Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Rencana Pindah Sekolah


__ADS_3

Selesai berbincang dengan orang tua dan mama mertuanya, Kevin berpamitan kembali ke kamarnya. Karena sampai jam segini istrinya belum turun.


Kevin berjalan menuju kamarnya. Ia buka pintu kamar dan mendapati istrinya masih tertidur. Kevin pun mengernyitkan dahinya, tumben-tumbennya istrinya tertidur pulas sedari tadi. Akhirnya Kevin langsung naik keranjang, menarik tubuh istrinya dan memeluknya.


Di sisi lain


SMA Nusa Bangsa


Terlihat dua orang lelaki berjalan berdampingan, guratan lelah pun terpancar dari wajahnya. Keringat membasahi dahi dan area rambutnya.


“Rasanya kalau kek gini terus pala gue pecah” ucap salah satu lelaki.


“Hahahahha ini udah kelas 12 men masak iya loh ngeluh mulu” seru lelaki satu lagi


“Lo mah enak Xel, pinter, tampan, cerdas apalagi yah emmmm terutama jomblo hahhaha meski lo gak belajar mah lo pasti lulus” seru Dion teman Axel


“Bisa aja lo, kita samasama manusia. Tergantung niat dan usaha kita aja yon” seru Axel


“Iya sih, yaudah gue pulang dulu tuh supir gue nunggu bye bye” seru Dion dengan berlalu pergi.


Axel menatap punggung sahabat karibnya hingga hilang dibalik pintu mobil. Setelah mobil temannya hilang Axel langsung bergegas keluar gerbang. Tapi sebelum sampai di ujung gerbang tangannya ditarik oleh seseorang.


“Axel” panggil seorang perempuan


Axel langsung membalikkan tubuhnya dan menghempaskan tangan wanita itu.


“Sudah berapa kali aku bilang Jes, jangan pernah menyentuhku” seru Axel dengan sorot mata tajam


“Maafkan aku, aku hanya ingin mengajakmu pulang bersamaku” ujar perempuan yang bernama Jessica


“Tidak perlu, aku akan dijemput” seru Axel


Dan kemudian ada mobil berhenti tepat didepan gerbang dan melambaikan tangannya ke arah Axel. Axel yang melihat langsung pergi menuju mobil tersebut.


“Apa kau sudah lama Axel?” tanya Rudi


“Tidak Om, Aku baru keluar” Seru Rudi


Setelah Axel masuk ke mobil ,Rudi langsung melajukan mobilnya menuju ke rumah Kevin. Selama perjalanan tidak ada suara apapun. Rudi yang merasakan akhirnya bertanya pada Axel.


“Kau kenapa Xel?” seru Rudi


“ah gak om gakpapa” jawab Axel cepat.


“Yakin? Tumben banget kamu diem biasanya celoteh sama Om” goda Rudi


“Hahhaha aku lagi kesel Om, ada wanita gila tadi nyentuh aku” seru Axel


Rudi yang mendengar pun mengernyitkan dahinya.


“Terus?” seru Rudi


“Aku paling tidak suka disentuh oleh wanita om. Karena Kak Adel pernah bilang itu haram dalam agama islam” ujar Axel menjelaskan.


“Oh begitu, itu yang membuatmu kesal” ucap Rudi

__ADS_1


Axel pun hanya mengangguk.


“Sepertinya dia menyukaimu” goda Rudi kembali


“Astagfirullah aku gak mau deket sama wanita untuk sekarang Om” saut Axel


“Memang kenapa?” tanya Rudi


“Tunggu aku selesai study terus kerja baru aku langsung nikah kayak Kak Adel” Seru Axel dengan cengirannya.


“Astaga Kakakmu kan dijodohkan” jawab Rudi


“Ya benar, dan aku ingin seperti itu” seru Axel


Hingga tak terasa mobil yang mereka tumpangi sudah berada didepan pintu utama Kediaman Kevin. Keduanya pun langsung turun dan mengucapkan salam.


“Assalamu’alaykum” seru serempak Axel dan Rudi


“Wa’alaykumsalam”


“Sudah pulang Xel?” tanya Papa Radit.


“Iya pah sudah” jawab Axel.


Yah Orang tua Kevin memang menyuruh Axel dan Aqilla memanggil mama papa pada mereka karena mereka sudah menganggap dua anak itu seperti anak nya sendiri. Mungkin karena Nora dan Radit hanya memiliki satu anak tunggal jadi ia meminta kedua adik dari menantunya memanggil mereka papa dan mama.


“Istirahatlah” seru Mama Nora ketika Axel sudah mencium punggung tangan Nora dan Radit.


Axel hanya mengangguk dan berjalan menuju kamarnya. Berbeda dengan Rudi, Rudi memilih duduk bersama kedua orang tua sahabatnya itu.


“Kamu tidak kembali ke perusahaan?” tanya Papa Radit.


“Oh baguslah, kamu memang anak kedua om. Kamu seperti Kevin pekerja keras” seru Papa Radit


“Makasih ya om sudah selalu baik sama aku” seru Rudi dengan tersenyum sendu


“Samasama nak”saut Papa Radit.


“Menginaplah nak” ucap Mama Nora


“Baiklah tante” jawab Rudi.


Akhirnya Rudi berjalan menuju kamar yang telah Kevin berikan khusus untuk Rudi jika menginap disana.


********-*******


Pukul 19.00


Semua orang sudah berada diatas meja makan, mereka sedang menikmati makan malam bersama. Ya karena memang Kevin meminta semua orang menginap dirumahnya.


Setelah Kevin menyelesaikan makanannya akhirnya ia mulai bersuara.


“Axel Aqilla sehabis makan malam kita berkumpul di ruang keluarga yah” seru Kevin


“Iya kak” jawab serempak keduanya.

__ADS_1


Selesai makan malam, semuanya berjalan menuju ruang keluarga. Dengan ditemani secangkir teh dan biskuit yang disiapkan oleh pelayan dirumah. Melihat semua keluarganya telah duduk akhirnya Kevin mulai berbicara.


“Axel Aqilla” panggil Kevin


“Ah iya kak ada apa?” jawab Axel


Aqilla pun mengalihkan perhatiannya pada Lelaki yang kini suami kakaknya tersebut.


“Begini, niat kakak mengumpulkan kalian disini karena kakak ingin berbicara pada kalian berdua” ujar serius Kevin


Keduanya pun masih memperhatikan tanpa bersuara.


“Kakak berniat ingin memindahkan kalian di sekolah internasional. Karena Kakak tau bahwa kalian adalah murid berprestasi. Jadi kakak ingin sekolah kalian ditunjang dengan kualitas yang bagus dan jaraknya pun tidak terlalu jauh dari rumah. Bagaimana?” seru Kevin


Axel dan Aqilla pun masih terdiam mereka menelaah satu persatu ucapan penjelasan kakak iparnya tersebut. Memang mereka tau bahwa mereka selalu mendapatkan peringkat pertama di kelasnya ataupun peringkat global satu sekolah.


Akhirnya Aqilla bersuara terlebih dahulu.


“Kalau Aqila nurut sama Kak Axel” seru Qila


“Loh kan yang sekolah kamu dek?” tanya Mama Angel.


“Tapi kan setau Qila sekolah internasional itu TK, SD, SMP dan SMA nya bareng ma satu lokasi” ucap Qila


“Iya memang benar. Tapi kamu juga berhak berpendapat sayang” ujar Mama Nora


“Iya sih ma” Jawab Qila


“Terimalah Xel, Kau kan juga kesel sama temen perempuan disekolah lamamu itu” ledek Rudi


Axel yang mendengarpun hanya bisa melototkan matanya. Bagaimana bisa Om nya itu membocorkan ini pada semua keluarganya. Mau ditaruh mana wajahnya.


“Maksutnya apa Kak Rud?” tanya Adel


“Ah tadi adikmu selama perjalanan pulang mukanya ditekuk mulu, kemudian aku tanya ternyata ada wanita yang memegang tangannya. Itu yang menyebabkan dia kesal” seru Rudi


“Astaga bagaimana bisa Om Rudi berterus terang” Gumam Axel dalam hati.


“Hahhahaha” mereka yang duduk disana pun hanya bisa tertawa terbahak-bahak


Axel pun hanya bisa mendengus kecil, karena semua orang meledeknya disana. Axel pun hanya terdiam sambil memikirkan jawaban akan Kakak iparnya.


“Bagaimana?” tanya Kevin setelah beberapa lama terdiam.


“Iya kak aku mau” jawab tegas Axel


“God Boy” seru Kevin


“Besok Om Rudi yang akan menyelesaikan semuanya disekolah lama kalian dan ke sekolah baru. Kalian hanya terima beres aja” ucap Kevin


Keduanya pun hanya mengangguk. Hingga tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 21.00 . Semua yang ada di ruang keluar berpisah dan masuk dikamar pribadinya masing-masing untuk beristirahat.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.

__ADS_1


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini


__ADS_2