Gadis Yang Ternoda

Gadis Yang Ternoda
23. Penyejuk hati


__ADS_3

Riki masuk ke kamar inap gadis nampak gadis sedang bengong menonton TV.


"loh ko Bima mana" nampak gadis terlonjak kaget .


"bikin kaget aja bilang assalamualaikum gitu" Riki tertawa dan menghampiri gadis lalu memeluknya gadis berontak tapi pelukan Riki semakin erat.


"sebentar aja,biarkan tetap begini aku butuh energi" Gadispun terdiam membiarkan Rian meluknya hampir setengah jam Riki memeluk tubuh gadis.


"terimakasih" lalu Riki mengecup dahi gadis dan berlalu.


"Aku mandi dulu" Riki melangkah menuju kamar mandi, sedangkan gadis hanya bengong ngeliat kelakuan Riki dan mengumpat kesal.


"dasar rese main cium aja sebel.


Riki mendengar gumaman gadis tapi dia hanya tersenyum. kamar mandi terbuka nampak Riki keluar dari kamar mandi dengan wajah segar dia berjalan menuju ranjang gadis lalu berbaring disisinya sambil memeluk erat gadis.


"iih sempit"


"ga apa-apa kan anget dempet-dempetan" sambil tertawa Riki terus memeluk gadis gadis mengerucutkan bibirnya dan memejamkan mata nya merekapun tidur dengan nyenyak.


Gadis terbangun jam 5:30 dia meraba kasur di sampingnya kosong matanya berkeliling mencari sosok Riki tapi tidak ada. Gadis berjalan pelan-pelan perutnya mual, Riki masuk ke kamar dengan membawa nasi uduk komplit tadi ketika dia pulang dari mesjid dia melihat Tukang nasi uduk dia juga membeli aneka gorengan Riki menyimpan makanan nya di nakas lalu mencari keberadaan gadis terdengar suara air di kamar mandi dan suara muntahan.

__ADS_1


"sayang kamu di kamar mandi" karena tidak ada jawaban Riki pun masuk lalu memijat tengkuk gadis.


"Duh lemas sekali"


"yaudah yu kita isi lagi supaya ada energi"


Riki memapah gadis menuju sofa mendudukkan gadis disana,Riki lalu mengambil makanan yang di belinya.


"kamu dari mana"


"aku dari mesjid sayang,tadi pulang nya aku liat ini kayaknya enak"


"ayolah kamu harus makan supaya ada energi"


"baik lah,kapan kita pulang"


"nanti siang ya setelah Dr periksa"


"ponsel ku mana" Riki berjalan mengambil tas punggunya dan mengeluarkan handphone dari dalam tas nya,lalu memberikan ke gadis,gadis menerima nya dan langsung melihat hp nya ada beberapa chat dari Aisyah dan panggilan tak terjawab dari Aisyah.


"makan dulu" suara Riki mengagetkan Gadis, gadispun mulai menyuapkan nasi uduk ke mulutnya rasanya sangat enak hingga tanpa sadar nasi uduk nya sudah habis, Riki tersenyum bahagia melihat Gadis menghabiskan makannya. Riki membereskan bungkus nasi dan membuangnya ke tempat sampah.

__ADS_1


"aku bosan"


"mau jalan-jalan ke taman rumah sakit,sambil berjemur" Gadis mengangguk,lalu Riki berjalan sambil merangkul pundak gadis awal gadis protes tapi karena Riki terus memaksa akhirnya gadispun pasrah.


Merekapun berjalan menyusuri lorong rumah sakit sampailah mereka di taman gadis duduk di bangku taman di sebelah nya Riki duduk.


"kamu tau sayang aku sangat menyesal atas kelakuan ku"Riki menarik nafasnya lalu berbicara lagi.


"satu yang harus kamu tahu,aku tidak pernah menyesal menikahimu.selain rasa tanggung jawab aku mencintaimu dan menyayangi mu"


"mungkin kamu berfikir aku berbohong tapi demi tuhan aku berkata jujur"


"aku harap kamu mulai menerima keberadaan ku walaupun aku tau kamu membenciku"


Gadis diam tak sedikitpun membalas ucapan Riki seketika hening terasa hingga seseorang menghampiri mereka.


"Haii Ki" Riki dan gadis bersamaan memandang ke arah suara,nampak Gita tersenyum dan menghampiri.


"Haii kamu pasti istrinya riki,aku Gita temen nya Riki waktu sekolah"


"haii aku gadis"Riki melengos nampak kesal melihat kehadiran Gita,Gadis melihat raut wajah kesal Riki,Gita yang menyadari raut wajah Riki berpamitan dengan beralaskan ada pasien.

__ADS_1


__ADS_2