Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
permintaan maaf


__ADS_3

"Makanya cepat ceraikan dia beb,lalu kita menikah" ujar Jenny manja


"Aku tidak bisa sekarang sayang,mama sedang sakit jika dia tau aku menceraikan Airin sudah pasti jantung nya kumat,aku tidak ingin terjadi apa-apa pada mama"


"Lalu kapan pernikahan mu akan berakhir?" desak Jenny lagi


"Sabar,kita cari waktu yang tepat aku juga tak bisa hidup berlama-lama dengan Airin,serasa kepalaku ingin pecah setiap melihat wajah nya"


"Malam ini kamu menginap saja di apartemen ku beb" bujuk Jenny


"Maaf sayang aku tidak bisa,aku takut mama menghubungi Airin dan menanyakan keberadaan ku"


"Tapi kamu dan Airin tidak tidur satu kamar kan?" tanya Jenny


"Tidak....."jawab Ibram cepat


"Aku percaya kamu beb,aku mencintaimu"


"Aku juga" jawab Ibram tersenyum manis, rupanya setelah marah dengan Airin,Ibram segera pergi menemui Jenny di kafe tempat biasa mereka berpacaran dulu, meskipun mereka tak bisa mengumbar kemesraan di hadapan umum pasangan ini tetap intens bertemu.

__ADS_1


***


Airin membolak-balikkan tubuh nya, meskipun dia marah pada Ibram tapi Airin juga khawatir pada suaminya itu karena sudah larut malam Ibram belum juga pulang.


Tepat pukul 11 malam mobil terdengar bunyi mesin mobil,Airin segera bangkit dan mengintip dari kaca kamar nya ternyata Ibram,hati nya sedikit tenang karena Ibram masih ingat untuk pulang ke rumah.


Sekarang dia bisa tidur nyenyak.


****


Seperti biasanya setelah rutinitas subuh Airin segera keluar kamar dan membuat kan sarapan untuk Ibram tapi kali ini sedikit spesial sebagai perminta maafan nya semalam.


Nasi goreng spesial dan teh hangat sudah di hidangkan Airin lalu dia mengetuk pintu kamar Ibram.


Ibram keluar kamar dengan pakaian yang sudah rapi.


"Ck...masih ingat punya suami" ketus Ibram


"Maaf....!!! aku sudah siapkan nasi goreng spesial untuk kamu, sarapan dulu sebelum berangkat bekerja" ucap Airin

__ADS_1


"Yakin nasi goreng nya aman?" tanya Ibram dengan wajah jutek nya,tapi sialnya masih terlihat tampan menurut Airin.


"Astaghfirullah mas,jika aku ingin meracuni mu sudah pasti dari dulu, terlambat jika sekarang" jawab Airin kesal


"Aku curiga saja, semalam kamu seperti harimau yang hendak menerkam dan sekarang kamu sok baik begitu"


"Bagaimana pun juga aku ini masih punya sisi baik mas, membiarkan kamu kelaparan dari semalam tidak akan tega"


"Telat!!!"


"Baik salah,jahat pun juga salah jadi kamu mau nya aku bagaimana?" tanya Airin


"Nurut!! aku mau nya kamu nurut dengan semua omongan ku"


"Sayang nya aku bukan tipe perempuan penurut mas, apalagi di sakiti karena aku di besarkan dengan keluarga ku untuk di sayang bukan di khianati"Sindir Airin cepat membuat lagi-lagi Ibram kesal,mood nya hancur seketika saat Airin membantah nya.


Airin tau hampir semua anggota keluarga Pangestu keras kepala termasuk Ibram sang suami tapi jika Ibram bisa berlaku baik dengan nya Airin juga bisa bersikap manis seperti layak nya seekor kucing tapi Ibram tak pernah sekalipun berlaku baik,dia selalu berusaha mengajak Airin berdebat, perempuan berkerudung ini adalah dosen bahasa Indonesia di mana jiwa debat nya masih menggebu-gebu.


Airin pergi masuk kedalam kamar meninggalkan Ibram sendiri di dapur karena menurut Ibram selera makan nya akan hilang jika melihat wajah Airin.

__ADS_1


Airin menghela nafas panjang saat guyuran air shower mengenai tubuh nya,ntah kapan pernikahan ini berakhir.


Airin keluar dari kamar depan penampilan rapi nya tak ada satu orang pun yang tau bagaimana kehidupan rumah tangga nya, senyum manis yang dia perlihatkan di hadapan semua orang hanyalah senyum palsu belaka, cerminan keluarga bahagia yang sering dia utarakan pada orang lain tak bisa dia cermin kan pada kehidupan pribadi nya.


__ADS_2