
Vop Gadis
Sore hari mamah pulang di jemput ayah tinggalah kami berdua di rumah sakit kulihat wajah lelahnya sambil menjagaku dia tetap bekerja tubuhku masih lemas Dr menyaruhku istirahat dan jangan stres,dan besok aku sudah bisa pulang. mertuaku datang LG tadi siang nampak dia sangat hawatir beliau meminta kami tinggal di rumahnya tapi aku menolaknya secara halus.
Gadis turun dari kasur tp kepalanya pusing lagi cepat dia duduk di kasur Riki menghampiri.
"mau kemana"
"aku mau ke kamar mandi ganti baju, tapi kepala ku pusing" gadis menutupi bagian dadanya,Riki nampak menarik nafas nya.
"kenapa di tutupi begitu, aku dah lihat ko" sambil tersenyum gadis langsung cemberut.
"sudahlah kita kan sudah menikah,ayo aku antar"Gadis menurut berjalan di papah Riki setelah sampai di kamar mandi gadis duduk di atas closed.
"bajunya mana" Riki menepuk jidatnya dan tersenyum.
"maaf aku lupa,sebentar ku ambil dulu"Riki berlalu dan mengambil baju ganti gadis lengkap dan memberikan nya.
"ini,mau aku bantu" Gadis membulatkan matanya Riki tertawa,tawa yang baru gadis lihat.
"eem baiklah istriku,tapi pintunya jangan di kunci ya aku tunggu di luar"
"iya" Riki menunggu gadis di luar pintu hingga gadispun keluar membuka pintu dan Rikipun dengan sigap memapah gadis kembali, walaupun gadis menolak Riki tidak menghiraukan gadis duduk bersandar di kasur.
__ADS_1
"mau makan apel" gadis mengangguk, Riki mengupas apel dan memotong-motongnya lalu memberikan nya ke gadis,gadis mulai mengunyah apelnya.
"eemm soal tinggal di rumah mamah mu..."Riki cepat memotong perkataan gadis.
"ga usah di pikirkan kalau kamu nyaman di rumah orang tua mu ga apa-apa,senyaman nya kamu. tapi sesekali kita nginep di rumah mamahku" gadis mengangguk dan memakan potongan apel lagi.
"soal kuliah aku ingin terus kuliah"
"aku ga akan melarang tp aku minta kamu lebih bijak,yg tau keadaan tubuhmu kamu sendiri yang tau. ingat sekarang tubuhmu bukan milikmu lagi" gadis terdiam dan suasana hening hingga suara ketukan.
"masuk"
"selamat sore saya mengantarkan makan malam" Riki memindahkan makanan ke atas nakas susterpun berpamitan.
"sama-sama,permisi pak"
Riki menghampiri Gadis duduk di samping gadis.
"mau makan sekarang,aku suapin"
"nanti aja Kenyang habis makan apel, kamu makan aja dulu"
"ya udah aku ke kantin dulu,mau sesuatu nanti aku belikan"
__ADS_1
"nggak"
"yaudah aku ke kantin dulu" gadis mengangguk, Rikipun keluar kamar mau menuju kantin eh berpapasan dengan Bima kakak iparnya.
"Riki kamu mau kemana"
"eh Bim aku mau ke kantin dulu mau nyari makan hehehe"
"ooh yaudah aku mau nengok gadis"
"oke" Bima berjalan menuju kamar gadis sedangkan Riki berjalan menuju kantin, setelah di kantin Riki memesan sepiring nasi goreng dan es lemon tea Riki makan dengan lahap dari sian dia belum makan ketika sedang asyik maka ada seseorang duduk dihadapan nya.
Sementara itu di ruang inap gadis, sang kakak sedang menasehati adiknya dari A sampai Z membuat kepala gadis pusing.
"kakak udah dong ceramah nya aku pusing tau" bibir gadis mengerucut Bima mengacak rambut adiknya.
"kakak ngomong gini karna sayang banget sama kamu"Bima memeluk erat adiknya, sebenarnya Bima sangat terpukul dengan musibah yang menimpa adik nya tapi dia juga gak mau rumah tangga adiknya hancur dengan perilaku gadis yang dingin pada Riki,Bima mengurai pelukannya.
"besok pulang jam berapa"
"ga tau tapi kata Riki siang"
"mas panggil Riki mas,dia suamimu mau bagaimana pun awalnya pernikahan ini terjadi dia sudah menjadi suamimu ingat!!!"
__ADS_1
"iya ah bawel,udah ah Kaka pulang aja aku pusing"