Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Emosi


__ADS_3

Wajahnya sudah berubah dingin dan terlihat kilatan wajah marah pada Kevin tetapi masih ia tahan.


“Maaf tuan maaf saya tidak sengaja”


Akhirnya wanita itu langsung mengambil tisu dan segera mengulurkan tangannya ke arah pakaian yang terkena noda es krim. Tapi sebelum tangan itu sampai Kevin sudah mengeluarkan kata-kata yang membuat wanita itu terdiam.


“Berhenti, biar saya saja” suara dingin Kevin muncul


Wanita itu tertegun, ia langsung mendongakkan wajahnya ke arah lelaki yang sedang berada didepannya.


“Tampan sekali pria ini” ujar Wanita itu yang tanpa ia sadari mengerjap-ngerjapkan matanya.


“Apa dia malaikat, wajahnya saja sangat tampan” gumam dalam hati wanita itu


Kevin yang melihat wanita itu sedang menatapnya ia merasa risih kemudian ia melambai-lambaikan tangannya didepan wanita itu untuk berniat menyadarkannya.


“Hei nona” sentak Kevin


“Ah iya apa tuan?” saut wanita itu


“Kemarikan tisu itu” ujar Kevin sambil menengadahkan tangannya ke arah wanita itu.


Bukannya memberikan tetapi wanita itu tetap kekeh untuk membersihkan bekas noda itu.


“Biarkan saya yang membersihkan tuan, karena ini juga salah saya” mohon wanita itu


Dalam hati sengaja wanita itu ingin lebih lama bersama Kevin, bagaimana ia bisa membiarkan Kevin pergi. Wajahnya saja membuatnya sudah tergila-gila, dan dilihat dari pakaian, sepatu dan apa yang Kevin pakai itu semua adalah merk terkenal dan hanya ada beberapa didunia. Wanita itu tidak akan membiarkan ini terkesan cepat. Dia harus bisa meraih perhatian lelaki didepannya ini menurutnya.


Di sisi lain


Adel yang sedari tadi menunggu suaminya itu belum kembali, bibir kecilnya terus menggerutu.


“Ck beli es krim aja lama sekali” gerutu Adel


Adel yang sudah tidak sabar akhirnya ia berdiri dari tempat duduknya dan berjalan menghampiri kerumunan orang yang sedang mengantri es krim.


Manik matanya menatap tajam mencari sosok seseorang yang sedang ia cari. Kemudian seketika manik matanya berhenti, dan sejurus kemudian nafasnya memburu. Ia langsung bergegas cepat dan memghampiri kedua manusia yang tidak berada jauh darinya.


“Jangan pernah menyentuh apa yang bukan milik anda” ujar Adel dengan menatap wajah wanita itu dengan tajam


Wanita itu pun terdiam dan menatap kedua manik mata yang sedang manatapnya dengan tajam. Ia menatap dari atas sampai bawah siapa yang berani memarahinya itu. Seketika ia terdiam saat satu kalimat muncul dari bibir mungil wanita didepannya.


“Saya paling tidak suka, suami saya dipegang oleh wanita lain”

__ADS_1


Jderrr


Bagai disambar petir, Wanita yang tak lain bernama lisa itu kaget. Ternyata lelaki didepannya ini sudah menikah dan wanita ini yang tak lain adalah istrinya.


Flash back on


Katika manik mata Adel sedang mencari, akhirnya ia melihat kedua manusia yang salah satu nya tidak asing dimatanya.


Adel melihat, seorang wanita sedang memegang lengan suaminya dan tangan kanannya membersihkan noda es krim di bajunya itu.


Dari tatapan mata perempuan itu pun Adel bisa melihat ada tatapan aneh dari wanita itu. Dan sejurus Adel langsung bergerak cepat ke arah Kevin


Flashback off


“Berarti kalian ini suami istri?” tanya Wanita yang berdiri di depan Kevin


“Ya benar” jawab tegas Adel dengan melingkarkan tangannya dilengan Kevin


Kevin yang melihat wajah cemburu istrinya itu hanya bisa menahan senyum. Menurutnya wajah istrinya sekarang sangat menggemaskan. Ingin rasanya ia mencium seluruh wajah istrinya jika ini berada dikamar. Sayangnya sekarang mereka sedang dikeramaian.


“Oh maafkan saya nona” ucap wanita itu tersenyum getir.


“Ya sudah pergilah, biar aku yang akan membersihkan noda di baju SUAMIKU” saut Adel dengan menekankan pada kata terakhirnya.


Setelah ia merasa jauh dari kedua pasangan itu, ia mulai berhenti sebentar untuk mengontrol hatinya yang masih berkecamuk.


“Astaga lelaki itu sangat tampan meski dingin tetapi istrinya pun juga cantik. Ingin rasanya aku saja yang memegang lengan pria itu. Tapi tidak mungkin” ucap wanita itu cemberut sambil berjalan kembali.


Disisi lain kembali ke Kevin dan Adel.


“Kamu mas lama sekali” sungut Adel kesal.


“Maaf sayang, ini kamu sudah tau alasannya” ucap Kevin mencoba merayu istrinya.


“Mungkin jika aku tidak kesini, kamu enak-enakan sama tu perempuan” sungut balik Adel


“Ya tuhan sayang, kamu cemburu” saut Kevin dengan tertawa terbahak


“Apa yang kamu tertawakan?” sinis Adel


“Melihat wajahmu yang sedang cemburu ini sayang, sungguh menggemaskan” ucap Kevin dengan menangkup kedua pipi Adel


“Aku sedang kesal melihat tatapan wanita itu seperti ingin menelanjangimu. Ingin rasanya aku berteriak memaki padanya jika kamu milikku” ujar Adel dengan raut wajah kesal.

__ADS_1


“Bukankah tadi sudah kamu katakan padanya sayang, kalau aku suamimu” ucap Kevin dengan tersenyum


“Ya memang sudah, dan aku lega. Biar dia tau lelaki tampan didepannya ini sudah punya istri” ucap Adel tersenyum puas


“Hahaha baiklah, sudah sayang. Aku tidak akan berpaling darimu” ucap Kevin


“Janji” saut Adel dengan menyodorkan jari kelingkingnya.


“Janji” ucap Kevin sambil melingkarkan jari kelingkingnya ke jari istrinya.


“I love you” sambung Kevin lalu mencium bibir istrinya kilas.


“Eh mas, astaga malu” ucap Adel lalu beranjak mengajak suaminya kembali ke kursi duduknya.


“Biarkan, biar mereka tau kamu milikmu” ujar Kevin dengan mendudukkan dirinya tanpa melepas tangan istrinya.


“Iya iya mas iya aku milikmu” saut Adel dengan tersenyum.


Hingga pembicaraan mereka berhenti karena pelayan sudah membawakan makanan yang mereka pesan.


Keduanya menikmati makanan tanpa bersuara sedikitpun. Hanya denting sendok yang terdengar dari keduanya. Dan setelah makanan mereka selesai akhirnya mereka beranjak dari duduknya untuk meneruskan rencana mereka hari ini.


“Jadi kan berenang sama snorkelling sayang?” tanya Adel


“Iya jadi dong, kenapa?” tanya balik Kevin


“Mmm aku takut karena baru pertama kali snorkelling” ujar Adel


“Kan ada mas sayang, jadi jangan takut oke” ujar Kevin menenangkan.


Adel hanya menjawab dengan menganggukkan kepalanya. Lalu keduanya memasuki mobil yang sudah menjadi transportasi mereka selama disini.


Didalam mobil tidak ada suara sedikitpun, Adel terus menatap hamparan pemandangan indah dari mobil. Matanya dan bibirnya tidak lepas mengucap syukur atas apa yang terjadi hingga hari ini. Sebuah mimpi sedari dia sekolah yang ingin menginjakkan kakinya ke tanah raja ampat ternyata sekarang terjadi nyata dan bonusnya ia menjejakkan kakinya dengan pria yang sangat ia sayangi.


Hingga akhirnya mereka sudah berada diatas kapal yang akan membawa mereka kelokasi yang cocok untuk snorkelling.


------------*------------


Jangan lupa LIKE dan VOTE sebanyak-banyaknya yah biar author makin semangat postnya.


Dan tinggalkan Komentar dong, biar author tau kekurangan dan kelebihan cerita author.


Mohon maaf ya author telat gak update dua hari tetapi hari ini author kasih 2 episode kok. jadi tunggu aja yah.

__ADS_1


__ADS_2