
Setelah kepergian Riki gadis menghampiri Aisyah dan duduk di sampingnya.
"terimakasih ya bebzz udah bawain pesenan aku"
"Sama-sama"
"Gimana di kampus,aku kangen pengen ngampus lagi gara-gara bayi ini masa depan ku ga jelas aku gak bisa kuliah"
"astaghfirullah kamu kok gitu ngomongnya,bayi ini anugrah dari Tuhan dan bayi ini tidak berdosa"
"Aku belum siap memiliki anak,kamu tahu kan cita-cita ku dan impian ku" gadis tertunduk lesu Aisyah mengusap lengan gadis.
"kamu harus sabar dan ikhlas ada hikmah dari musibah ini,Allah pasti mempunyai rencana baik untuk mu yakin lah"
"sulit rasanya"
"tapi tadi aku lihat kamu dan mas Riki nampak harmonis,aku ikut senang melihatnya"
"huuuuh aku sedang mencoba menerimanya"
"itu bagus aku mendukungnya"
"ya.. setidaknya sampai bayi ini lahir aku akan bersikap baik padanya"
"haa...h apa maksudmu dis"
__ADS_1
"setelah bayi ini lahir aku akan Mita bercerai, dan anak ini harus dia bawa,aku gak mau terbebani lebih lama dengan adanya bayi ini langkah ku untuk mewujudkan cita-cita ku akan sangat sulit"
"astaghfirullah istiqfar,kamu akan menyesal pikirkan baik-baik"
"kamu ga di posisi aku,kamu gak tau perasaan aku semua musibah menimpaku" Gadis menangis Aisyah memeluk sahabatnya itu mencoba menenangkan nya.
"Maafkan aku dis tapi tolong kamu pikirkan lagi kamu akan sangat berdosa menelantarkan anakmu,aku yakin kamu bisa meraih cita-cita mu dan menjadi ibu yang baik"
"Bicara memang mudah tapi aku yang menjalinya serasa didalam neraka"
"Astaghfirullah,kamu harus lebih mendekatkan diri kepada Allah dis"
"Aah sudahlah kita bicarakan yang lain saja, mood ku jadi jelek"
"oke"
Riki pulang kerumah jam 5sore setelah memarkirkan mobilnya di garasi Riki berjalan ke rumah ada ayah mertuanya sedang duduk di teras sambil minum kopi sedangkan mamah mertuanya sedang menyirami tanaman di halaman.
"assalamualaikum"
"waalaikumsalam,ngopi Ki"
"nanti aja yah aku mau mandi dulu"
"sekalian bangunin istri kamu"
__ADS_1
"iya yah,saya masuk dulu"
"heem"
Riki berjalan masuk ke dalam rumah lalu naik ke lantai atas menuju kamar gadis setelah sampai Riki membuka pintu kamar nampak istrinya masih terlelap Riki membiarkan nya,Riki masuk ke kamar mandi badan nya sudah tidak nyaman lengket karena keringat Riki pun mandi di bawah shower. Gadis terbangun karena mendengar suara gemericik air dari kamar mandi,gadispun duduk bersandar ada tas Riki di meja. 15menit kemudian Riki keluar kamar mandi memakai handuknya dia melihat gadis sudah bangun sedang memainkan ponselnya Riki berjalan ke lemari mengambil pakaian rumahnya sedangkan gadis melihat Riki hanya memakai handuk bergegas masuk ke kamar mandi dan langsung mandi.
Riki duduk di balkon kamar yang menghadap ke jalan komplek sore hari jalan komplek nampak ramai dengan anak-anak yang bermain dan ibu-ibu yang ngerumpi ada beberapa tukang jualan yang berhenti di sana tiba2 ada telpon masuk dari mamah nya.
"Halo mah,ada apa"
"gimana kabar istrimu sehat"
"Alhamdulillah sehat"
"Ki Minggu ini bisa gak kalian nginep di rumah"
"nanti aku tanya gadis dulu ya mah"
"Minggu ini kan nenek mu datang dari Jogja, waktu kamu nikah kan nenek ga bisa Dateng"
"iya mah nanti Riki tanya gadis dulu"
"iya baiklah,mamah kangen kalian Ki"
"Riki juga kangen mamah"
__ADS_1
"ya udah mamah tutup telpon nya"
Gadis yang tak sengaja mendengar percakapan Riki hanya terdiam.