Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
31.Ketemu nenek mertua


__ADS_3

Riki masuk ke dalam kamar nampak Gadis sedang menyisir rambut nya makeup tipis menyamarkan wajah pucatnya Gadis memakai celana jins membuat Riki ngilu sendiri.


"Bisa ganti baju nya,terlihat sesak aku takut terjadi apa-apa"Gadis tidak menjawab dia berjalan ke arah lemari sambil termenung hampir semua isi lemarinya hanya kaos dan celana jins saja. Riki menghampiri ikut memperhatikan isi lemari istrinya.


"eemm besok kita belanja baju oke,maaf aku kurang memperhatikan istriku" tangan Riki refleks mengelus kepala gadis.


"Ada baju yang aga longgar" Akhirnya gadis mengambil dress berwarna biru muda selutut sementara Riki masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri sedangkan gadis mengganti bajunya rambutnya yang panjang dia Curly bawahnya nampak tambah manis setelah selesai gadis membereskan tas berisi baju dan pelengkapan nya.


Riki melihat penampilan istrinya yang manit dres biru muda selutut dan sepatu Converse makeup yang natural dan rambut Curly nya nampak semakin manis .


"Tolong bawa tas aku ya, aku mau ngambil kue dulu di dapur" Riki mengangguk sambil membawa tas mengikuti gadis dari belakang, di lantai bawah nampak semua sedang berkumpul mamah,ayah dan Bima.


"kalian berangkat sekarang"


"iya yah,saya pamit baw gadis mah,yah"


"ya sudah hati-hati ya"


Mamah mengantar Gadis sampai teras tak lupa memberikan nasihat untuk putrinya.


"ingat perlakukan suamimu dengan baik"

__ADS_1


"iya mah,aku pamit"


Mobil Riki melaju jarak rumah Riki memakan waktu satu jam selama di perjalanan mereka diam,hingga Riki mulai bersuara .


"apa ada yang ingin di beli"


"Nggak"


Mobil Riki berhenti di depan rumah ber cat putih dengan halaman depan yang cukup luas rumahnya juga lebih besar dari rumah gadis,di depan ada satpam yang membukakan pintu gerbang Riki tersenyum kepada bp satpam. Ini pertama kalinya gadis ke rumah Riki setelah memarkirkan mobilnya Riki keluar mengambil tas gadis turun dengan menenteng kue buatannya, perasaannya tidak karuan nampak gugup Riki yang melihat gadis gugup langsung menggenggam tangan gadis.


"jangan hawatir tenang ada aku, oh ya kata mamah jangan bilang ke nenek kalau kita menikah karena kecelakaan takut kesehatan beliau drop"


"iya"


"assalamualaikum"


"waalaikumsalam,cucuku Riki"


Riki dan Gadis menghampiri Nenek dan bergantian mencium tangannya,Nene memeluk gadis denga erat sambil menepuk-nepuk punggungnya .


"Sini duduk di samping nenek" Gadis duduk di samping nenek sedangkan Riki ke dapur menemui mamah nya.

__ADS_1


"Nenek dengar kamu sedang hamil,berapa bulan"


"kurang lebih 7minggu nek"


"Hati-hati hamil muda rawan,nenek dengar kamu masih kuliah eemm jangan terlalu lelah"


"iya nek,oh iya Gadis bawa brownies kata mas Riki Nenek suka brownies" Gadis mengeluarkan brownies yah masih hangat dalam box


"waah ini masih hangat,kamu buat sendiri" Gadis mengangguk,tak lama datang mertuanya bersama Riki.


"Halo sayang gimana sehat"


"Alhamdulillah sehat mah "


"waah nenek sedang makan brownies"


"ini buatan gadis enak sekali kamu harus coba"


"yaampun sayang kamu kok repot-repot buat kue jangan sampai kecapean"


"nggak cape kok mah"

__ADS_1


"ya udah yuk kita makan malam dulu,ayo Bu"


Riki menggandeng tangan neneknya ke meja makan,tidak seperti di rumahnya di sini gadis melayani Riki layaknya istri yang baik Rikipun sempat heran tapi wajahnya datar saja.


__ADS_2