
Gadis mulai memasukan bahan kue yang di butuhkan gadis juga membeli susu hamil dan beberapa camilan,gadis teringat kata-kata Riki saat memberikan kartu ATM nya.
flashback
"ini kartu ATM untuk mu pin nya tanggal pernikahan kita" Gadis terlihat bingung Riki tersenyum lalu duduk di samping gadis
"aku tau kamu pasti tidak ingat tanggal pernikahan kita,lihat di buku nikah di dalam laci nakas.
"Walau aku tahu kamu tidak menginginkan bayi ini tapi aku mohon biarkan dia hidup belilah makanan yang bernutrisi yang baik untuk anak kita ini"
"setelah dia lahir aku tidak akan membebanimu lagi kamu boleh melanjutkan kuliah mu untuk meraih cita-citamu tapi jangan pernah kamu minta berpisah dariku"
flashback off
Setelah selesai Gadis membayar belanjaannya lalu menaiki motornya tidak terasa karena keasyikan belanja tak terasa sudah jam 12 ternyata ketika motor gadis sampai di dalam garasi ada mobil Riki, gadis turun dari motor sambil menenteng belanjaan nampak Riki duduk di teras wajahnya nampak kecemasan Gadis berlalu membuka kunci pintu lalu masuk kedalam Riki mengikuti dari belakang dan menarik tangan Gadis.
"lepas"
"Kamu dari mana, kenapa gak bawa hp, kamu tau aku hawatir!" Gadis berlalu Riki mengusap wajah nya dengan kasar.
"aku dari mini market, kamu mau makan siang"
"iya,ini aku beli ayam bakar dan ada bakso juga"
__ADS_1
Gadis bergegas membawa piring lalu menghidangkan 2piring nasi dan ayam bakar sementara Riki mencuci tangan nya merekapun mulai makan.
"kamu beli apa"
"aku beli bahan kue,apa mamah mu suka kue apa"
"mamah dan Nene suka brownies"
"brownies apa"
"mamah suka brownies coklat kalau nenek brownies pandan"
"Nanti kita beli saja,aku takut kamu kelelahan"
Gak apa-apa biar aku buatin aja"
"heemm"
"yaudah aku ke kantor lagi,baksonya makan tapi jangan terlalu pedas oke"
"heemmm"
Gadis mengantar Riki sampai teras setelah tidak terlihat lagi Gadis masuk ke dalam membereskan bekas makan lalu mencucinya baksonya dia taruh dimeja perutnya masih kenyang. Gadis membuka kantung belanjaannya mengeluarkan bahan kue rambutnya dia ikat tinggi lalu mengambil celemek perutnya masih rata karna masih 7minggu.
__ADS_1
Jam 5sore 4 brownies kukus sudah selesai 2keju pandan dan 2lg coklat tinggal menunggu dingin, mamah sedang membuat makan malam tadi mamah pulang jam 4sore kalau ayah sepulang dari toko ada di halaman samping hobby ayah berkebun di pinggir ada pekarangan kecil yang ayah tanami sayuran.
Riki pulang jam 6sore masuk ke rumah langsung tercium aroma kue yang membawa Riki langsung ke dapur nampak gadis sedang memotong kue untuk di rumah sedangkan yang 2 sudah di masukan dalam box kue.
"eeemm harum banget bikin laper"
"eh Riki dah pulang oyo cobain nih kue buatan Gadis" mamah Riki menyodorkan piring berisi potongan kue buatan Gadis,sementara Gadis pamit ke kamar
"Aku mandi dulu"
"iya sayang" Jawab Riki dan di tatap horor oleh Gadis sedangkan mamah gadis tersenyum.
"udah nih cobain" Riki mengambil sepotong kue brownies coklat rasanya enak sekali sama seperti buatan toko kue yang terkenal.
"enak kan"
"iya mah ini enak banget"
"Gadis dari dulu suka bikin kue,masakannya juga enak mamah aja kalah tapi dia lebih suka bikin kue mamah kira dia mau jadi chef ehh ya ko malah pengen jadi Dr kandungan" Riki mengangguk ngangkuk dan memakan kue brownies kukus pandan keju rasanya sama-sama enak pas di lidahnya dia baru tahu ternyata istri kecilnya itu pintar masak.
"maafkan saya mah karena perbuatan saya cita-cita Gadis harus gagal" Riki menunduk sedih mamah mengusap punggung menantunya.
"Bukan gagal tapi tertunda, tidak apa-apa ini bukan salahmu ini semua sudah taqdir dari Tuhan" tiba-tiba ayah gadis datang.
__ADS_1
"loh ada apa ini ko melow"
"ah ngga yah.mah ,ayah saya pamit ke kamar dulu" Riki berjalan menaiki tangga menuju kamar Gadis.