
Riki menghampiri Gadis dan nenek nya merekapun berjalan bersama gadis menggandeng nenek sedangkan Riki menggenggam tangan Gadis mereka masuk ke store pakaian dalam Riki merasa tak nyaman tapi dia terus masuk dan duduk bersama nenek gadis memilih beberapa pakaian dalam setelah selesai Gadis menghampiri Riki.
"mas sudah"
"yaudah kamu duduk sama nenek aku bayar dulu" Gadispun duduk di sebelah nenek dan tersenyum.
"nakal ya kamu ngerjain cucu saya"
"maaf nek" Gadis menunduk merasa bersalah.
"tidak apa bagus biarkan Riki membayar nya" Riki mengantri di kasir hingga tiba giliran nya muka Riki bersemu merah memberikan kantong berisikan pakaian dalam sang kasir nampak tersenyum melihat ekspresi Riki.
"punya istri saya mbak"
Kasir hanya mengangguk dan tersenyum Riki memberikan kartu debit nya setelah bertransaksi Riki berjalan menghampiri nenek dan Gadis.
"Sudah waktunya makan siang nenek mau makan apa"
"apa saja yang peting berkuah"
"bumil mau makan apa"
"aku pengen nasi komplit"
"ok ayo kita cari"
Merekapun masuk ke food court di maal itu mereka duduk di meja yang kosong sambil melihat-lihat menu.
"nenek mau soto daging minum nya jeruk hangat"
"aku nasi timbel ayam bakar,minum nya teh tawar hangat"
Riki memanggil pelayan dan menyebutkan pesanannya,sambil menunggu pesanan nya datang merekapun berbincang2 hingga pesanan mereka pun tiba,Riki memesan makanan yang sama dengan gadis mereka makan dengan lahap tak terasa makananpun habis Riki pamit cuci tangan setelah Riki kembali gantian nenek dan gadis nenek ingin ke toilet.
__ADS_1
Sementara itu Riki sedang memainkan ponselnya ada chat dari rekan kerjanya di kantor tiba-tiba ada seseorang duduk di depannya.
"Haii Ki apa kabar" Riki mangangkat wajahnya orang yang tidak ingin dia temui selamanya ketemu lagi.
"Ki aku ingin meminta maaf sama kamu,dan perlu kamu tau perasaanku kepadamu tidak pernah berubah"
"sudahlah kita sudah mempunyai kehidupan masing-masing dan perlu kamu tau aku mencintai istri ku,aku harap kita tidak pernah bertemu lagi,kalaupun kita tidak sengaja bertemu agap kita tak saling kenal"
Dengan bersamaan Gadis dan nenek kembali.
"Selamat siang Dr Gita"
"eehh eee selamat siang"
"maaf Dr saya pamit dulu,ayo sayang"
Riki menenteng belanjaan sedangkan tangan kirinya menggenggam tangan Gadis sedangkan gadis menggandeng nenek.
"saya permisi Dr"
Selama perjalanan Riki hanya diam mood ny menjadi buruk ada kemarahan di wajahnya nenek bisa melihat perubahan cucunya, mereka sampai ke rumah pukul 2siang Riki langsung membawa kantung belanjaan ke atas sementara Gadis menggandeng Nene masuk ke kamar untuk istirahat.
"sudah sana kamu susul suamimu nampaknya mood nya sedang jelek"
"Baiklah nek gadis pamit"
"heem istirahat yah"
Gadis tersenyum dan belalu meninggalkan kamar nenek.
"bi bibi..."
"iya neh bisa minta tolong cuciin baju aku sekarang supaya kering"
__ADS_1
"bisa neng"
"ya sudah yu ikut ke kamar"
Gadis berjalan lebih dulu di belakang bibi mengikuti hingga sampai ke kamar bibi enggan masuk ke dalam.
"bibi nunggu di sini aja neng"
"ya udah sebentar ya bi"
Gadis masuk ke dalam kamar nampak Riki duduk di sofa"
"mas mana belanjaan ku"
"itu Deket lemari,kenapa"
"mau di cuci dulu sama bibi"
Gadis mengambil paper bag lalu berjalan keluar kamar memberikan ke pada bibi.
"cuci sekarang Ya bi, sama baju yang kemarin"
"iya neng,bibi permisi"
Gadisasuk lagi ke dalam dia berniat untuk mandi tapi hanya bawa satu baju tidur saja tadi lupa untuk beli"
"kenapa,bukanya mau mandi"
"aku ga ada baju lagi,boleh pinjem baju"
Riki berdiri menuju lemarinya,Riki mengambil kaos warna putih dan celana boxer nya"
"ini mau"
__ADS_1
Gadis mengangguk lalu berjalan masuk ke kamar mandi. Riki tersenyum dan duduk di balkon.