Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
43.


__ADS_3

Pagi hari Gadis terbangun dengan perasaan malu semalam yang dia pikir hanya mimpi ternyata benar-benar terjadi,mau marahpun percuma karena kali ini Gadis menikmatinya Gadis duduk di atas kasur dan memakai dasternya kembali tapi untuk dalamanya Gadis tidak tau Riki melemparkan nya kemana.


Gadis menarik nafas nya dan membukanya kasar etah dia merasa bodoh atau gimana tapi kalau dipikir memang sudah biasa hal tersebut terjadi dalam hubungan suami istri,ketika Gadis sedang asyik dengan pemikirannya pintu kamar mandi terbuka nampak Riki keluar dengan wajah yang berseri-seri Riki menghampiri Gadis dan mencium bibirnya aroma sabun tercium segar oleh gadis.


"Morning kiss"


Riki tersenyum setelah mencium bibir istrinya Gadis turun dari kasur bergegas ke kamar mandi membersihkan diri, sementara Riki membereskan kasur yang berantakan oleh pertempura tadi malam Riki tersenyum ketika menemukan benda pribadi Gadis,Riki mengambil benda pribadi Gadis dan menaruhnya di keranjang cucian.


Gadis keluar kamar mandi sudah memakai dress selutut berwarna biru muda rambutnya yang basah di gulung dengan handuk Gadis melai memoles wajahnya sementara Riki sedang mengecek barang bawaannya.


Gadis membuka gulungan rambutnya untuk di keringkan tapi tiba-tiba tangan Riki mengambil pengering rambut dan mulai mengeringkan rambut Gadis,Gadis hanya diam melihat Riki mengeringkan rambut nya setelah selesai merekapun turun untuk sarapan Gadis membawa tas selempang nya sedangkan Riki membawa koper berisi baju dan keperluan Riki mereka menuruni tangga dengan Riki menggenggam tangan gadis sampai di meja makan nampak mamah sedang sarapan merasa heran melihat Riki membawa koper.


"loh Ki, kalian mau kemana"


Riki duduk di meja makan dan Gadis mengambilkan sarapan untuk Riki dan duduk di samping suaminya.


"Ini mah aku ada kerjaan keluar kota beberapa hari dan Gadis selama aku di luar kota mau tidur di mamah nya"

__ADS_1


"Ooh begitu, mamah kira kalian mau pindah"


"nggak mah"


"ooh yaudah hati-hati di jalan Ki ingat jangan terlalu lama.


"iya mah"


"dan kamu sayang jaga kandungan kamu jangan terlalu lelah"


"iya mah"


"iya mah" Jawab mereka bersamaan, setelah sarapan mereka pun segera berangkat Riki mengantar dulu Gadis kerumah orang tuanya 30 menit perjalanan mereka sampai di rumah Gadis,Rikipun ikut turun untuk menitipkan istrinya nampah ayah dan mamah Gadis sedang duduk di teras rumah.


"mamah,ayah selamat pagi"


"kamu ini bukan ucapin salam "

__ADS_1


Gadis dan Riki Salim ke orang tuanya Gadis


"mah,yah Riki mau titip Gadis beberapa hari"


"iya nak, kamu mau kemana"


"Riki ada kerjaan ke luar kota mau ngecek kafe yang mau di renovasi"


"tenang saja kami akan menjaganya"


"yaudah saya pamit penerbangan nya jam 10"


"ya sudah hati-hati di perjalanan"


Riki mencium tangan orang tua gadis lalu Gadis mencium tangan Riki lalu di balas kecupan dari Riki ke kening Gadis.


"Baik-baik di sini jaga kesehatan jangan lelah" Gadis mengangguk lalu Riki mengelus perut Gadis yang di balas tendangan dari dalam perut membuat Riki tersenyum.

__ADS_1


"Papah pergi dulu baik-baik ya nak"


Gadis terdiam entah kenapa hatinya menghangat mendengar ucapan Riki, setelah pamit Rikipun mengendarai mobilnya menuju bandara sementara Ayah Gadis pamit pergi ke toko setelah kepergian ayah nya Gadis dan mamahnya masuk kedalam rumah.


__ADS_2