Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Back Home


__ADS_3

Tak terasa sudah 2 minggu Adel bulan madu dan tepat hari ini mereka akan pulang.


“Semua sudah dikemas yang?” tanya Kevin sambil memeluk istrinya.


“Sudah mas, tapi kenapa bawaannya banyak banget yah daripada berangkatnya” ucap Adel.


“Apa kamu lupa, oleh-oleh yang kamu bawa banyak sayang” ujar Kevin dengan mengendus bau leher istrinya.


“Eh iya hehehe lupa mas” saut Adel dengan menggaruk kepalanya yang tidak gatal.


“Ya sudah ayo. Kapalnya menunggu sayang” ajak Kevin.


Keduanya pun berjalan meninggalkan resort dan melenggang pergi menuju kapal yang sudah menunggu mereka. Dibantu oleh pelayan resort juga untuk membawa semua barang yang dibawa mereka.


“Terimakasih” ucap Adel dengan memberikan tips ke salah satu pelayan.


Kevin yang melihatnya pun hanya tersenyum karena memang sudah menjadi kebiasaan istrinya yang selalu memberi kepada orang yang sudah menolongnya.


“Aku bangga padamu sayang” seru Kevin


“Untuk apa mas?” tanya Adel yang bingung dengan maksud suaminya.


“Kamu selalu memberi pada orang yang memberimu, aku juga tau bahwa kamu sering memberikan pada panti asuhan uang yang aku beri. Bener kan?” tanya Kevin


“Mas bagaimana bisa tau?” ucap Adel dengan wajah terkejut


“Ya mas tau lah sayang” saut Kevin


“Jangan bilang mas mata-matain aku” seru Adel kesal


“Aku bukan mata-matain kamu yang tapi aku ngasih kamu bodyguard jarak jauh. Karena kalau deket pasti kamu menolak” ucap Kevin


“Untuk apa memang mas?” ucap Adel dengan wajah kesal


“Aku takut kamu kenapa-napa sayang. Bodyguard itu hanya untukmu saat kamu dalam bahaya” saut Kevin dengan menjelaskan pada istrinya.


“Hmmm iya mas aku faham, aku terserah kamu yang” seru Adel


“Nah gini dong nurut. Tambah cinta mas” ucap Kevin dengan mencium pipi istrinya.


“Ih mas malu, dilihat orang” ucap Adel dengan mencubit pinggang suaminya


“Biarin kan sama istri sendiri” saut Kevin


Hingga tak terasa obrolan ringan itu berakhir ketika kapal yang mereka bawa sudah berada di pelabuhan. Selanjutnya Adel dan Kevin berjalan menuju mobil yang sudah mereka pakai selama disini. Sambil menunggu pelayan membawakan barang-barang ke bagasi mobil. Adel berjalan mencari toilet. Setelah selesai dia langsung kembali ke mobilnya.


“Sudah selesai sayang?” tanya Kevin


“Sudah mas, ayo kita pulang aku rindu rumah kita” ujar Adel manja


“Rindu rumah saja, sama aku gak rindu?” rajuk Kevin


“Sama kamu doble doble rindu sayang” saut Adel


“Serius?” goda Kevin


“Iya sayang serius” ucap Adel

__ADS_1


“Baiklah, ayo sekarang tidur” pinta Kevin


“Aku tidur sambil dipeluk mas boleh?” tanya Adel


“Tumben sekali kamu manja banget yang” gumam Kevin dalam hati


“Boleh kemarilah” ucap Kevin


Akhirnya Adel pun mendekat dan direngkuhnya badan istrinya dari samping lalu perlahan Kevin mengusap Rambut Adel sambil mencium kening istrinya. Tak perlu waktu lama Adel sudah terlelap tidur, terlihat nafasnya yang sudah teratur.


Kevin masih terjaga, ia menatap wajah teduh istrinya. Rasanya ia seperti mimpi bisa bersama istrinya sekarang. Padahal dulu ia sepertinya enggan untuk menikah tapi sekarang ternyata ia sudah menikah. Sebuah anugrah terindah menurut Kevin. Hingga mata Kevin ikut terlelap juga.


Setelah menempuh waktu yang lama, mobil yang mereka tumpangi sampai diparkiran bandara. Satu persatu barang yang mereka bawa diturunkan. Dibantu oleh supir dan 1 pelayan mereka membawa barang barang mereka kedalam bandara.


Jangan salah ya, hehe gak pakai pesawat komersil melainkan pakai jet pribadi. Jadinya tinggal duduk santai doang. Hehehe


Ketika sudah memasuki jet pribadi Kevin. Salah satu pramugari memberikan arahan bahwa jet pribadi akan lepas landas dan semua instruktur diberikan. Adel yang merasa lelah ia langsung memejamkan matanya sambil duduk.


Setelah pramugari itu pergi, Kevin menatap ke arah istrinya. Ternyata istrinya sudah terlelap tidur.


“Memang kamu ya sayang, gak tau tempat langsung enak merem aja” ucap Kevin dengan menggendong istrinya ala bridal style menuju kamar Kevin yang berada didalam jet pribadinya.


----*----


Beberapa jam kemudian...


Adel dan Kevin sudah berada dimobil. Mobil mereka melaju dengan kecepatan sedang menuju rumah Kevin dan Adel.


Senyum merekah selalu muncul dibibir Adel.


“Kamu bahagia ya sayang?” tanya Kevin


“Sampai rumah langsung tidur oke?” pinta Kevin


Adel pun hanya mengangguk


Hingga tak terasa mobil yang mereka tumpangi mulai memasuki kawasan Elit perumahan mereka tinggal. Mobil sudah berada didepan pagar tinggi lalu penjaga yang melihat langsung membuka pintu pagar.


Supir melajukan secara perlahan mobil ini untuk memasuki pekarangan. Terlihat didepan pintu sudah ada Mama Nora, Papa Radit. Mamaku, dan kedua adikku.


“Wah mas mereka kumpul semua” ujar Adel


“Iya sayang. Ayo kita turun” ajak Kevin


Adel pun hanya mengangguk.


Ia langsung berlari kecil menuju ke arah pintu. Dimana semua keluarganya dan keluarga suaminya menunggu.


Ia memeluk mama dan kedua adiknya lalu berlanjut ke Mama Nora dan Papa Radit.


“Bagaimana sayang, Honeymoonnya bahagia?” goda Mama Nora


“Banget mah” celetuk Adel


“Wah pasti kamu dikurung dikamar terus ya sama suamimu” goda Papa Radit.


“Heheh papa tau aja” saut Kevin

__ADS_1


“Kamu ya. Awas bikin menantu kesayangan mama capek” seru Mama Nora


“Gak bakal mah, bener kan yah” saut Kevin dengan mengerlingkan salah satu matanya ke arah Adel


Adel yang melihat hanya tersipu malu sambil menunduk. Sudah seperti tomat busuk sepertinya kedua pipinya sekarang.


“Ya sudah ayo nak kamu masuk” ajak Mama nya Adel


“Iya mah, ayok” seru Adel


Mereka pun bersama-sama memasuki rumah Kevin dan Adel. Terlihat sekali kedua adik Adel sudah menunggu oleh-oleh yang akan dibawa kakaknya.


Sesampai di ruang tamu. Adel langsung mendaratkan pantat nya ke kursi dan mencondongkan wajahnya kearah adik adiknya.


“Kalian mau oleh-oleh gak?” goda Adel


Keduanya mengangguk cepat bersamaan.


“Wah kalau ada maunya kalian baik padaku” ucap Adel berpura-pura sedih.


“Bukan begitu kak, kami sayang kaka” ucap Axel.


“Hmmm serius? Gak boong” goda Adel


“Gak boong kak beneran” ucap Aqila.


“Iya kaka percaya. Ini hadiah kalian berdua” ucap Adel dengan menyerahkan dua paper bag besar ke arah kedua kakinya


Dengan antusias keduanya mengambil paper bag yang diberikan oleh Adel.


“Aits, tapi dibuka nanti saat kaka sudah tidur. Oke?” ucap Adel


Keduanya pun mengangguk setuju. Meski ingin dibuka sekarang tapi mereka menahan sampai kakanya tertidur.


Dan benar hanya perlu 10 menit Adel pun terlelap tidur dikursi sofa. Pertama yang melihatnya adalah Mama Nora.


“Ya allah sayang, kamu tidur. Pasti kamu lelah” ujar Mama Nora.


Mama Nora langsung meminta anaknya Kevin untuk menggendong istrinya ke kamar.


Dengan senang hati Kevin pun menghampiri istrinya dan menggendongnya menaiki tangga.


“Dipindahin bukannya bangun malah dienakin tidur” gerutu Kevin


Kevin merebahkan tubuh istrinya ke ranjang. Dan tak perlu waktu lama Kevin pun ikut tertidur dengan posisi memeluk tubuh istrinya. Sunggu tempat ternyaman menurutnya adalah ketika ia tidur dalam pelukan istrinya.


---------*---------


Minta VOTE nya dong yang banyak🤗 author usahain update tiap hari loh.


jangan lupa Like juga tiap episode yang author tulis yah😚


Follow instagram baru Author yah


@mrs_jblack


curhat dikit oke😁😁

__ADS_1


Sejujurnya author pengen cantumim foto pemain dinovel ini. tapi masih bingung dan gusar. kalau menurut readers gimana?


kasih komentar yah!


__ADS_2