
Daniel menatap Kenzie dengan memicingkan matanya, setiap mengatakan kata dengan keras yang menginginkan putranya nurut dengan apa yang dikatakannya, itulah yang Daniel mau.
Tapi dengan keras kepala Kenzie menatapnya.
"Dia Mama ku!" Ucap Kenzie.
"Aku bilang bukan ya bukan!"
Kenzie di kejutkan oleh kata-kata Daniel yang lantang dan keras, dia berdiri dengan tidak bisa membantah.
Kepala pelayan itu tiba-tiba keluar dan mengingatkan Daniel.
"Tuan, ada Nona Sela sedang menunggu mu di dalam."
Ketika Daniel melihat ke arah pintu, wanita itu keluar, dengan mengenakan gaun berwarna putih, rambutnya yang hitam terurai, sepatunya yang mahal menyeimbangi langkahnya menuju ke arah Daniel.
"Daniel, ada apa?"
Wanita itu bertanya seolah-olah mendengar Daniel yang sedang meneriaki putranya, dan dia merasa sangat penasaran.
Kenzie adalah anak kesayangan Daniel, tetapi anak ini sangat dingin dan sombong. Dia tidak pernah bersikap sopan kepadanya, bagus juga kalau Daniel memberinya sedikit pelajaran!
Wanita itu menyembunyikan sesuatu di balik senyumannya.
"Tidak apa-apa, apa yang kau lakukan di sini?"
Daniel seolah-olah tidak suka dengan kedatangannya.
"Perusahaan papaku sedang ada proyek, jadi aku minta tolong pada mu untuk memeriksanya! Apakah kau ada waktu?"
Daniel berdiri dan menatap Sela dengan cermat. Sela mencoba dengan segala cara untuk mendekatinya, dan berusaha mendapatkan tahta sebagai seorang ratu di rumah ini. Jadi, jika dia mempunyai kesempatan itu, dia akan berperilaku baik.
Barusan dia mendengar percakapan Kenzie dan Daniel.
"Oke, aku akan membantu mu. Tapi aku juga perlu bantuan mu."
Daniel merasa tidak bisa untuk mengantar Kenzie ke sekolah besok, karena dia sangat sibuk. Dia juga belum sempat untuk mencari orang terpercaya untuk mengantar jemput Kenzie, jadi menurutnya, Sela orang yang tepat. Lagi pula Kenzie dan Sela sudah saling mengenal.
"Apa itu? Katakan saja tidak perlu sungkan Daniel."
"Besok pagi aku sangat sibuk, kalau kau bisa, tolong kau antar Kenzie untuk ke taman kanak-kanak. Apakah kau bisa?"
Sela mendengar ini, dengan ragu-ragu dia melirik Kenzie yang cemberut.
Tadinya dia berpikir akan memiliki kesempatan untuk berduaan dengan Daniel. Tau-tau malah di suruh antar jemput bocah tengil itu. Dengan hati yang dongkol, akhirnya Sela mengangguk setuju sambil tersenyum.
"Tentu saja aku banyak waktu luang. Daniel kamu jangan khwatir, aku akan memperlakukan Kenzie seperti anakku sendiri."
__ADS_1
"Oke, kalau begitu, mari kita bicarakan tentang masalah proyek perumahan papamu tadi."
Daniel berjalan duluan ke ruang tamu, sementara Sela mengikuti dari belakang. Saat berjalan, Sela menoleh ke arah Kenzie dengan geram.
Dia sangat membenci anak yang tidak menghargainya.
Untuk saat ini, berkorban sedikit untuknya ngk apa-apa, nanti setelah dia menikah dan memiliki anak bersama Daniel, dia akan membuat menjauhkan Kenzie dengan Daniel dan juga dirinya. Lihat saja nanti!
Pagi harinya
Sela dengan sengaja datang pagi-pagi sekali, dan dia membawakan sarapan untuk Daniel.
"Daniel, aku membawa sarapan untuk mu, di makan ya," Sela tersenyum sambil meletakkan rantang itu di hadapan Daniel.
Daniel meliriknya. "Aku sudah sarapan. Lain kali kau tidak perlu repot-repot membawa sarapan untuk ku."
"Daniel, aku tidak merasa di repot kan kok."
Sela berkata dengan manja.
"Sudah, sekarang antar lah Kenzie dahulu, nanti telat."
Sela sedikit kesal dengan Danie. "Baiklah."
"Kenzie, ayo ikut dengan tante,"
"Daniel, jaga khwatir, aku akan menjaga Kenzie dengan baik." Sela menghela napasnya begitu, berusaha memperlihatkan wajah tulusnya.
Daniel mengangguk.
"Sela, saat di sekolah nanti, jangan membuka identitas Kenzie yang sebenarnya, kau hanya meyakinkan mereka bahwa Kenzie adalah anak dari keluarga yang biasa-biasa saja. Hati-hati saat berbicara nanti, jangan sampai membuat orang berpikir bahwa Kenzie lebih hebat dari anak-anak lainnya."
Daniel kembali mengingatkan Sela.
Sela mengangguk dengan senang.
"Daniel, kau benar-benar hebat, ini bagus untuk pertumbuhan dan pergaulan anak seusia Kenzie. Jadi guru-gurunya bisa memperlakukan mereka dengan adil."
Daniel mengangguk.
"Ya sudah, pergilah dan hati-hati." Ucap Daniel.
Sela masuk ke dalam mobil. Sampai di dalam mobil, dia menatap Kenzie dari atas sampai bawah. Sikapnya yang anggun tadi seketika sirna menjadi dingin dan angkuh.
Dengan tatapan dingin dan tidak suka, Sela meliriknya dengan rasa yang belum puas.
"Kenzie, setelah di sekolah, kau tidak boleh seperti ini, di sekolah taman anak-anak tidak ada yang berhutang uang kepadamu. Kau mau menunjukkan wajah cemberut mu itu kepada siapa?"
__ADS_1
Sela mulai memarahinya.
Kenzie mengangkat kepalanya dan melirik Sela dengan malas. "Terserah aku dan suka-suka aku!"
"Kau! Kalau kau bersikap seperti ini, aku yakin, tidak akan lama kau akan di keluarkan dari sekolah itu." Sela sangat geram dengan bocah nakal ini.
Tidak lama kemudian, mobil Sela sampai di sekolah taman kanak-kanak.
Sela melirik Kenzie.
"Cepat turun, jangan cuma merepotkan saja!" Sela membentak Kenzie.
Namun Kenzie tidak memperdulikannya, ia turun dan berjalan ke arah pintu gerbang TK Bangsawan yang elit dan terkenal itu.
Sela ikut turun, mengantar Kenzie sampai ke dalam kelas, karena ini hari pertamanya sekolah, jadi Kenzie belum tau dimana kelasnya.
Sampai di kelas. Sela dengan sengaja memberi tahu gurunya dan berkata tentang Kenzie.
"Bu guru, saya hanya ingin menyampaikan tentang dia. Anak ini memiliki sifat yang aneh, sikapnya agak angkuh dan sombong, dia sudah terbiasa di manjakan di rumah. Bahkan dia tidak memiliki sopan santun sama sekali, dia juga sering melakukan apa pun yang dia mau. Saya harap, bu Guru harus lebih teliti lagi memperhatikannya."
Ibu guru itu menatap Sela, kemudian berpaling melirik Kenzie yang ada di sampingnya.
"Baiklah."
Ucap ibu guru itu.
"Kalu begitu saya permisi dulu bu."
Sela berjalan keluar meninggalkan kelas Kenzie, dan langsung menuju mobil.
Author sudah update lagi ya
π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·π·
Tugas pembaca hanya memberi dukungan, like dan komen, memberi vote dan hadiah, juga bintang lima di penilaian. Karena tugas author sangat berat, dari pada kalian yang hanya membaca. jadi tolong saling mengerti untuk saling menyemangati. yuk mulai dari sekarang
kalian wahai para pembaca:
Wajib likeβοΈ
klik bintang lima di penilaian βοΈ
tap love βοΈ
vote setiap akhir pekan βοΈ
komen jika ada kritik dan saranβοΈ
__ADS_1
dan jangan lupa follow akun author