
Keesokan harinya..
Seperti biasa Adel bangun setelah mendengar adzan subuh. Ia menatap wajah suaminya yang selalu tidur dengan memeluknya, Adel hanya bisa tersenyum melihatnya.
“Semoga pernikahan kita selalu Allah jaga ya sayang. Karena aku belum bisa menerima jika kamu pergi meninggalkanku” Gumam Adel dalam hati sambil mengusap wajah Kevin.
Kevin yang merasakan tangan hangat mengusap pipinya langsung mengerjapkan matanya. Kevin langsung mencium bibir istrinya sekilas.
“Pagi sayangku” ucap Kevin dengan tersenyum dan tangan masih memeluk istrinya.
“Pagi juga sayangku, ayo mandi terus kita sholat” ajak Adel
“Mandi bareng oke?” ajak Kevin dengan mengerlingkan matanya.
“Mas inget mau sholat nanti kehabisan waktunya” ujar Adel
“Iya janji gak bakal lama-lama dikamar mandi” saut Kevin
Adel pun hanya bisa mengangguk pasrah. Setelah melewati mandi bersama keduanya pun langsung melaksanakan sholat subuh berjamaah.
Selesai sholat, Adel langsung berjalan ke arah dapur. Tetapi sesampai di lantai 1 ia terkejut melihat mamanya sedang melap vas bunga di ruang tamu. Adel langsung bergegas ke arah mamanya.
“Mama ngapain lap guci, gak perlu ma nanti ada yang bersihin juga” ujar Adel
“Udah gakpapa nak, biar mama gerak juga” saut Mama Angel
“Tapi jangan gini juga ma, kalau mau gerak ayo jalan dikompleks sini” ajak Adel
“Beneran?” tanya Mama Angel
“Iya beneran ma, mama ganti baju gih. Adel juga mau ganti” pinta Adel
“Yaudah, mama tungguin sini yah” ucap Mama Angel
Adel hanya menganggukkan kepalanya, lalu ia kembali ke kamarnya. Dikamarnya terlihat suaminya sedang duduk diranjang dengan fokus pada laptopnya. Adel langsung berjalan ke arah lemari pakaian dan mengambil celana longgar dan kaos.
Kevin yang mendengar langkah kaki, ia langsung mendongakkan kepalanya. Terlihat istrinya yang sedang berganti pakaiannya didepannya. Kevin yang melihatnya mengernyitkan dahinya karena jam masih pagi dan istrinya sudah berganti pakaian.
“Mau kemana sayang?” tanya Kevin
“Mmm mau nemenin mama jalan-jalan kompleks mas” jawab Adel
“Aku pamit, boleh kan” sambung Adel
“Boleh sayang” ucap Kevin
“Makasih mas” saut Adel dengan berjalan ke arah suaminya dan mencium pipi suaminya.
Kevin hanya mengangguk dan kembali menatap laptopnya.
“mm apa mas sibuk?” tanya Adel
“Iya sayang, nih banyak kerjaan selama kita tinggal bulan madu” saut Kevin
“Hari ini mas gak ke kantor?” tanya Adel
“Enggak sayang, mas mau dirumah aja” jawab Kevin
“Yaudah Adel bawain susu hangat yah” ucap Adel dengan melangkahkan kaki keluar kamar.
Dia bergegas ke dapur dan membuatkan susu untuk suaminya selagi mamanya belum keluar dari kamar. Setelah selesai ia langsung memberikan susu itu pada suaminya dan berpamitan.
Selesai berpamitan Adel langsung turun dan sudah menjumpai mamanya menunggu diruang tamu.
“Ayo ma” ajak Adel
__ADS_1
Mama Angel pun berdiri dan berjalan berdampingan dengan anak perempuannya.
Adel menatap mamanya yang semakin hari semakin kurus. Sebenarnya ia menginginkan merawat mamanya untuk tinggal bersamanya.
“Nanti aku bakal pamit sama Mas Kevin, biar mama tinggal sama aku” gumam Adel dalam hati.
Adel terus berjalan bersama mamanya mengelilingi kompleks. Dan akhirnya ia melihat taman ditengah-tengah perumahan.
“Mah kesana yuk” ajak Adel
“Ayo nak, sepertinya sejuk disana” jawab Mama Angel
Keduanya bergegas ke arah kursi taman. Dan mendudukkan badannya dikursi itu. Meluruskan kedua kakinya dan menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi.
Dengan memejamkan matanya dan menikmati udara segar. Adel terus mengucapkan syukur didalam hatinya karena ia masih diberi kesehatan dan kesempatan untuk menghirup udara dipagi ini. Dan ketika membuka mata ia juga masih bisa melihat mama yang sangat iya sayangi masih diberi kesehatan.
“Mama selalu jaga kesehatan yah” ucap Adel sambil memeluk mamanya.
“Iya sayang, mama bakalan selalu jaga kesehatan. Mama juga ingin menggendong cucu mama” ucap Mama Angel
“Hmm mama doa aja yah biar Adel segera diberi amanah oleh Allah” ujar Adel
“Iya sayang, kamu juga selalu doa sama Allah. Jangan pernah lupain kewajiban kamu yah” nasihat Mama Angel
“Iya mah, Adel bakalan selalu ingat petuah mama” jawab Adel
Akhirnya keduanya pun masih duduk tenang dikursi taman sambil bercanda riang. Hingga tanpa sadar ada dua orang yang berjalan ke arah mereka.
“Permisi, boleh duduk disini” ujar Seseorang
“Boleh silahkan” jawab Mama Angel
Karena memang kursi itu ada dua dan ditengahnya ada meja dan payung teduh diatasnya. Adel dan Mama Angel memperhatikan dua orang didepannya, begitupun sebaliknya.
“Apa mbaknya orang baru disini?” tanya seseorang pria
“Pantas saja kami baru melihat, kenalkan ini mama saya nama nya Mery dan saya Johan” ujar Johan
“Iya, salam kenal juga saya Adel dan ini Mama saya Angel” ujar Adel
“Nih cewek cantik banget” gumam Johan dalam hati
Keempatnya pun saling berbincang satu sama lain, dan sesekali Johan mencuri pandang ke arah Adel. Adel menjadi risih ditatap seperti itu oleh orang yang baru ia kenal.
--------“--------
Dirumah Kevin
Kevin yang sudah selesai dengan pekerjaannya. Ia keluar dari kamar dan langsung turun. Di ruang tamu sudah ada kedua orang tua Kevin.
“Pagi mah pah” sapa Kevin
“Pagi nak” jawab keduanya serempak
“Adel mana?” tanya Mama Nora
“Adel sedang jalan-jalan dikompleks sama Mama Angel” jawab Kevin
“Apa belum pulang?” sambung Kevin
“Sepertinya belum” jawab Mama Nora
Kevin pun langsung menatap ke arah jam dinding.
“Sudah siang begini, kenapa belum pulang. Kamu kemana yang” lirih Kevin
__ADS_1
“Coba kamu cari nak kalau kamu khawatir” ujar Papa Radit
“Iya pah, Kevin cari dulu yah” pamit Kevin
Keduanya pun mengangguk.
Kevin langsung keluar dengan berjalan kaki. Dia tidak menyadari jika dia hanya memakai celana pendek selutut dan kaos ketat yang menampakkan tubuh atletisnya. Ia berjalan sendirian dengan mengedarkan pandangannya keseluruh arah didepannya.
Sampai terlihat sebuah taman di ujung jalan. Kevin terus berjalan ke arah taman dan melihat 4 orang sedang berbincang. Kedua orang yang ia kenal dan lainnya asing dimatanya.
Kevin pun geram ketika melihat tatapan lelaki didepan istrinya itu seperti itu. Dengan langkah pasti ia langsung menuju meja tempat istrinya.
“Sayang” Panggil Kevin
“Mas Kevin” jawab Adel dengan mendongakkan kepalanya ke arah suara.
“Ayo pulang sudah siang” Ajak Kevin
“Iya mas, ayo pulang mah” ajak Adel pada Mama Angel
“Mari kami pulang dulu” pamit Mama Angel pada kedua orang didepannya.
“Mari tante, semoga kita bisa bertemu kembali” jawab Johan
Johan pun masih menatap lekat Adel, Kevin yang melihatpun semakin geram. Ia langsung menarik pinggang Adel agar lebih dekat dengannya dan berjalan bersama.
“Ada apa mas?” tanya Adel
“Sebentar lagi kamu akan aku hukum” ujar Kevin
“Hukum? Kenapa mas?” tanya Adel bingung
“Karena kamu telah berbicara dengan pria asing” jawab Ketus Kevin
“Astaga kamu cemburu hahaha” ujar Adel dengan tertawa
“Gak ada yang lucu gak usah ketawa” ucap kesal Kevin
“Mas aku aja gak nanggapin tuh orang. Sejujurnya aku juga risih ada dia. Kalau bukan karena mamah mah udah aku tinggal” ujar Adel menjelaskan
“Tapi sama saja aku hukum” seru Kevin
“Baiklah, hukumlah aku” ucap Adel setelah mencium pipi suaminya
“Apa kamu sedang merayuku?” tanya Kevin
“Tidak untuk apa?” tanya Adel dengan mengerlingkan matanya
“Awas aja yah” goda Kevin
Tanpa terasa mereka sudah sampai didepan rumah. Ketiganya langsung masuk kedalam dan ikut bergabung dia ruang tamu.
Sesampai diruang tamu mereka langsung duduk bersama menikmati teh hangat dengan bercanda bersama. Dan Adel pun berniat membicarakan tentang mamahnya sekarang.
“Emmm mas boleh aku bicara sama kamu?” tanya Adel saat percakapan mereka berakhir
“Boleh sayang, ada apa?” tanya Kevin
“Emmm apa boleh mama tinggal bersama kita?”
-------*-------
Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.
Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.
__ADS_1
Author juga lagi garap Novel baru kedua author judulnya Azzahra dan Azkiyah. semoga cepat di review sama pihat Noveltoon dan Mangatoon.
Doakan Author yah🤗