat menahan beban yang ku rasakan berat ini,dadaku terasa sesak hingga akhirnya semua gelap.


mamah Gadis nampak cemas setelah lama menggedor kamar mandi tapi Gadis tak kunjung membuka pintunya akhir nya mamah mrmanggil ayah Gadis.


"Ayah...ayah sini yah" Ayah gadis setengah berlari ketika mendengar sang istri memanggil.

__ADS_1


"ada apa mah"


"yah dobrak pintu kamar mandi,gadis di dalam"


sang ayah langsung mendobrak pintu kamar mandi nampak di dalam sudah berantakan ada serpihan kaca dan ada tubuh gadis yang terduduk di lantai tapi tak sadarkan diri.


"Gadis, bangun nak ya Tuhan kaki kamu terluka"


"yah cepat bawa kekasur" ketika sang ayah mengangkat tubuh gadis ada yang jatuh kelantai,mamah refleks mengambilnya matanya tiba-tiba melotot sambil memegang dadanya mamah menangis.


"mah ayo cepat telpon Dr"

__ADS_1


"yah lihat ini" ayah gadis mengambil alat tes kehamilan dari istrinya.


"Ayah sudah menduganya mah"


"ayah akan telpon Riki " ayah mulai menghubungi Riki 30menit setelah ayah telpon Riki sampai di rumah gadis dengan sedikit berlari Riki masuk ke dalam lalu naik ke lantai 2 menuju kamar gadis.


"bagaimana keadaan nya ayah"


"Gadis belum sadar"


"kita bawa ke rumah sakit saja" jawab Riki cemas, tiba-tiba Gadis mulai siuman.

__ADS_1


"mamah...."gadis memanggil mamahnya sambil menangis.


"mah aku ga mau anak ini,aku ga mau" gadis sambil terus memukuli perut nya,Riki terdiam apa yang ia takutkan terjadi gadis menolak janin dalam kandungan nya. mamah gadis terus menenangkan nya hingga akhirnya gadis tertidur karna lelah menangis.


__ADS_2