Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Kembali


__ADS_3

Setelah menemukan taxi Adel langsung masuk kedalam taxi, dan supir melajukan taxinya dengan pelan. Karena keadaan jalan raya yang agak padat.


Diperjalanan Adel ingat dengan suaminya yang sangat suka cupcake. Jadi ia berniat membelikan cupcake untuk Kevin.


“Pak nanti mampir ke toko kue didepan yah” ujar Adel sopan


“Iya non” jawab Supir


Akhirnya taxi yang ditumpangi berbelok ke kanan dan menuju ke parkiran mobil toko cupcake tersebut. Setelah keluar dari mobil Adel langsung berjalan ke arah Toko. Ia masuk dan langsung melihat menu cupcake yang ia ingin dan pastinya cupcake kesukaan suaminya.


Setelah memesannya ,pelayan langsung menaruh ke kotak dan membungkusnya. Selesai membungkus pelayan langsung menyerahkan ketangan Adel saat itu. Dan ia kembali ke taxi tadi.


Disepanjang Jalan ke arah rumahnya, Adel sudah bertekad untuk melupakan semua yang terjadi dan memaafkan suaminya. Jujur didalam hati Adel, ia belum siap untuk ditinggal oleh seseorang yang sangat ia cintai itu.


Hingga tak terasa mobil yang ia tumpangi berhenti didepan rumah mewah yang tak lain rumah nya dengan Kevin. Setelah membayar ongkos Adel langsung berjalan ke arah pintu rumah itu.


Tok tok tok


Ceklekk


Muncullah wajah lelaki yang sangat ia rindukan dari balik pintu. Adel langsung tersenyum ke arah suaminya tersebut. Ia langsung berjalan ke arah Kevin dan meraih tubuhnya untuk ia peluk.


Dalam pelukan Kevin, Adel mencium bau badan suaminya itu. Sungguh ia sangat rindu bau tubuh yang sangat maskulin ini. Sedangkan Kevin yang melihat tingkah istrinya tersebut hanya bisa tersenyum bahagia dan mempererat pelukannya.


“Sebegitu rindunya yang” goda Kevin


“nggak, aku gak rindu” ketus Adel dengan melepaskan pelukannya dan berjalan kedalam rumah.


Kevin yang melihat istrinya berubah sikap ia langsung gelagapan dan mengejar istrinya kedalam rumah.


“Masih marah ta sayang” rayu Kevin


“Hmmm” jawab Adel singkat tanpa menoleh ke arah Kevin


Adel tetap berjalan ke arah lift tapi sebelum sampai di lift ia dikagetkan dengan suara orang memanggilnya.


“Sudah pulang Nyonya besar” ledek Rudi


“Hmmm” jawab singkat Adel terus melanjutkan jalannya ke arah lift.


Rudi dan Kevin yang melihat raut wajah Adel datar menjadi aneh dan berusaha mencari jalan untuk merayunya. Sedangkan Adel menahan tawanya agar kedua pria itu tau bahwa ia masih marah. Padahal dalam hatinya ia ingin mengerjai kedua pria itu.


“Mampus, hahaha enak kan aku goda” gumam Adel dalam hati sambil menahan senyumnya.


Adrl terus melangkahkan kakinya ke arah lift untuk pergi ke kamarnya, tapi sebelum itu ia ke arah meja makan dulu untuk meletakkan bungkusan cupcake untuk suaminya tersebut.


Kevin yang melihat istrinya meletakkan sebuah kotak akhirnya menghampirinya.

__ADS_1


“ini apa sayang?” tanya Kevin


“Bukalah” ujar Adel singkat lalu pergi menuju lift kembali


Dengan segera Kevin dan Rudi membuka kotak tersebut. Dan muncullah cupcake yang lezat dari balik tutup kotak.


“ini kan kue kesukaan gue” ujar Kevin


“Kayaknya istri lo emang sengaja beliin lo deh Vin” saut Rudi


“Iya lu benar, gue nyusul ke kamar oke” ucap Kevin lalu beranjak dari meja makan untuk menghampiri istrinya.


Sedangkan Adel setelah sampai di kamar ia hanya bisa tersenyum, ia meletakkan tas nya pada tempatnya dan berjalan ke arah kamar mandi dengan membawa handuk saja.


Ia melakukan ritual mandi, selama 30 menit Adel berendam karena memang ia merindukan memanjakan tubuhnya tersebut. Dengan wewangian yang semerbak akhirnya Adel mengakhiri acara berendamnya. Ia meraih handuk dan langsung keluar dari kamar mandi. Adel kaget karena Kevin sudah berada di atas ranjang dengan menatapnya penuh maksud.


Adel tetap tak menggubris Kevin, ia berjalan ke arah ruangan pakaian dan mencari pakaian yang akan ia kenakan, tanpa ia sadari Kevin juga menghampirinya. Kevin langsung memeluk Adel dari belakang tetapi Adel tidak bereaksi ia hanya diam dan masih mencari pakaian.


Kevin mencium leher Adel, dan menenggelamkan wajahnya di leher sang istri.


“Lepaskan dulu, aku mau ganti” ujar Adel


“5 menit aja sayang, diamlah. Aku rindu ini” ucap Kevin parau


Akhirnya Adel hanya diam menuruti suaminya tersebut. Sejujurnya Adel juga merindukan kebersamaan nya dengan Kevin. Entah kenapa kemarin ketika ia jauh dengan Kevin, ia merasa sangat ingin dekat dengan suaminya tersebut. Ingin mencium bau semerbak tubuh suaminya tersebut.


“Sudah 5 menit” ujar Adel lalu perlahan melepaskan pelukan Kevin.


“Ada apa ? Dibawah ada Kak Rudi ayo kebawah” ajak Adel


“Aku ingin berbicara padamu sayang, plis tolong dengarkan aku” saut Kevin


“Hmmm” ucap Adel dengan sendu ke arah Kevin


“Maafkan aku sayang, ampuni suamimu ini” ucap Kevin sambil berlutut didepan istrinya tersebut.


Adel yang melihat suaminya berlutut padanya ia segera meraih suaminya berdiri dan memeluknya.


“sudahlah sayang, aku memaafkanmu. Pasti kamu ada alasan lain melakukan itu. Meski sejujurnya hatiku masih sakit tetapi aku harus dewasa dan tak egois” ujar Adel dengan melepaskan pelukannya dan menatap Kevin dengan mata yang sudah menangis.


“Duduklah kemari aku akan menceritakan semuanya” pinta Kevin sambil meraih tubuh istrinya ke pangkuannya


“Aku akan menceritakan semuanya sayang, dengarkan aku yah” pinta Kevin dan Adel hanya mengangguk.


“Sejujurnya aku tidak tau jika partner kerjaku adalah bos dari Sheirin. Aku bertemu dengannya saat makan malam membahas pekerjaan. Dan memang sejujurnya saat itu hatiku bergejolak. Bagaimana tidak hubungan ku dengan nya dulu lama............ “ ujar Kevin menjelaskan.


Kevin menjelaskan semuanya tanpa ia tutupin. Dari masa lalunya dulu, sampai ia merasa goyah dan akhirnya ia tau bahwa wanita yang dia cintai hanya Adel. Adel yang mendengar pun hanya bisa diam, meski perasaannya sakit tapi ia paham bahwa ternyata suaminya sudah melupakan Sheirin dan ternyata memilihnya sekarang.

__ADS_1


“sudahlah mas aku kan sudah bilang aku memaafkanmu” ucap Adel dengan tersenyum.


“Terimakasih sayang kau selalu memgerti aku, memang mama gak salah milihin istri buat aku. Kamu begitu sempurna sayang” saut Kevin dengan memeluk Adel


“I love you, cupp” Adel mencium kilas bibir Kevin


“I love you too, jangan pernah meninggalkanku dan jadilah orang yang selalu berada disisiku sampai aku tak bernafas dan jadilah ibu untuk anak-anakku” ucap Kevin dan mencium balik kilas bibir istrinya.


Adel hanya bisa mengangguk, ia sungguh bahagia akhirnya hubungannya membaik dengan suaminya. Dan Adel pun mengajak Kevin kebawah karena memang masih ada Rudi. Setelah sampai dibawah Mereka melihat Rudi yang tengah memandangi kue yang dibawa Adel.


“Ckk kalian lama sekali, kue ini sungguh membuatku menelan liurku. Apa boleh aku memakannya?” tanya Rudi


“Makanlah kak” saut Adel


Rudi dengan bersemangat memakan kue yang dibawa istri sahabatnya tersebut.


“Jangan kau habiskan, aku juga suka” ujar Kevin sambil mendekat dan mengambil 1 cupcake.


Akhirnya mereka berbincang-bincang sambil memakan kue yang Adel bawa. Dan sambil bercerita saat Adel meninggalkan Kevin. Adel hanya bisa tersenyum saat mendengar penuturan Rudi. Karena memang semenjak menikah Kevin sangat bergantung padanya. Dari hal kecil yang hanya memakai dasi harus dipakaikan.


Dan hingga suara ketukan pintu membuyarkan cerita mereka.


Tok tok tok


“Siapa yah?” tanya Adel sambil memandang suaminya.


“Biarkan aku yang membukanya” saut Rudi.


Akhirnya Rudi langsung berjalan ke arah pintu dan membukanya. Seketika ia terkejut melihat orang dibalik pintu tersebut.


“kamu...”


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


Jangan lupa LIKE dan VOTE sebanyak-banyaknya yah.


Author usahain update tiap hari meski 1 episode karena memang kehidupan nyata author masih sibuk. jadi ini nyempetin nulis hehe karena memang sudah menjadi hobby.


__ADS_2