
Daniel dengan sangat penasaran, dengan tiga kata, yang akan membuatnya berubah. Apa yang akan wanita ini katakan, dia sangat lucu sekali. Daniel memandangnya dengan sinis.
"Kalimat pertama: Aku melahirkan dua putra sekaligus, selain Kenzie ada juga Deffan!"
Mendengar itu wajah Daniel menggelap.
"Kalimat kedua: Dia terlihat persis seperti Kenzie, juga terlihat mirip dengan mu!"
Daniel terkejut, matanya menyipit memandang Ariana, menunggu kalimat yang terakhir.
"Kalimat ketiga: Aku punya poto dia sedari kecil sampai sekarang dan itu semua ada di ponsel ku, kau bisa melihatnya."
Daniel menatap Ariana dengan penuh penasaran, dia terlihat bingung, kaget, aneh dan juga tak percaya. Berbagai ekspresi muncul bergantian meliputi wajahnya!
"Tiga kalimat sangat sempurna." Reko menjentikkan jarinya dan menoleh menatap Daniel. Reko menunggu reaksi kakaknya yang begitu keras kepala itu.
Daniel terlihat mengernyit, dia butuh beberapa saat untuk mencerna berita yang mengejutkannya ini. Berita yang tidak pernah dia impikan.
Dia melihat ke ponsel yang Ariana arahkan ke padanya. Foto anak laki-laki itu benar-benar mirip seperti Kenzie. Hanya saja, anak yang mirip sekali dengan Kenzie itu, memakai pakaian yang berbeda dengan Kenzie. Dan juga lingkungan poto ini, beberapa di antaranya menunjukkan bangunan-bangunan luar negeri.
Melihat itu semua, Daniel terlihat gelisah. Dia seperti patung batu yang tak bernyawa, tertegun dengan ekspresi yang seperti shock.
Daniel mengambil ponsel Ariana, kemudian melihat kembali poto-poto itu dengan cermat.
Apakah ini benar-benar putranya?
Apakah aku benar-benar memiliki dua orang putra?
Daniel mengangkat matanya, menatap Ariana dengan ekspresi terkejut.
"Dia adalah putra mu, kembaran Kenzie." Mengatakan itu hati Ariana bergetar dengan hebat.
__ADS_1
"Ariana kau! Selain berpura-pura mati, kau masih menipuku dalam hal lain? Kau punya hak apa membawanya pergi?"
Eh ....
Sikap Daniel berbeda dari apa yang Reko pikirkan sebelumnya.
Bukankah seharusnya dia senang dan bahagia setelah mengetahui bahwa dia memiliki dua putra sekaligus?
Ariana membesarkan Deffan sendirian, seharusnya Daniel tersentuh, tapi ini ....
"Kak, kau jangan seperti ini, nona Ariana sudah melahirkan dan membesarkan Deffan, seharusnya kau ...."
"Belum saatnya kau mengajariku!"
Daniel memotong kalimat Reko, dan menegurnya dengan kalimat yang tajam. Reko langsung menutup mulutnya.
Kejutan, tentu saja Daniel terkejut.
Tetapi dia juga menyesal karena tidak tau bahwa dia masih memiliki putra yang lainnya, dan dia tidak pernah memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang ayah.
Punya hak apa dia seperti itu?
"Di mana dia sekarang?"
Daniel bertanya dengan marah, wajahnya semakin suram.
"Dia di culik oleh Erika. Mereka akan membebaskannya jika dia sudah mendapatkan uang dua miliar."
"Apa? Erika?"
Daniel terkejut, ekspresi nya menegang menatap Ariana dan Reko.
__ADS_1
"Itu adalah putrinya dari Malik! Kak, ini semua masih salah mu. Jika kau tidak melibatkan kebangkrutan perusahaan keluarga Malik pada kakak ipar, tidak mungkin Erika melakukan hal gila seperti itu!"
"Siapa yang menculiknya?" Daniel berkata dengan suara yang keras.
"Itu juga gara-gara kau! Dosa yang kau tanam!"
Daniel menatap Reko dengan tajam, dan Reko langsung menutup mulutnya. Dengan situasi seperti ini, Reko mempunyai kesempatan untuk memarahi kakaknya yang keras kepala itu.
Daniel terlihat mengepalkan tangannya di bawah sana.
"Mana nomor ponselnya?" Daniel masih berkata dengan nada suara yang membentak. Setelah Ariana memberikan nomor Erika, dia segera menyuruh anak buahnya untuk melacak keberadaan putranya.
Kemudian menyuruh Ariana untuk menelpon wanita yang bernama Erika itu, dengan mengatakan kalau uangnya sudah ada. Dan secepatnya membuat pengaturan membebaskan Deffan dengan imbalan uang itu!
Ariana melakukan apa yang di katakan Daniel, dari ujung telpon, terdengar suara Erika yang sangat gembira itu.
Erika terkekeh. Tidak mendapatkan uang 800 juta, tetapi dua miliar! Hahaha
"Bagus sekali. Kau dengan cepat mengumpulkan uang tersebut demi anak liar ini."
"Jangan kau sakiti dia! Jika kau melukainya, aku tidak akan pernah mengampuni mu!"
Sebelumnya, Ariana sudah menyalahkan speaker ponselnya hingga kata-kata 'anak liar' yang dikatakan Erika itu terdengar sangat jelas di telinga Daniel.
Tatapan tajam melintas di mata Daniel. Erika tidak tau kalu dia akan segera membayar harga yang sangat menyakitkan setelah itu!
Setelah beberapa saat, Daniel sudah menemukan lokasi keberadaan Erika.
"Bertindak secara terpisah! Kau tunggu instruksi darinya untuk meletakkan kartunya, lalu Liki akan pergi menyelamatkan Deffan!"
Daniel menyerahkan kartu itu kepada Ariana , lalu pergi keluar bersama Liki.
__ADS_1
Reko yang menyaksikan itu mencibir melihat punggung Daniel yang sudah meninggalkan rumah Ariana. Tadi dengan sombong dan arogan tak mau meminjamkan atau memberikan kartu itu, bahkan sekarang memberikannya tanpa syarat!
"Kak! Jangan lupa bahwa aku sudah memenangkan taruhan ini!" Reko berteriak dengan keras, tetapi Daniel seperti tidak memperdulikan. Reko tau kalau Daniel mendengarnya.