Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Tingkah Aneh


__ADS_3

“Emmm apa boleh mama tinggal bersama kita?”


Kevin terkejut mendengar ucapan istrinya. Ia fikir ia akan berbicara tentang hal penting, ternyata ia meminta mamanya untuk tinggal bersamanya. Kevin pun tersenyum.


“Apa kamu menjadi gugup karena mau bilang ini sayang?” tanya Kevin


Adel pun mengangguk, Kevin yang melihat pun tertawa terbahak-bahak begitupun semua orang disana.


“Kenapa tertawa, apa ada yang lucu?” seru Adel dengan cemberut


“Enggak sayang, tapi untuk apa kamu pamit. Ini kan rumahmu sayang sama Kevin jadi kamu boleh ngajak siapa aja buat tinggal dirumahmu” seru Mama Nora.


“Tapi tetep aja ma, persetujuan Mas Kevin itu penting” ucap Adel


Mama Nora pun hanya mengangguk.


“Gimana mas?” tanya Adel


“Buat kamu semua pasti boleh sayang” jawab Kevin


“Makasih ya mas” ucap Adel dan langsung memeluk Kevin


Adel sungguh reflek memeluk suaminya disana dan melupakan jika disana bukan hanya ada dia saja.


“Ehem” deheman Papa Radit membuyarkan pelukan Adel


“Dunia milik kalian berdua, papa dan yang lain hanya numpang” seru Papa Radit dengan tertawa lebar.


Muka Adel langsung bersemu merah. Sungguh ia malu karena memeluk suaminya didepan keluarga nya dan keluarga suaminya.


“Ayo mandi yang” Seru Kevin pada Adel


“Ah iya mas, badanku lengket” ucap Adel


“Aku ke atas dulu ya ma, pa” ucap Kevin pada semua orang disana.


Mereka pun hanya mengangguk, dan Kevin berjalan bergandengan bersama Adel menuju Lift. Tak ada yang bersuara sama sekali selama perjalanan sampai dikamar.


“Mas mandi dulu, Adel siapin bajunya” seru Adel


“Enggak mau, aku mau mandi bareng kamu yang” ucap Kevin


“Kalau mandi bareng kamu bakal macem-macem yang” rengek Adel


“Hahahahha biarin ayo” ajak Kevin menarik tangan Adel.


Adel pun hanya bisa pasrah. Sejujurnya akhir-akhir ini badannya gampang lelah. Tetapi jika sudah berhadapan dengan suaminya Adel tidak bisa menolak karena dalam ajaran islam pun permintaan suami harus dituruti.


Setelah didalam kamar mandi. Adel mengisi buth up dengan air hangat. Ia ingin merendam tubuhnya dengan air hangat. Mungkin dengan cara itu akan menyegarkan dirinya. Setelah buth up terisi penuh Kevin dan Adel pun masuk kedalam buth up.


“Mas pijitin aku” ucap Adel dengan manja.


“Sini” seru Kevin


Akhirnya Kevin duduk dibelakang Adel, Ia memijit kepala dan pundak istrinya.

__ADS_1


“Nanti upahnya dikamar yah” ucap Kevin mesra.


Entah angin dari mana Adel menjawab dengan tak kalah seksi dari bibirnya.


“Ngapain dikamar yang, bentar lagi disini” ucap manja Adel


Kevin yang mendengar ucapan istrinya pun menjadi semangat. Entah ada apa gerangan istrinya seperti ingin melakukannya disini. Tapi itu tak membuat Kevin bingung pasalnya ia sudah berhasrat sedari tadi.


2 jam dikamar mandi akhirnya Adel dan Kevin pun keluar dari kamar mandi. Gak perlu tanya ngapain 2 jam dikamar mandi, sudah pasti faham kan.


Keduanya pun berganti pakaian bersamaan. Setelah memakai piyama tidur Adel langsung menghempaskan tubuhnya di ranjang. Kevin yang melihat pun kaget. Tumben pagi-pagi istrinya malas-malasan di kasur.


“Kamu belum sarapan sayang, ayo turun” ajak Kevin


“Enggak mas, aku capek mau tidur” jawab Adel


“Ini masih pagi yang, kamu udah ngelewatin sarapan ayo sarapan” ajak lagi Kevin.


“Ntar ya mas, aku pengen rebahan bentar” seru Adel


“Tapi kamu belum sarapan yang” ucap Kevin


Adel pun tak bergeming, iya malah tetap diam diatas ranjang dengan memejamkan matanya. Kevin yang melihat pun tak bisa memaksa akhirnya ia meninggalkan kamarnya untuk turun ke bawah.


Setelah sampai dilantai bawah terlihat keluarganya masih berbincang di ruang tamu.


“Mama Papa sudah sarapan” tanya Kevin


“Sudah sayang, kita semua sudah sarapan. Gih kamu sarapan” seru Mama Nora


“Tidur mah, aku udah suruh sarapan tapi dia bilang mau tidur. Tumben-tumbenan jam segini dia mau tidur” seru Kevin


“Ya sudah bawakan saja sarapan nya ke kamar nya sayang” seru Mama Nora


Kevin pun mengangguk dan berjalan menuju meja makan. Ia mengambil sepiring nasi dan lauk pauk yang banyak. Kemudian ia berjalan ke kamar nya.


Dilihatnya istrinya masih terpejam di atas ranjang. Kevin pun menghampiri dan duduk ditepi ranjang.


“Sayang bangun ayo sarapan” seru Kevin


Adel pun mengerjap-ngerjapkan matanya dan terlihat wajah tampan suaminya didepannya.


“Ayo makan aku suapin” ucap Kevin lagi


Adel pun duduk dan menyandarkan punggungnya disisi ranjang.


“Kok cuma sepiring yang?” tanya Adel


“Iyah, aku ingin makan sepiring sama kamu” jawab Kevin


Adel pun hanya tersenyum dan mengangguk. Keduanya sarapan dengan sesekali bercanda riang. Selesai sarapan Adel langsung menidurkan kembali tubuhnya.


“Kok tidur lagi sayang, habis sarapan loh” ucap Kevin


“Aku capek mas ,ngantuk gakpapa kan” jawab Adel

__ADS_1


“gakpapa sayang” ucap Kevin


Akhirnya Kevin mengusap puncuk kepala Adel, dan menyalurkan rasa sayang dari usapan tangannya. Karena merasa nyaman gak perlu waktu lama Adel pun langsung tertidur lelap.


“Secapek itu kah sayang, sampek kamu langsung tidur” gumam Kevin


Kevin langsung beranjak dari ranjangnya dan mengembalikan piringnya ke dapur. Setelah selesai ia langsung ikut nimbrung di ruang tamu. Ia dan ayahnya membahas bisnis perusahaannya. Sedangkan Mama Nora dan Mama Angel sudah entah membahas apa karena sepertinya begitu asyik dengan dunia mereka sendiri.


Selesai mengobrol dengan Ayahnya dan membahas akan memindahkan sekolah Kedua Adik istrinya itu ke sekolah international yang lebih bagus. Akhirnya Kevin langsung mengutarakan kepada Mertuanya itu.


“Mama Angel” panggil Kevin


Angel pun yang mendengar menantunya memanggilnya ia langsung mengalihkan perhatiannya kepada menantunya tersebut.


“Ada apa nak?” seru Mama Angel


“Begini Ma, Axel dan Aqilla kan bakal tinggal disini. Aku berniat untuk memindahkan sekolah keduanya ke sekolah yang lebih berkualitas dan lebih dekat dari sini” ucap Kevin


Mama Angel pun masih terdiam ingin mendengarkan apa yang mau diutarakan menantunya itu.


“Besok aku akan meminta asistenku untuk mengurus perpindahan keduanya mah, gimana pendapat mama?” seru Kevin


“Kalau mereka pindah ke sekolah yang lebih bagus, bagaimana dengan biaya nya nak?” tanya Mama Nora


“Mama gak perlu khawatir biayanya, ada Kevin yang bakal membiayai semuanya ma. Mama cuma setuju apa nggak gitu aja” ucap Kevin


“Apalagi aku tau kedua anak mama itu pintar, aku yakin jika mereka ditunjang dengan sekolah yang bagus kepintaran mereka bakalan lebih bagus mah. Gimana” sambung Kevin


“Hahhh” Mama Angel menghela nafas kasar


“Baiklah nak, mama nurut sama kamu” ucap Mama Angel


“Mama tau kamu sayang juga pada anak mama yang lain. Mama makasih banyak sama kamu” seru Mama Angel dengan meneteskan air mata.


Mama Nora yang melihat tangis Angel hanya bisa mengusap punggung mertua anaknya tersebut.


“Sudah ngel, percayakan semua pada anak kita yah” seru Mama Nora


“Iya Ra, aku juga makasih sama kamu dan suamimu. Karena kalian gak mandang status sosial pada kami” seru Mama Angel


“Ustt. Udah jangan bilang gitu. Status sosial itu gak penting. Orang itu yang dilihat hati, akhlaq dan tingkahnya Ngel” ucap Mama Nora


“Iya Ra sekali lagi makasih yah”


“Iya sama sama”


Keduanya pun saling berpelukan. Kevin yang melihat pun senang, karena melihat kedua wanita yang sudah ia anggap ibu itu akur seperti ini. Rasanya ia begitu bahagia dan senang telah memiliki keluarga yang sangat mengerti akan kebaikan seseorang tanpa melihat status sosial.


-------*-------


Hari ini author update 2 episode yah. mohon maaf kemarin author gak update karena author demam jadi hari ini author dobel up tapi keadaan author masih sakit.


Jadi author minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.

__ADS_1


Dan jangan lupa mampir di cerita baru author judulnya Azzahra dan Azkiyah.


__ADS_2