
Pagi ini di awali dengan gadis yang muntah-muntah seperti biasa Riki memijit tengkuk gadis, katanya setelah trimester pertama berlalu mualnya akan hilang. Setelah sarapan Riki pamit pergi ke kantor untuk pertama kali setelah menikah gadis mengantar Riki ke teras rumah tak lupa gadis mencium tangan suaminya yang tentu saja membuat Riki kaget dan bahagia atas perubahan istrinya. Riki masuk ke dalam mobil dan melambaikan tangan nya yang di balas oleh gadis, mobil pun melaju. Setelah mobil Riki tidak terlihat lagi gadispun masuk kedalam rumah nampak ke dua orang tua nya sudah bersiap pergi ke toko.
"baik-baik di rumah ya mamah mo pergi ketoko"
"iya mah"
"kalo ada apa-apa cepet telpon kami"
"ya ampun iya mah" tangan gadis sambil bergelayut manja. Setelah kepergian orang tua nya Gadis naik ke lantai atas ke kamar nya dia memperhatikan setiap sudut kamarnya yang bercampur dengan barang-barang Riki lalu gadis membuka lemari yang sekarang ada baju-baju Riki lelah berkeliling gadis duduk di atas kasur dan memainkan ponselnya,Gadis mengetikan pesan kepada sahabatnya Aisyah.
"Aisyah sepulang kuliah mampir kerumah aku ya"
"oke,kebetulan jam terakhir dosennya ga ada aku langsung kerumah kamu ok"
"oke,boleh pesen makanan bebzz"
"oke,kamu pengen apa"
"aku ingin bakso yang di kantin kampus boleh"
"oke,nanti aku bawa"
"udah dulu dosennya udah masuk" setelah berkirim pesan dengan aisyah Gadispun berbaring kata Dr dia harus banyak istirahat dan jangan stress akhirnya gadis pun tertidur akhir-akhir ini dia cepat lelah dan mengantuk.
Di kantor Riki hari ini lumayan sibuk ada beberapa klien yang mempercayakan disain nya kepada Riki hingga jam makan siang Riki mengirim chat kepada istrinya tapi tak satupun di balas bahkan di bacapun tidak yang membuat Riki hawatir telponnya pun tidak di angkat hingga Riki akhirnya memilih pulang ke rumah untuk memastikan istrinya itu, selama di perjalanan hatinya merasa cemas 40menit kemudian mobil Riki sampai di depan rumah Riki cepat-cepat berlari masuk kedalam rumah bi Jum sampai kaget melihat Riki berlari naik ke lantai atas,Riki membuka pintu nampak gadis yang sedang tertidur pulas Riki mengatur nafas nya yang tidak beraturan karna berlari.
__ADS_1
Riki duduk di pinggir kasur tangannya membelai lembut kepala gadis,gadis nampak tidak terganggu sampai suara ketukan pintu mengagetkan nya,Riki berjalan kearah pintu dan membukanya nampak bi Jum berdiri didepan pintu.
"maaf mas di bawah ada temennya neng gadis"
"siapa bi"
"neng Aisyah"
"oh suru tunggu sebentar saya bangunkan gadis dulu"
"iya mas,permisi"
Riki mengangguk dan berjalan masuk kedalam kamar,Riki duduk di pinggir kasur lalu mengecup kening gadis lalu membelai kepala gadis.pelan-pelan mata gadis pun terbuka Riki tersenyum sambil membelai rambut gadis .
"kok kamu sudah pulang"
"eemm aku ketiduran"
"ooh iya di bawah ada Aisyah" Gadis pun cepat bangun lalu berlalu ke kamar mandi mencuci mukanya. Gadis keluar kamar mandi menuju meja rias dan menyisir rambutnya yang berantakan.
"kamu sudah makan siang" Riki menggeleng gadis berlalu keluar kamar di ikuti Rian dari belakang.
"makan di rumah aja "
"iya" sesampainya di bawah nampak Aisyah sedang duduk di sofa dan tersenyum ke arah gadis.
__ADS_1
"haii bebzz kangen deh"kata gadis sambil memeluk Aisya.
"aku juga,siang mas" Riki tersenyum kepada Aisyah.
"ooh iya nih pesenan kamu"
"makasih" Gadis mengambil keresek bakso dari tangan Aisyah.
"makan bareng yuu"
"ga makasih aku dah makan di kantin"
"yaudah aku tinggal dulu sebentar,nemenin mas Riki makan siang dulu"
"oke"
Gadis dan Riki berjalan menuju ruang makan Riki duduk dan mengambil makanannya sendiri sedangkan gadis menuangkan bakso ke dalam mangkuk bakso itu nampak menggiurkan di mata gadis tapi tidak Dengan Riki, Riki menatap bakso itu dengan horor bagaimana tidak horor kuah bakso nampak merah ada beberapa rawit merah utuh disana gadis mengaduk kuah baksonya dan mulai menyantap nya Riki menatap gadis tidak berkedip.
"kenapa,kamu mau" Riki menggeleng lalu berkata .
"jangan terlalu banyak nanti sakit perut" Gadis cuek saja tidak menanggapi kecemasan Riki hingga bakso di mangkupun habis bibir gadis nampak merah, Rikipun menyelesaikan makan nya dan berpamitan berangkat lagi ke kantor.
"lain kali Jang terlalu makan pedas"
"iya" Jawab Gadis malas.
__ADS_1
"y udah aku berangkat"