
Dengan tekad bulat James menunggu Aqila didepan gerbang sekolahnya. Menengok pada jam yang melingkar dipergelangan tangannya, terlihat beberapa murid SMP berhambur keluar gerbang.
James menyipitkan matanya untuk fokus mencari wanita yang ia tunggu sedari tadi. Menunggu 5 menit terlihat wajah manis gadis yang ia puja itu.
Aqila berjalan menuju mobilnya yang berada tepat didepan gerbangnya. Ia hendak meraih handle pintu mobil tetapi diurungkan karena tarikan ditangan kirinya. Aqila reflek menengok kebelakang dan terkejut dengan keberadaan lelaki yang ia kenal beberapa waktu lalu.
Aqila sontak menepis kasar tangan James dan menatap tajam wajah James.
“Pulang bersamaku ya?” ajak James
“Nggak” ketus Aqila
“Kumohon” wajah James menjadi memelas dan sendu
Aqila menatap dalam lalu menghembuskan nafas kasar. Sejujurnya hari ini ia begitu lelah, sudah banyak pikiran dan kejadian yang membuatnya kesal. Tadi disekolah ia harus diikuti oleh Johan hingga membuatnya menjadi sasaran empuk fans buta Johan. Dan sekarang ia harus berurusan dengan teman dari kaka iparnya.
“Baiklah” singkat Aqila
Lalu Aqila berpamitan pada sang supir dan mengatakan bahwa ia akan diantar pulang oleh James dan supir pun mengangguk setuju. Aqila mengikuti langkah James menuju mobilnya. Dibukakan pintu untuk Aqila lalu masuk. Dan disusul oleh James.
Aqila masih terdiam ia memegang ponselnya untuk mengirim pesan pada kakaknya. Setelah terkirim ia meletakkan tasnya kembali lalu menatap arah luar.
Sedangkan James jangan ditanya lagi, ia sudah mencuri pandang kearah Aqila. James ingin mengajak Aqila menuju pantai. Aqila yang tau bahwa jalan yang ia tuju bukan menuju rumah akhirnya angkat suara.
“Mau kemana?” tanya Aqila dingin.
“Pantai” jawab Cuek James
“Aku mau pulang” ujar kekeh Aqila
“Ikut aku dulu, aku ingin mengatakan hal penting untukmu” seru James
Aqila akhirnya memilih mengalah dan menatap keluar.
--**--
Disekolah
Johan yang baru keluar dari kelas menjadi bingung, pasalnya ka ingin mengantar Aqila tetapi ia menatap luar sudah banyak siswa dan siwi yang pulang. Johan tetapi mencari kedepan hingga ada seseorang yang Johan tau bahwa itu adalah sahabat Aqila.
“Eh lo sahabatnya Aqila kan?” tanya Johan
“Iya kak ,ada apa?” tanya wanita itu
__ADS_1
“Aqila kemana?” tanya Johan
“Tadi udah pulang kak” seru Wanita itu
“Ckk jadi batal gara-gara tugas guru nih” gerutu kesal Johan
Lalu ia melangkahkan kakinya menuju mobilnya dengan perasaan kesal. Sejujurnya Johan sudah menyukai Aqila sejak ia pindah sekolah disini. Tetapi ia takut untuk memberi tau perasaannya pada Aqila.
Sedangkan Aqila, tidak memiliki perasaan apapun pada Johan. Melainkan ia jijik melihat lelaki tersebut karena ia sering memergoki Johan berciuman dengan wanita lain.
Jangan lupakan Johan adalah lelaki playboy, hmm mungkin untuk pacar ia sering bergonta ganti pasangan. Dengan ditunjang muka tampan dan kekayaan yang ia miliki membuatnya gampang mencari wanita. Sayangnya itu tak membuat luluh hati Aqila.
--*--
Kembali ke laut.
Setelah mobil berhenti diatas pasir itu, Aqila sudah berbinar menatap air didepannya. Ia segera melepaskan tasnya dan sepatunya lalu berlari kecil menuju pinggiran pantai.
“Hah” aqila menghela nafas kasar
“Sepertinya sudah lama aku tidak merasakan ini” gumam Aqila
“Tapi aku masih bersyukur telah diberikan kaka, saudara dan ibu yang baik ya allah” ujar lembut Aqila dengan meneteskan air matanya.
Duduk diatas pasir dengan membiarkan celana pendeknya kotor oleh pasir pantai. Melihat Aqila yang berdiri mematung menatap laut akhirnya James memanggilnya.
“Qila” panggil James
Aqila masih terdiam hanyut dalam pikirannya. Tetapi James tetap memanggilnya dengan manikkan suaranya.
“Aqila” teriak James
Dan benar saja Aqila tersentak dan langsung menoleh kebelakang dan terlihat James melambaikan tangan pertanda ia memanggil wanita itu.
Aqila berjalan menghampiri James dan ikut duduk disebelahnya.
“Apa kamu senang?” tanya James setelah beberapa saat hening.
Aqila hanya mengangguk dan matanya masih memandang ke laut.
“Syukurlah kalau kamu senang” ujar James dengan tersenyum
Aqila menatap wajah James yang tersenyum padanya lalu mulai memulai pembicaraannya.
__ADS_1
“Untuk apa kamu membawaku kemari?” tanya Aqila to the point
James gugup dan gelagapan untuk menjawab. Ia masih berperang pikiran untuk mengatakan hal itu pada Aqila.
Akhirnya James menarik nafas panjang dan membuangnya lalu ia menatap lekat wajah Aqila
“Sejujurnya aku mau ngomong sama kamu la” ujar James
Aqila masih diam dengan menaikkan salah satu alisnya pertanda ia menunggu ucapan selanjutnya
“Sejujurnya aku suka sama kamu” ujarnya dalam satu tarikan. “Aku gak tau ini perasaan sementara atau hanya kagum saja, tetapi aku gak mau jauh dari kamu La. Aku tulus sama kamu” sambung James
Aqila masih terdiam dan mencerna ucapan Aqila. Aqila tidak bodoh dalam memahami ungkapan lelaki didepannya. Tetapi ia berfikir Aqila masih kecil bahkan dia saja masih SMP. Dia belum berfikiran untuk lelaki satu pun. Yang ia fikirkan sekarang hanya sekolah sekolah dan sekolah.
“Tapi aku gak suka sama kamu” Aqila berucap blak-blakan dan langsung membuat dada James berdenyut sakit
Mungkin ini karma dari Allah karena James sering bermain dengan banyak wanita. Dan sekarang ia mulai taubat akhirnya ia dihantam oleh perasaan sakit ini.
“Ku mohon La. Beri aku kesempatan buat yakinin kamu kalau aku tulus sama kamu dan buat kamu suka sama aku” seru yakin James
“Lupakan perasaanmu padaku. Aku masih ingin fokus sekolah” ujar yakin Aqila menatap kedua mata James lekat.
“Tidak mungkin la, aku gak bisa lupain kamu gak bisa” teriak frustasi James
“Jangan memaksaku” suara Aqila sudah meninggi
Aqila langsung beranjak dan berjalan cepat menuju mobil James . Mengambil beberapa peralatan miliknya laku keluar dan mengotak-atik ponselnya. Ternyata Aqila sedang memesan taxi online. Beberapa menit kemudian taxi online datang dan Aqila menaikinya.
James menatap nanar taxi yang Aqila tumpangi. Ia merasa sakit pada dadanya hari ini. Baru kali ini James diperintah melupakan perasaannya. Ia sempat mengira bahwa Aqila akan menerimanya dan memperjuangkan cintanya ini tetapi ia salah ternyata Aqila malah menolaknya.
----***----
Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.
Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.
Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azkiyah Dan Azzahra . Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari cerita author yang lain.
***Oke Author bagikan disini yah untuk pemenang tebak kuis chapter sebelumnya.
jawaban yang benar adalah James
dan pemenang adalah YULIA DWI
__ADS_1
saya mohon bagi pemenang langsung chat pribadi saya yah lewat akun saya dinoveltoon. saya tunggu***.