Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Gara-gara Apel


__ADS_3

Sesampai dirumah Kevin...


Kevin yang sudah mematikan mesin mobil ia langsung menatap istrinya yang sedang tertidur. Ia sudah bertekat akan menggendong istrinya kembali menuju kamar.


Kevin membuka pintu mobil lalu berjalan menuju pintu penumpang, ia membuka pintu dan perlahan melepas seatbelt ditubuh istrinya dan mengangkatnya perlahan.


Setelah menutup pintu mobil, Kevin berjalan menuju ke rumahnya. Dan alhamdulillah pada saat ia hendak menekan bel, pintu rumah terbuka dan terlihat mamanya akan keluar.


“Mau kemana ma?” tanya Kevin


“Loh baru pulang Vin, Mama mau kedepan bentar” jawab Mama Nora


“Adel tumben tidur nak” sambung Mama Nora


“Iya mah, gak tau dia habis muntah-muntah, tumben naik mobil dia mabuk ma” saut Kevin


“Mungkin istrimu masuk angin, ya sudah segera bawa masuk” ucap Mama Nora


Kevin hanya mengangguk lalu ia masuk kedalam rumah. Dia bergegas menuju lift lalu perlahan menekan tombol lift menuju kamar mereka.


Ting


Pintu lift terbuka


Kevin berjalan menuju kamarnya, setelah berada didalam ia langsung meletakkan tubuh istrinya diranjang. Disibakkannya anak rambut yang menutup wajah istrinya itu.


“Kamu masih tetep sama sayang, masih cantik kalau tidur” gumam Kevin dalam hati sambil menatap Adel yang tertidur


Perlahan Kevin berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri. 20 menit setelah selesai semua ia langsung berjalan menuju ranjangnya dan terlihat istrinya masih tertidur. Karena waktu sudah hampir makan malam, mau tidak mau Kevin mulai membangunkan istrinya.


“Sayang sayang ayo bangun” panggil pelan Kevin


Adel tetap tak bergeming.


“Yang udah mau makan malam loh ayo bangun” bujuk rayu Kevin


Adel masih menggeliat dengan mata terpejam, sepertinya ia masih enggan membuka matanya. Akhirnya Kevin mulai mendapatkan ide. Ia mendekatkan wajahnya didepan wajah istrinya perlahan lalu ******* bibir istrinya.


5 detik tidak ada balasan akhirnya beberapa detik Adel mulai membalas pagutan Kevin dan akhirnya Kevin mulai menggoda Adel dengan membuka bajunya. Hampir kancing pertama terlepas akhirnya mata Adel terbuka.


“Begitu yah cara merayuku untuk aku bangun” ucap Adel


“Iya dong sayang enak kan” goda Kevin


“Hahhahaha kamu yah awas aja” goda balik Adel


“Ayo bangun entar lagi magrib” seru Kevin


Adel hanya mengangguk lalu ia berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan diri lalu berganti pakaian. Selesai semua ia lalu menghampiri suaminya.

__ADS_1


Kevin yang melihat istrinya sudah memakai piyama tidur akhirnya mengernyitkan dahinya. Tumben sekali jam segini istrinya sudah memakai piyama tidur.


“Sayang” panggil Kevin


“Hmmm” Adel hanya berdehem


“Tumben pakek piyama? Ini masih jam berapa” seru Kevin


“Gakpapa sayang, aku pengen aja pakek piyama ini” jawab Adel


“Baiklah, ayo turun” ajak Kevin


Adel mengangguk lalu bergandengan tangan dengan suaminya untuk turun. Tepat dilantai bawah terlihat mamanya dan mama mertuanya sedang memasak. Akhirnya Adel mendekat, tetapi ketika ia melihat ayam yang sedang dimasak, entah gejolak diperutnya mulai menaik. Adel menggembungkan mulutnya dan segera berlari ke kamar mandi terdekat. Dan memuntahkan cairan dari tubuhnya.


Hoek hoek


Kevin dan keluarganya yang mendengar akhirnya segera berlari ke arah kamar mandi. Kevin langsung memijat tengkuk istrinya, ia begitu khawatir dengan kondisi istrinya. Adel segera membersihkan bibirnya dan bekas muntahannya. Lalu ia menegakkan tubuhnya.


“Kamu baik-baik aja sayang?” tanya Kevin dengan wajah khawatir.


“Iya mas aku baik kok” jawab lembut Adel dengan wajah pucat


Adel dan Kevin pun keluar dari kamar mandi. Terlihat keluarganya sedang menunggu didepan kamar mandi.


“Kamu pucat sekali sayang” seru Mama Angel


“Iya sayang, ayo periksa” saut Mama Nora


“Kakak ayo periksa. Kakak pucat banget gitu” bujuk Axel


“Iya bener ayo kak” ajak Aqila


“Adik-adik kakak, Kak Adel gakpapa hanya masuk angin pasti” ucap Adel


“Ayo kembali ke ruang tamu” ajak Adel


Akhirnya semua keluarga menuruti permintaan Adel, tetapi jelas terlihat raut wajah cemas dan khawatir pada keluarga Kevin dan Keluarga Adel. Setelah mendudukkan dirinya di sofa ruang tamu, Adel mendekatkan dirinya ditubuh suaminya.


“Mas” panggil Adel


“Iya apa sayang” jawab Kevin


“Mmm aku mau makan apel” seru Adel


“Baiklah tunggu disini, aku ambilkan apelnya sayang” ucap Kevin


Adel pun menganggukkan kepalanya, lalu Kevin bergegas ke dapur dan membuka kulkas. Beruntung di kulkasnya masih ada beberapa biji apel. Kevin langsung mengupasnya dan memotong kecil-kecil apel tersebut. Lalu ia letakkan dipiring dan dibawa menuju istrinya. Setelah sampai ia menyodorkan sepiring apel itu dimeja depan istrinya. Adel mengernyitkan dahinya.


“aku gak mau mas” seru Adel

__ADS_1


“Loh katanya kamu tadi minta apel sayang” saut Kevin


“Tapi aku gak mau dipotong kayak gitu” ucap Adel kesal


“Hufttt, terus minta yang kayak gimana sayang” Kevin menghela nafas berat lalu berucap lembut pada istrinya.


“Aku minta yang masih bundar masih ada kulitnya” seru Adel


“Kan sama aja apel sayang” saut Kevin


“pokok aku mau yang utuh” bentak Adel


“Iya iya sayang, bentar tunggu sini yah” ucap Kevin


“tumben banget sih Adel marah cuma karena apel, biasanya juga dia mau apel yang udah dipotong” gerutu Kevin dengan wajah cemberut


Ketika Kevin sudah didapur, wajah cemberut Kevin ditatap oleh Mama Nora dan Mama Angel. Hingga keduanya pun bertanya pada Kevin.


“Kamu kenapa Vin?” tanya Mama Nora


“Nih Adel mah, tadi dia minta apel. Udah aku potongin aku taruh piring eh marah mintak yang utuh” saut Kevin


“Tumben banget” Seru Mama Angel


“Iya itu ma, aku sampek pusing. Akhir-akhir ini mintanya Adel aneh-aneh. Terus emosinya naik turun” ucap Kevin


“Yang sabar ya nak, mungkin Adel lagi lelah aja” jawab Mama Nora


“Iya ma, yaudah ya Kevin anter ini ke Adel” ujar Kevin


Keduanya pun mengangguk lalu menatap punggung Kevin yang menjauh. Kevin langsung memberikan apelnya kepada istrinya. Langsung disambut senyum sumringah istrinya.


“Makasih sayang” seru Adel setelah menerima apel dari suaminya.


“Bahagiamu hanya karena apel saja sayang, sungguh mudah untuk membahagiakanmu” gumam Kevin dalam hati.


Adel memakan buah apel dengan tak sabaran hingga ada bekas apel diujung bibirnya.


“Pelan-pelan sayang. Aku gak bakal minta kok” goda Kevin


Adel hanya menyengir lebar dengan perkataan suaminya tersebut. Lalu terdengar suara memanggil mamanya untuk segera makan malam diruang makan.


Akhirnya Adel dengan Kevin pun berjalan menuju meja makan. Terlihat raut wajah antusias diwajah Kevin tetapi berbeda dengan Adel. Ia menatap meja makan dengan menahan gejolak diperutnya. Akhirnya Adel memilih menjauh dari sana.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.

__ADS_1


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.


__ADS_2