Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Kurangnya kasih sayang


__ADS_3

Taxi yang dipesan oleh Aqila sudah sampai didepan gerbang rumah Keluarga Kevin. Aqila segera keluar dari taxi setelah membayar ongkos pada supirnya. Ia berjalan dengan cepat menuju pintu utama.


Melewati sapaan hangat dari satpam penjaga gerbang, ia terus terfokus pada pintu utama. Setelah sampai didepan pintu dan mengatur nafasnya ia meraih ganggang pintu tetapi urung karena pintu tersebut telah dibuka dari dalam.


Ceklek


“Aqila” ujar Adel kaget.


“Aku pulang” ujar Aqila memaksa tersenyum


Adel melongok keluar menatap kanan kiri seakan mencari seseorang. Aqila yang tau akhirnya angkat bicara.


“Aku pulang sendiri kak” seru Aqila pelan.


“Apa!! Loh katanya tadi sama James” saut Adel cepat.


“Gak jadi kak” ujar Aqila pelan. “Aku ke kamar dulu yah” Aqila bersuara cepat ketika melihat bibir sang kakak akan bergerak kembali. Ia tak ingin kakaknya menanyakan lebih dalam lagi.


Aqila berjalan cepat menuju kamarnya, Adel mengernyitkan dahinya karena merasa sang adik sedang ada masalah dan tidak seperti biasanya.


Ia juga semakin bingung, kemana James? Bukankah tadi Aqila berpamitan pulang dengannya. Tetapi ia tengok tadi dari jendela Aqila pulang dengan taxi.


Adel segera menutup kembali pintu utama dan kembali ke kamar. Ia berjalan kembali ke dalam kamar untuk menatap wajah sang suami yang tertidur karena kelelahan.


Adel perlahan merangkak keatas ranjang. Tapi sayangnya pergerakannya membuat Kevin bangun.


“Maaf sayang, membangunkanmu” seru Adel dengan wajah tak enak karena telah membangunkan tidur suaminya


“Kemarilah” ajak Kevin menarik istrinya kedalam pelukannya.


“Kau darimana hmm?” tanya Kevin dengan suara serak khas orang bangun tidur


“Aku dari pintu depan sayang” seru Adel


“Ngapain?” tanya Kevin


“Tadi Aqila pamit sama aku katanya ia pulang sama James” seru Adel


Akhirnya mengalirlah cerita Adel itu.


Flashback on


Ting

__ADS_1


Suara notif pesan masuk di handphone Adel.


“Assalamu’alaykum kaka. Maaf hari ini Aqila pulang terlambat karena Aqila diajak oleh Kaka James keluar entah kemana” -Aqila-


“Wa’alaykumsalam sayang, ingat harus jaga diri yah” -Adel-


Wanita itu selalu tidak lupa untuk mengingatkan sang adiknya untuk menjaga dirinya. Adel selalu bilang bahwa wanita seperti berlian. Jika rusak ia pasti rusak dan tidak akan utuh kembali.


Hingga saat ia asyik melihat sesuatu dihandphone, telinganya mendengar deru mobil didepan rumahnya. Dengan langkah cepat Adel menatap adik perempuannya dari jendela. Wajah yang tak ceria seperti biasanya terlihat jelas di wajah Aqila.


Flashback off


“Tu orang udah dikasih tau lupakan adikku tetap aja ngotot” seru kesal Kevin ketika mengingat betapa keras kepalanya James


“Emangnya apa yang terjadi mas?” tanya Adel pada Kevin


“Hmm itu yang” Kevin gelagapan ia merutuki mulutnya yang selalu kelepasan


“Apa mas? Jangan pernah mencoba berbohong kepadaku” seru Adel dengan tajam


“Hah” Kevin menghela nafas barat


Adel masih memperhatikan suaminya yang terlihat ragu untuk memberitahukan sesuatu kepadanya. Adel yang kesal akhirnya beranjak dari ranjang tetapi sebelum ia berhasil turun tangannya sudah dicekal oleh Kevin.


Adel terdiam tetapi ia juga kembali duduk diranjang. Pandangannya masih menunduk dan deru nafasnya masih naik turun karena kekesalannya pada sang suami.


“James bilang padaku jika ia suka dan cinta sama Qila” lolos sudah ucapan yang sedari tadi Kevin tahan


Spontan Adel mendongak dan melototkan matanya pada wajah suaminya. Ia terhenyak akan ucapan suaminya.


Apa katanya tadi James suka pada adiknya?


James mencintainya?


Ck apa tidak salah, umur saja jauh?


Begitulah fikiran Adel berkecamuk ia tak habis pikir dengan teman dari suaminya tersebut. Kevin yang melihat ekspresi wajah Adel juga bimbang. Dengan keberanian Kevin menggenggam tangan Adel.


“Sayang, kamu percaya kan sama mas?” tanya Kevin


Adel mengangguk.


“Mas akan mencoba menasehati James lagi sayang” seru Kevin. “Ku mohon jangan marahi James, wajar ia menyukai Aqila karena sejak dulu ia memang sudah ditinggal orang tuanya dan tidak pernah mencintai seorang perempuan” sambung Kevin dengan sorot mata jujur

__ADS_1


“Orang tuanya meninggal, dan akhirnya James terhanyut dalam dunia hitam. Dan ia juga menjadi casanova karena kurangnya kasih sayang. Tapi ketika dia bilang suka dan cinta pada Aqila. Aku bisa melihat ketulusan dan kejujuran dimatanya sayang” ujar Kevin dengan pandangan menatap kosong kedepan.


“Terus mas? Tapi kau tau kan umur mereka berbeda jauh sayang” seru Adel


“Mas tau sayang ,tapi kita manusia mana bisa tau? Cinta datang tanpa kita duga sayang. Kita harus bisa mengerti posisi James” tutur Kevin menjelaskan pada istrinya.


“Huftt” Menghela nafas berat. “Entahlah mas, besok aku akan mencoba berbicara pada Aqila mas” seru Adel kemudian


Kevin mengangguk dan tersenyum. Ia tau istrinya pasti akan mendengarkannya dan menyelesaikan masalah ini. Kevin tau betul sikap dewasa sang istri dan sikap keibuan sang kaka pada kedua adiknya. Adel bukan tipe wanita pemarah tanpa alasan. Adel selalu mempertimbangkan segala sesuatunya.


“Ayo tidur” ajak Kevin


“Ini masih sore sayang, tanganmu ya mulai nakal” gerutu Adel


“Sore dan malam sama aja sayang” ujar Kevin dengan menggoda


Dan akhirnya terjadilah terkam menerkam di ranjang sore itu.


--*--


Sedangkan dilaut


James masih menatap hamparan air yang tergulung ombak itu. Hatinya masih sakit dengan penolakan gadis kecil yang telah mencuri hatinya itu. Sejujurnya ia harus tau ia akan ditolak tetapi ia begitu gila dengan berterus terang hari ini pada gadisnya itu.


Sekarang pikirannya menjadi takut. Takut jika Aqila akan menjauh dari nya.


Apa menjauh?


Membayangkannya saja dia tidak sanggup. Apalagi menjalaninya!


Bisa dipastikan bagaimana kecewanya James jika ia harus kehilangan gadis mudanya itu. Mungkin ini terdengar lucu atau bahkan seperti pedofil yang suka pada gadis muda diumurnya sekarang tetapi ia tak peduli akan hal itu.


“Aaaaaaa” teriak James


“Ku mohon tuhan, semoga dia menerima cintaku” teriak James lagi


Ia masih punya tekad mengejar cintanya, ia bertekad untuk menyakinkan gadisnya itu bahwa ia bersungguh-sungguh akan hal ini. Entah apa halangan didepan apa ia akan melewatinya dengan wanita itu.


----**----


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.

__ADS_1


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azkiyah Dan Azzahra . Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari cerita author yang lain.


__ADS_2