
Setelah sampai dirumah..
Dengan semangat Adel melangkahkan kakinya menuju ke dapur,segera ia membuka kantung belanjaan dan mengambil kiwi yang sudah ia beli. Setelah membersihkannya ia membawa kiwi tersebut menuju kamarnya. Ia berjalan menuju lift dan ditekannya tombol lift tersebut. Lift bergerak keatas lalu pintu lift terbuka.
Dengan perlahan Adel melangkahkan kakinya keluar dari lift baru beberapa langkah ia berhenti sejenak.
“Hah hah hah tumben banget jalan dapur ke kamar udah ngos-ngosan gini aku” lirih Adel dengan membersihkan keringat yang berada di dahinya.
Perlahan ia melanjutkan kembali langkahnya menuju kamar, dibukanya pintu kamar lalu terlihat suaminya yang sedang mengganti pakaian. Langsung saja Adel berjalan mendekat kearah suaminya yang sedang membuka baju tersebut.
“Mas gak usah pakai baju yah” rengek Adel dengan memeluk Kevin.
“Tapi aku mandi dulu sayang yah, aku keringetan ini” ucap Kevin pelan.
“Jangan mandi, aku suka bau keringat kamu” lirih Adel.
Kevin yang mendengarpun mengernyitkan dahinya, tumben sekali istrinya begitu manja padanya apalagi dalam keadaan ia masih berkeringat seperti ini. Biasanya istrinya tersebut selalu menyuruhnya mandi ketika badannya lengket dengan keringat tapi malam ini kenapa bertolak belakang. Tapi Kevin pun menanggapinya acuh biar saja yang pasti istrinya sekarang begitu manja padanya membuat Kevin senang.
“Ya udah aku gak mandi ayo duduk disofa” ajak Kevin.
Adel mengangguk lalu berjalan berdampingan dengan bergelanyut manja dilengan Kevin menuju sofa didalam kamar mereka.
“Kamu mau makan kiwi sekarang sayang?” tanya Kevin.
“Iya mas, aku udah gak sabar” jawab Adel dengan mengambil piring yang sudah ada potongan buah kiwi.
Dengan semangat Adel memakannya dengan cepat, seperti akan ada orang yang mau memintanya Adel makan dengan begitu lahap.
“Pelan-pelan sayang, aku gak bakal ambil buah kiwi mu” ucap Kevin dengan geleng-geleng kepala.
Sedangkan Adel hanya menyengir kuda mendengar ucapan suaminya itu. Setelah menghabiskan sepiring kiwi. Adel berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan diri lalu berganti pakaian. Ia berjalan menuju lemari pakaian dan terlintas pikiran yang malam ini sungguh sangat ia inginkan.
“Sepertinya aku akan memakai pakian ini” ucap Adel dengan tersenyum lalu mengambil ligeria merah tersebut.
Dengan cepat Adel memakai ligeria tersebut, lalu berjalan menuju ranjang yang ternyata disana sudah ada suaminya yang terbaring sambil memejamkan kedua matanya. Adel menghampiri suaminya tersebut.
“Mas” panggil pelan Adel.
“Hmm” jawab Kevin dengan mata masih terpejam.
“Mas” ucap Adel lagi dengan menggoyangkan bahu suaminya.
“Iya sayang ada apa” saut Kevin dengan mata masih terpejam.
“Lihat aku dulu” rengek Adel.
Dengan mata mengantuk akhirnya Kevin membuka matanya lalu menatap istrinya. Matanya membulat penuh tak percaya dengan pemandangan yang ia lihat. Ia melihat istrinya sedang memakai ligeria merah menyala dengan riasan sedikit diwajahnya. Kevin sempat mengusap matanya takut jika didepannya hanya halusinasi.
Tetapi itu memang nyata seketika Kevin langsung memeluk istrinya.
__ADS_1
“Apa kamu berniat menggodaku malam ini sayang” goda Kevin dengan berbisik ke telinga istrinya.
“Bisa dibilang gitu” balas Adel dengan meniupkan udara dari bibirnya ke leher suaminya.
Seketika Kevin menjadi tegang dan merinding. Hasrat yang ia tahan akhirnya mencuat keluar. Sungguh sepertinya malam ini ia akan menghabiskan waktu malam yang panjang dengan istrinya.
Kevin langsung menyambar bibir seksi istrinya tersebut. Diciumnya pelan dan lembut sampai menjadi ciuman panas dan menuntut. Reflek Kevin langsung mendorong tubuh istrinya terlentang. Tetapi dengan cepat Adel menarik suaminya menjadikan Kevin berada dibawah tubuh istrinya.
Kevin yang melihat istrinya menjadi liar dan agresif malam ini menjadi senang. Karena baru kali ini ia melihat istrinya sudah berada di kabut gairah. Dengan semangat Kevin menarik istrinya agar jatuh diatas dirinya dan menyambar bibir istrinya kembali.
******* dan berbagi air liur hingga terdengar bunyi decapan dengan lenguhan. Tak berhenti disitu bibir Kevin mulai turun dileher Adel. Meninggalkan banyak kissmark disana dan tangan yang lain tidak berhenti bergerilya kesetiap inci tubuh istrinya.
Dengan tak sabaran Kevin langsung merobek ligeria istrinya dan Adel pun langsung membuka celana suaminya dengan cepat tanpa aba-aba Adel mulai menyatukan dirinya dengan suaminya. Hingga terjadilah pergulatan panas dan tanpa henti. Karena memang Kevin selalu tidak bisa menahan hasratnya ketika sedang berduaan dengan istrinya.
Hingga sampai subuh baru Kevin melepaskan istrinya dari kung-kungannya dan terlelap tidur bersama.
-****-
Pagi hari
Sinar matahari telah menerobos masuk ke dinding kaca yang ditutupi oleh gorden. Terlihat dua manusia yang masih lelah setelah memadu kasih satu dengan yang lain. Adel mulai mencari tempat ternyaman ketika tidurnya terusik dengan sinar matahari yang melewati celah dari gorden. Sedangkan Kevin mulai mengerjap-ngerjapkan kedua matanya karena ia terusik dengan gerakan Adel yang mengendus-ngendus dirinya.
Setelah menyesuaikan cahaya pada matanya, Kevin mulai mengumpulkan kesadaran dan menatap pada tubuh istrinya yang sedang memeluknya dengan meletakkan kepalanya didaerah lehernya. Kevin tersenyum kecil ketika mengingat betapa liarnya istrinya semalam. Ia sudah yakin bahwa pagi ini istrinya tidak akan bisa berjalan, mengingat betapa liarnya dirinya juga tadi malam.
Kevin perlahan melepaskan dirinya dari tubuh istrinya menuju ke kamar mandi. Setelah selesai mandi dan berganti pakaian ia langsung menyambar ponselnya dan menghubungi seseorang.
Tut
Dengan senyum yang tersungging ia melihat kearah ranjangnya ,istrinya masih setia memejamkan matanya. Akhirnya Kevin berinisiatif untuk turun mengambilkan sarapan istrinya.
Dibawah sudah terlihat kedua adik iparnya dan keluarganya sedang sarapan.
“Selamat Pagi” sapa Kevin dengan senyum yang tersunggung di bibirnya.
“Pagi juga kak” jawab serempak Axel dan Aqila.
“Istrimu mana Vin?” tanya Papa Radit.
“Mmm itu pa, Adel masih tidur” ucap Kevin dengan gagap.
“Habis kamu apakan anak mama sampai masih tidur jam segini, apa kamu membiarkannya begadang” goda Mama Angel.
Seketika wajah Kevin memerah menahan malu.
“Wah wah nak. Jangan digempur terus” ledek Mama Nora.
“Ishh apaan sih ma, kayak gaktau pengantin baru aja” ucap Kevin dengan sebal.
“Hahah iya iya pengantin baru deh” ledek Mama Nora.
__ADS_1
Seketika Kevin terdiam dan ikut melakukan sarapan bersama. Selesai sarapan Kevin membawakan dua potong roti dipiring dan segelas susu untuk istrinya. Ia berjalan menuju kamarnya.
Ceklek
Bunyi pintu kamar terbuka.
Dan terlihat Adel sedang menatap Kevin dengan senyuman manis. Seketika Kevin duduk disamping Adel lalu meletakkan nampan berisi sarapan diatas meja.
“Ada apa sayang?” tanya Kevin.
“Aku pengen buang air kecil tapi aku tadi mau jalan gak kuat mas” ucap Adel dengan malu.
“Astaga aku sampai lupa, maafkan aku ya sayang. Ayo aku bantu” saut Kevin dengan wajah menyesal lalu menggendong istrinya menuju kamar mandi.
Ia mengisi buth up lalu menuangkan wewangian di air hangat itu. Ia segera meletakkan istrinya kedalam buth up lalu hendak meninggalkannya. Tetapi tangan Adel menarik lengan Kevin.
“Mandiin aku mas” cicit Adel.
“Appa!” pekik Kevin tak percaya.
“Iya mandiin aku” rengek Adel lagi.
Kevin yang mendengar masih tak percaya tapi ia juga senang melihat istrinya begitu manja padanya. Dengan senang hati ia memandikan istrinya, meski ia juga harus berperang dengan dirinya sendiri untuk tak menerkam istrinya saat ini juga.
Selesai memakaikan baju istrinya, Kevin langsung menggendong istrinya menuju ranjang. Lalu ia memberikan nampan yang berisi makanan.
Seketika Adel langsung melihat segelas susu yang berada diatas nampan, sontak ia merasakan mual pada perutnya. Ia langsung mengangkat nampang itu dan meletakkan ke meja dan berlari dengan cepat ke kamar mandi.
Hoek hoek
Adel mulai mual-mual lagi dengan mengeluaran cairan kuning dari mulutnya, Kevin yang melihat hanya bisa memijat tengkuk istrinya.
“Kamu gak apa-apa sayang” tanya Kevin khawatir.
“Iya gakpapa mas” lirih Adel setelah membersihkan bekas muntahannya dikamar mandi.
Dengan perlahan Kevin membawa istrinya ke ranjang, tetapi belum sampai ranjang Adel sudah tak sadarkan diri. Untungnya saat Adel tak sadarkan diri, Kevin sedang memegang pinggang istrinya, dengan cepat Kevin langsung menggendong istrinya keluar kamar dan berlari kecil.
Sontak keadaan tersebut membuat keluarga yang sedang bercengkrama ringan diruang keluarga menjadi panik. Ketika melihat Adel tak sadarkan diri.
Kevin langsung meletakkan istrinya dikursi penumpang dengan kepalanya diletakkan dipangkuan mama nya sendiri.
Kevin dengan cepat melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat. Dengan cepat akhirnya ia sampai didepan rumah sakit. Kevin menggendong kembali tubuh istrinya dan membaringkan di ranjang yang telah dibawa oleh perawat rumah sakit. Dan ketika sampai diruang pemeriksaan Kevin berontak ingin ikut masuk kedalam dengan terpaksa dokter mengijinkannya. Dengan setia Kevin menemani Adel didalam saat Adel diperiksa oleh dokter.
-------*-------
Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.
Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.
__ADS_1
Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.