Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
32.Hari pertama di rumah mertua


__ADS_3

Setelah makan malam Riki dan gadis pamit ke kamar untuk istirahat,Riki berjalan lebih dulu sambil menenteng tas Gadis setelah sampai di kamarnya Riki mengajak gadis masuk nampak kamar bernuansa maskulin dengan cat warna abu hordeng juga berwarna abu ada meja kerja kasur king size dan sofa kecil dan ada balkon Riki menaruh tas gadis di dekat lemari sementara Gadis membuka kamar mandi ada shower dan bathtub kamar mandi dan kamarnya lebih luas dari kamar gadis, ada beberapa foto tepajang di sana foto Riki saat SMU bersama teman-temannya dan ada foto pernikahan mereka jg di sana .


"istirahatlah kamu pasti lelah,taruh baju mu di lemariku "


"iya,aku mau ganti baju dulu" Gadis membawa baju dan perlengkapannya lalu masuk ke kamar mandi sementara Riki sedang memindahkan bajunya suapaya ada ruang untuk gadis menyimpan bajunya,Riki turun ke bawah untuk mengambil minum kebiasaan gadis selalu bangun tengah malam untuk minum.


Gadis keluar kamar mandi sudah segar wajahnya sudah polos tanpa makeup Gadis memakai piyama lengan pendek setelah membereskan beberapa baju gadispun duduk bersandar di sandaran kasur sambil mengusap betisnya bersamaan Riki masuk ke kamar ,Riki menaruh minum di nakas dekat Gadis lalu mulai memijat lembut betis Gadis.


"eeh ga usah"


"ga apa-apa biaraku pijit, terlalu lama berdiri ya"


"heem"


"kamu rebahan aja" Gadis patuh merebahkan tubuhnya Riki terus memijad hingga perlahan Gadispun terlelap, setelah gadis tertidur Riki menghentikan pijatannya Riki menutupi tubuh gadis dengan selimut sampai ke pinggang nya lalu Riki mengecup kening gadis dan memandangnya dengan tatapan sendu semakin hari Riki semakin mencintai istrinya tak terbayang jika suatu saat istrinya minta berpisah dan pergi meninggalkan dia dan bayinya, Riki berjalan dengan lesu memasuki kamar mandi menggosok gigi dan mukanya setelah selesai Riki mengganti bajunya dengan kaos oblong dan celana pendek Riki naik ke atas kasur masuk keselimbut yang sama dan memeluk gadis.


Pagi hari seperti biasa Gadis akan mual di waktu pagi Gadis memuntahkan isi perutnya yang hanya cairan saja Riki seperti biasa memijat tengkunya setelah di selesai Riki mengusap punggung gadis setelah merasa lebih baik gadis berdiri masuk kekamar mandi menggosok gigi nya dan mencuci mukanya setelah selesai gadis mengikat rambutnya ke atas lalu membuka tirai dan gordengnya udara segar masuk ke dalam kamar Gadis melangkah menuju pintu.


"mau kemana"

__ADS_1


"Aku mau menyiapkan sarapan"


"eem ya sudah buat dirimu nyaman ingat jangan kelelahan"


"iya"


"aku mau tidur lagi sebentar"


"heem"


Gadis berjalan menuruni tangga perlahan menuju dapur nampak PRT seumuran mertua nya sedang meracik bumbu.


"Mau masak apa bi,biar aku bantu"


"ga apa-apa,mau bikin sarapan apa"


"Ini bibi mau masak sayur Sop ayam sama ayam goreng,sambal dan capcay nenek makan nya harus ada yang berkuah"


"yaudah bibi cuci ayam dan sayur nya biar saya yang buat bumbu nya"

__ADS_1


PRT itu pun menuruti perintah Gadis sementara mamah mertuanya tersenyum melihat menantunya gesit di dapur walaupun wajahnya terlihat pucat mamah Riki menghampiri Gadis mengusap punggung nya kalau almarhum adiknya Riki masih hidup umurnya tidak jauh dari Gadis.


"eeh mamah mau aku buatin teh"


"Ga usah sayang biar mamah buat sendiri"


"Nenek sudah bangun mah"


"Sudah kalau pagi hari nenek paling senang duduk di tan samping,ini mamah buat teh untuk nenek"


"ooh"


"Jangan terlalu Bu lelah wajah mu pucat nih minum susu dulu supaya ada energi"


"makasih mah"


"Riki mana"


"Mas Riki tidur lagi mah kan libur"

__ADS_1


"yaudah mamah tinggal dulu ya"


Setelah kepergian mertua nya Gadis melanjutkan memasak nya bumbu SOP dan ayam goreng sudah selesai Gadis mendidihkan air untuk SOP sedangkan ayam sudah gadis lumuri dengan bumbu menambahkan sedikit air dan mulai di ungkep di atas api sedang.


__ADS_2