Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Rencana licik


__ADS_3

Sepulang dari pantai hari sudah menjelang hampir gelap. Adel segera membersihkan dirinya dan mengganti pakaian, lalu tak lupa menyiapkan pakaian ganti suaminya. Setelah selesai Adel segera menuju dapur untuk menyiapkan makan malam.


Sesampai didapur, Adel melihat bahan apa saja yang ada didapur. Setelah tau isi dikulkas akhirnya ia berinisiatif membuat ayam bakar dan sayur untuk lalap.


Tetapi sebelum ia memulai memasak, suara bariton menghentikannya.


“Mau ngapain kamu sayang?” tanya Kevin


Ya kevin setelah mandi dan mengganti pakaian ia segera mencari keberadaan istrinya. Berkeliling dan akhirnya menemukan istrinya didapur. Tak perlu pikir panjang ia melangkah besar menuju dapur.


“Mau masak mas” jawab Adel dengan tersenyum


“Kan ada bibi sayang, kamu hamil jangan memasak” ujar Kevin dengan memeluk istrinya dari belakang.


“Mas orang hamil itu bukan orang sakit mas. Apalagi aku capek suruh diem diranjang terus” saut Adel


“Tapi kan..”


“Udah sayang, gakpapa yah. Nanti kalau aku capek aku pasti langsung istirahat” Seru Adel memotong ucapan suaminya.


“Baiklah, tapi bener yah kalau udah capek langsung istirahat” Kevin mengalah


“Iya sayang” saut Adel dengan mengusap pipi suaminya.


Dengan cekatan Adel menyelesaikan masakan malam dengan dibantu suaminya. Ya meski dibumbui godaan suaminya tetapi akhirnya semua menu telah selesai.


Adel mulai menata makanan diatas meja makan dan terlihat Mama Nora berjalan menuju meja makan.


“Loh sayang, kamu ngapain? Mana bibi?” tanya Mama Nora


“Bibi ada ma, Adel lagi nata makanan” saut Adel dengan tersenyum


“Apa yang masak semua ini kamu sayang?” tanya Mama Nora


“Iya mah tapi juga dibantu mas Kevin” tutur Adel


“Ya tuhan sayang ,kamu hamil jangan capek-capek. Inget loh” Mama Nora memperingati


“Iya mama, aku inget kok. Kan hanya sekali-sekali ini mah” seru Adel


“Yasudah gakpapa, lain kali kamu minta tolong Mama juga oke”


“Oke ma” ujar Adel lalu mencium pipi mertuanya tersebut.


Beberapa menit kemudian semua anggota keluarga mulai duduk manis dikursi, Adel yang hendak melayani seluruh keluarga akhirnya tidak diijinkan dan diganti oleh Mama Nora. Mungkin terkesan sederhana tetapi itu mengandung makna yang berarti untuk keluarga yang mengerti.


Setelah semua makanan tertata rapi dipiring masing-masing akhirnya mereka mulai menikmati makan malam dengan tenang.


Hingga makan malam pun selesai, dan disinilah mereka sedang duduk bercengkrama di Ruang Keluarga.

__ADS_1


“Vin besok mama sama papa bakal balik tinggal di rumah kita nak” seru Papa Radit


“Loh kenapa pulang pa?” tanya Adel


“Iya pah kenapa?” tanya Kevin juga


“Mama sama papa udah lama loh disini. Gak enak aja sama kalian” tutur Mama Nora


“Ya Allah ma, Adel aja seneng mama sama papa disini. Biar Adel ada temennya apalagi Adel lagi hamil mah. Mama sama papa tinggal disini aja yah” bujuk Adel


“Iya ma bener, Mama sama Papa juga enak bantu jagain Adel, kita gak keberatan kok” sambung Kevin


“Terus gimana sama rumah kita nak?” tanya Papa Radit


“Ya kalau papa mau dijual atau biarin aja biar dijaga sama pelayan disana” ujar Kevin


“Mama gak mau jual rumah itu vin, banyak kenangan kecil kamu disana” gerutu Mama Nora


“Yakan Kevin bercanda ma ,jangan cemberut gitu dong” goda Kevin


“Ayolah ma, pa yah “ rayu Adel


Mama Nora dan Papa Radit pun saling berpandangan, dan akhirnya mereka tersenyum dan mengangguk. Sejujurnya mereka juga ingin ikut serta menjaga menantu kesayangannya dan calon cucu pewarisnya tersebut.


“Yey akhirnya rumah rame juga” sorak senang Adel


Lainnya hanya bisa geleng-geleng kepala melihat tingkah Adel.


-*-


Dikamar Axel


Setelah kembali ke kamar, Axel pun menata pelajaran sekolahnya untuk besok. Perasaan nya sungguh senang karena seharian tadi ia bermain dengan kakaknya. Sudah lama memang mulai kakaknya bekerja ia tak pernah berlibur ke pantai dengan sang kakak. Hingga tadi akhirnya keduanya pergi kepantai dan menghambiskan waktu bersama.


Setelah menyiapkan buku-buku pelajaran didalam tas. Tak sengaja manik mata Axel berhenti pada sebuah kotak kayu yang ia bawa dari rumah lamanya. Mengingat isinya membuat hati Axel menghangat dan tersenyum tetapi jika telah mengingatnya ia juga menjadi sedih karena harus mengalami rasa kehilangan.


Dengan langkah gontai Axel berjalan menuju ranjang dan merebahkan dirinya. Belum ingin memejamkan matanya, Axel menatap langit kamar dan kejadian masa kecilnya mulai berputar kembali.


Flashback on


15 tahun yang lalu


Ketika Axel berumur 3 tahun, ia bersahabat dengan seorang anak kecil perempuan yang cantik, lucu dan menggemaskan. Axel sering memanggilnya gembul karena ia memiliki pipi yang bulat berisi. Dulu ia bertemu dengan anak kecil tersebut ditaman, ketika dulu kakaknya mengajaknya jalan-jalan hingga tak sadar Axel kecil menabraknya. Dan dari situ mereka selalu bermain bersama.


“Nanti ketika sudah besal, Kak Acel cali aku yah. Coalnya nanti mbul ikut mama pelgi kelja. Jadi ntal kak Acel halus cali aku, coalnya Aku kalau besal mau nikah sama Kak Acel” ujar Anak Kecil tersebut


“Baiklah, nanti aku bakal cariin kamu yah” kata Axel Kecil dengan tertawa


“Ini, bawa ini ya Kak Acel ,Ini isinya ada poto aku didalam kotak. Ntal kalau kita ketemu lagi Kak Acel tunjukkin ini yah” ujar Gembul kecil

__ADS_1


Lagi-lagi Axel kecil mengangguk hingga tanpa mereka sadari pertemuan tersebut adalah pertemuan terakhir mereka.


Setelah hari itu, setiap hari Axel mencari anak kecil tersebut ditaman, tapi lagi-lagi ia tak menemukan anak kecil itu lagi. Dan Axel hanya bisa memandang foto kecil gembul dikotak itu.


Flashback off


“Aku harus cari kamu dimana mbul” gumam Axel dalam hati


“Kamu hanya memberiku sebuah foto masa kecilmu dengan mamamu lalu nama kecil belakang difotomu dengan coretan nama Cla” gumam Axel dengan memejamkan matanya.


Hingga kantuk pun menyerang akhirnya Axel pun tertidur pulas.


--*--


Ditempat lain..


Dikamar apartemen mewah, terlihat dua orang wanita yang sedang berpesta minum alkohol. Mereka sedang menunggu informasi penting dari orang suruhan mereka.


Tok tok tok


Bunyi pintu apartemen menyadarkan mereka. Salah satu dari mereka pun membuka pintu lalu mengijinkan masuk ketika orang yang mereka tunggu telah datang.


“Bagaimana?” kata salah seorang wanita


“Begini bos ternyata wanita yang difoto itu sedang hamil bos” ujar orang suruhan tersebut.


“Breng*** kalau gini bakal sulit buat bikin mereka cerai” ujar si wanita


“Terus lo gimana? Ada rencana lain” saut salah satu wanita yang lain


Hening sesaat


Lalu seringai menyeramkan muncul dari balik sudut bibir wanita itu.


“Ada satu cara” ujar wanita itu


“Apa?” tanya teman wanitanya


“Kita bunuh dia atau kita gugurkan kandungannya, jika dia keguguran pasti lelakiku akan marah besar dan ninggalin dia” ujar wanita itu


“Bagus juga” seru siteman wanita


“Lo pantau terus wanita itu dan priaku oke, kasih info ke gue. Nanti gue mikirin rencana selanjutnya” ujar wanita itu


Setelah selesai, orang suruhan tersebut pun langsung pergi meninggalkan dua wanita yang sedang memikirkan rencana licik untuk mendapatkan kembali prianya itu.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.

__ADS_1


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.


__ADS_2