Jangan Marahi Mama

Jangan Marahi Mama
79


__ADS_3

🌺 Vote 🌺


Daniel yang sedang memantau kamera CCTV itu tertegun melihat apa yang ada di dalam rekaman video itu, keningnya mengernyit tidak percaya.


Kenzie terlihat seperti pencuri. Dengan hati-hati dia meletakkan makanan tanpa bumbu itu kedalam sebuah piring.


Lalu dia diam-diam mengambil bumbu seperti, garam, gula, cuka, cabe bubuk lada, jintan dan lain-lain. Dia mengambil semua bumbu yang dia lihat kemudian menaruhnya di piring yang berisi makanan lainnya. Tangannya begitu cekatan, lincah dan telaten.


Daniel menyipitkan matanya, Kenzie begitu cepat menata makanan dengan cantik di atas meja, matanya berbinar menatap makanan yang sudah ia kasi bumbu itu.


Daniel mengangguk-anggukkan kepalanya, dia cukup mengerti sekarang, mengapa Kenzie mengatakan makanan yang dia makan sangat enak dan nikmat, ternyata ini ....


Teringat dengan Kenzie yang dulu, dia bahkan tidak bisa berbohong. Tetapi dia sekarang sudah bisa melakukan hal besar seperti ini!


Ariana pasti mengajarinya untuk melakukan trik seperti ini!


Ariana sialan! Apakah dia tidak punya otak sama sekali, dia tidak berpikir kalau mengajarinya seperti ini akan membuat sifat Kenzie menjadi buruk dan nakal!


Benar-benar menyebalkan sekali! B******k.


Dalam hal ini, Kenzie menjadi korban jahatnya, dia menghasut, dan menjadikan Kenzie sebagai tombaknya.


Daniel mengepalkan tangannya, kebenciannya terhadap Ariana bertambah berat. Wanita ini benar-benar membuatku murka. Mengingat Kenzie seperti itu, ada kekesalan di wajahnya, tetapi ..., jika dia memarahi Kenzie karena menuruti ajaran setan Ariana, dia pun takut Kenzie akan menjauhinya. Jadi dia tidak akan menyalahkannya Kenzie, tetapi Ariana lah yang bertanggung jawab akan semua ini.


Bersiap-siap lah kau! Aku akan membuat perhitungan dengan mu!


......................


Di sisi lain, Liki berusaha keras untuk menemukan tempat tinggal Nona Messa yang baru. Setelah mengetuk pintu, dia dengan sabar berdiri di depan pintu hingga pintu di buka.


Setelah membuka pintu, Ariana tertegun, dia terkejut dengan kedatangan Liki.


Untung saja ketiga anaknya sedang ada di taman kanak-kanak. Jika Liki melihat Deffan , tentu saja Daniel juga akan mengetahui keberadaan Deffa.


"Pak Liki, kenapa kau datang kesini? Dan untuk apa kau mencari ku?"


Ariana berkata dengan menunjukkan wajah yang tidak senang.


"Nona Messa, tadi pagi aku sudah menelepon mu, seharusnya kau sudah tau kedatangan ku kemari!"


Bibir seksi Ariana melengkung membentuk sebuah senyuman tipis.


"Pak Liki, jika kau mau membicarakan untuk aku kembali ke perusahaan itu, silahkan kau pergi dari sini."

__ADS_1


Ariana menolak dengan sangat singkat dan jelas. Dia tidak memberikan ruang untuk berdiskusi.


Liki sudah menduganya, sikap nona Messa pasti akan seperti itu.


"Nona Messa, jika kau tidak ingin mengundang ku untuk masuk ke dalam rumah mu, apakah boleh aku mengajakmu untuk minum kopi di cafe di ujung jalan sebelah sana?"


Ariana menyipitkan kedua matanya, menatap Liki dengan cermat.


"Tidak, saya sedang sibuk, silahkan kau pergi dari rumah ku ini!" Ariana sengaja menekankan kata-kata seperti itu, agar Liki tergerak hatinya untuk segera pergi. Namun bukannya dia pergi, malah dia duduk bersimpuh di depan pintu rumah Ariana.


"Nona Messa, kau tidak mengizinkan aku masuk, tetapi kau juga tidak mau aku ajak ngobrol di cafe sana. Jika begitu, aku akan mengatakan maksud ku di sini saja."


Melihat kegigihan Liki, mata Ariana melebar, melihat Liki duduk bersulang kaki di lantai teras tepat di depan pintu masuk.


"Pak Liki, apa-apa ini? Aku sudah mengatakan kalau aku sibuk, kenapa kau malah duduk di sini!"


"Aku sudah katakan, kau tida mau. Jadi aku tidak akan pergi dari sini sebelum menyampaikan maksud ku datang ke sini. Nona Messa, aku yakin kau tidak akan menyesal."


Ariana terlihat ragu-ragu, jika dia tidak menuruti keinginannya, maka laki-laki bodoh ini tidak akan pergi dari rumahnya dengan mudah.


Baiklah. Jika itu keinginannya. Dia juga ingin mendengar dan ingin tau apa yang akan di katakan Liki ke padanya.


Liki sengaja memesan ruang VIP yang mewah dan memesan kopi yang sangat enak. Dengan duduk di ruang itu saja sudah dapat merasakan suasana yang nyaman.


"Nona Messa, cobalah kopi ini, ini sangat enak sekali!"


"Pak Liki, silahkan di mulai."


Kepribadian Ariana yang tegas dan blak-blakan itu membuat dia menghargainya, di bandingkan dengan wanita-wanita lain yang suka bermain trik dan suka berpura-pura dengan sikap anggun mereka, dia merasa Ariana memang cocok untuk pak Daniel.


Liki tersenyum kecil.


"Nona Messa, aku berniat membantu mu untuk mendekati CEO perusahaan, yaitu pak Daniel, kau hanya perlu kembali ke perusahaan. Dan aku akan memberi tahu mu hobby pak Daniel dan semua jadwalnya selama kau menginginkannya. Aku akan membantu mu untuk mendapatkannya."


Ariana diam. Dalam hatinya berpikir-pikir. Apa artinya ini?


Kok bisa, Liki asisten pak Daniel ingin membantunya untuk mendekati dan mendapatkan Daniel? Apa tidak salah dengar. Ariana memperhatikan wajah Liki dengan detail. Tatapan matanya yang indah itu sulit untuk di artikan. Liki yang di tatap seperti itu merasa canggung, siapa yang tidak grogi di pandang oleh seorang wanita cantik seperti Ariana. Hanya Daniel saja yang peka.


Hatinya dag-dig-dug.


Ariana ingin sekali bertanya, apakah Daniel tau dia melakukan ini semua?


Apa untungnya dia melakukan ini?

__ADS_1


Liki diam-diam menghela nafasnya. Melihat Ariana tidak kunjung berkata, dia pun merasa gelisah dan dengan terpaksa dia berkata lagi.


"Nona Messa, saya sengaja melakukan ini karena di perintahkan oleh nyonya Maira, dia sangat menyukai mu. Aku sebetulnya sangat dilema dalam masalah ini, di satu sisi atasan saya pak Daniel, di sisi lain ibunya pak Daniel. Jadi saya serba salah."


Oh jadi ini semua perintah dari nyonya Maira! Jadi ini semua jawaban yang aku pikirkan tadi.


Tapi untuk apa Nyonya Maira ingin dia mendapatkan Daniel?


Teringat Daniel yang sudah keterlaluan mempersulitnya, dia kesal sekali dengannya!


Setelah terdiam, Ariana menatap Liki dan mencibir.


"Pak Liki, kau memintaku untuk kembali, kau tak hanya ingin membantu ku saja, kan? Itu karena perusahaan juga belum mendapatkan penerjemah yang mengerti bahasa negara A, apakah benar begitu?"


Mata Ariana menyipit.


'Sudah di temukan, tetapi karena perintah dari Nyonya Maira, maka dia sengaja membuat Daniel mengeluarkan orang itu dari perusahaan.'


Tetapi Liki tidak mengatakan ini kepada Ariana, dia hanya mengatakan : "Ya." Agar Ariana merasa bahwa perusahaan memang membutuhkan dirinya saat ini.


Mendengar jawaban ini, Ariana benar-benar senang. Bibirnya tersenyum mengejek. Jadi perusahaan benar-benar belum menemukan penerjemah bahasa negara A yang cocok?


Daniel adalah b******n yang keji, sudah sepantasnya dia tidak mendapatkan penerjemah.


Jadi, apakah aku akan kembali untuk membalaskan dendam ku padanya? Ini juga kesempatan yang bagus untuk membalaskan dendam nya terhadap Daniel yang angkuh dan sombong itu!


"Nona Messa, kau juga boleh meninta syarat apapun. Bahkan jika itu untuk membalas pak Daniel asal kau bersedia untuk kembali .., aku juga akan membantumu!"


Liki mengecilkan suaranya. Dan sepertinya Liki sedang memberikan dukungan terhadapnya.


Ariana mengernyit, menatap wajah Liki dengan cermat.


"Begitu besarkan kau ingin membantuku dalam hal ini pak Liki? Bukankah Daniel adalah atasan mu? Kau adalah asistennya, bukankah itu akan terlihat bahwa kau sedang menghianatinya?"


Kata-kata Ariana tiba-tiba membuat Liki tersentak. Tetapi, untung saja Liki bisa menutupi keterkejutannya itu, hingga dia masih bisa berlagak tenang menghadapi wanita seperti Ariana.


"Ya betul sekali nona Messa, tetapi saya juga tidak bisa membantah perintah dari Nyonya besar Maira."


Liki cepat-cepat berkata seperti itu, dia takut Ariana akan dengan gigih menolaknya.


Bagaimana jika wanita ini benar-benar menolak tawarannya?


...----------------...

__ADS_1


Baca dan tunggu bab selanjutnya ya.


🌺 Author mohon untuk bantuannya, untuk mendukung karya author, tap ❤️ untuk mendapatkan notifikasi update terbarunya. jangan lupa like setelah membaca.


__ADS_2