
“Ati-ati sayang” ucap Kevin lalu mendudukkan dirinya di sofa. Menoleh kearah Rudi.
“Ngapain lo kesini malam-malam?” ketus Kevin
“Heee liat itu jam masih jam setengah 8 hey belum malam ini” saut Rudi tak kalah ketus
Hell lelaki didepannya ini mungkin meminta cekik, karena dia keinginannya dengan sang istri gagal total.
“Apa kabar Del?” tanya Rudi menatap Adel
“Baik kak, kakak sendiri?” tanya Adel
“Baik, oh ya ini buah untuk kamu dan calon ponakan ku” saut Rudi lalu menyerahkan keranjang buah ke arah Adel
“Makasih ya kak” ujar Adel dengan mata berbinar melihat buah yang dibawa Rudi adalah buah kesukaannya semua.
“Kak Rudi tau banget soal kesukaan aku” celetuk Adel tiba-tiba.
“Yang apaan sih kamu muji dia” dengus kesal Kevin
“Ya kan emang bener yang, kalau gini enak lebih hemat” seru Adel dengan senyum lebar.
Eh iya, Kakak ada apa kemari?” tanya Adel
“Emmm itu” Rudi mulai bergetar malu dan takut
Ia takut kedua manusia didepannya tak menerima hubungan mereka. Dan Rudi malu ketika nanti sahabatnya tau bahwa Rudi menemukan tambatan hatinya yang tak lain sahabat sang istri.
“Lo kenapa sih? Kalau ngomong yang jelas” desak Kevin
“Gue pengen lo nanti lamarin cewek buat gue yah” pinta Rudi
“Apa!!! Lamar?” tanya Kevin yang tak percaya
“Iya ngelamar, tapi nunggu dia bilang ke orang tuanya dulu” sambung Rudi
“Kakak mau lamar siapa?” berganti Adel yang bertanya dengan tatapan terkejut
“Ya pacar kakak lah” saut Rudi
“Emang lo punya pacar?” ejek Kevin. “Udah lo kalau mimpi jangan ketinggian deh” sambung Kevin
“Lah malah dikira gue bercanda apa huh. Gue serius ini” wajah Rudi serius
Kevin dan Adel saling tatap, mereka masih bingung karena memang Rudi belum pernah terlihat dekat dengan wanita manapun dan sekarang ia bilang ingin meminta Kevin melamar kekasihnya.
“Serius kamu kak?” tanya lagi Adel
“Yaiyalah del” saut Rudi
“Siapa kak calon kakak?” Adel mulai antusias. “Kasih tau aku dong” mulai kepo dan hendak berdiri duduk disebelah Rudi tetapi tak jadi karena tangannya dipegang Kevin.
“Mau kemana yang?” tanya Kevin
“Duduk sana mas. Mau liat ceweknya Kak Rudi” Adel menunjuk sofa kosong samping Rudi.
“Gak kamu disini” ketus Kevin
Adel menghela nafas berat lalu duduk kembali disamping istrinya.
__ADS_1
Hening
“Gue baru jadian sama Meli” tiba-tiba Rudi membuka suara yang sontak membuat Adel menganga tak percaya
“Kakak serius?” tanya Adel
“Iya serius. Malahan aku bilang ke Meli kapan ia siap dilamar ia cepat bilang ke aku agar aku segera lamar dia” ujar Rudi menjelaskan
“Wah selamat ya kak” Adel berdiri dan menghampiri Rudi menjabat tangannya
Kevin juga tak kalah senang. Ia sangat bahagia sahabatnya sudah memiliki tambatan hatinya.
“Congrats bro, cepet halalin oke” bisik Kevin ditelinga Rudi
Rudi tersenyum geli, ia juga tau bahwa temannya itu selalu membuat istrinya begadang tiap malam.
“Udah dapet jatah belum lo, napa otak lo gesrek?” ejek Rudi
“Si*lan lo” seru kesal Kevin
“Udah udah. Lo gak mau peluk gue buat hari bahagia gue ini” seru Rudi
“Kemarilah” berdiri lalu memeluk tubuh sahabat sekaligus bosnya itu.
Adel tersenyum bahagia melihat suaminya sangat baik dan selalu mendukung sahabatnya itu.
“Semoga hubungan kalian lancar sampai hari pertunangan kalian lagi” ujar tulus Adel
Rudi mengangguk lalu meminum susu hangat yang sudah dibawakan pelayan tadi.
“Terus kapan rencana lo ngelamar Meli?” tanya Kevin
“Nah itu yang belum gue tau. Gue tadi bilang ke Meli kalau dia udah bilang siap ke orang tuanya gue nanti bakal datang gitu” ujar Rudi
“Ya harus dong, gue gak mau didahului cecurut tengik itu” dengus Rudi saat mengingat Rey
“Cecurut sapa Rud?” tanya Kevin
“Tuh temen Adel juga” saut Rudi
“Temen?” tanya Adel dengan bingung. “Emang siapa? Tyo?” ujar Adel dengan mengerutkan dahinya.
“Bukan lah kalau Tyo mah udah gue anggep adek gue sendiri” celetuk Rudi
“Lah terus siapa? Kan emang temennya Adel itu doang” seru Kevin
“Rey” seru kesal Rudi
“Ehhh si Rey?” tanya Adel
“Iya lah” ketus Rudi. “Emang kamu gak tau?” sambung Rudi
“Kayaknya Meli gak pernah cerita soal Rey deh. Berarti mereka gak ada hubungan. Meli kalau ada apa-apa pasti bilang ke aku kak” ujar Adel
“Ya tapi tu laki ngejar-ngejar mulu. Kalau gini gue tenang Meli udah milik gue” Rudi mulai menyombongkan diri
“Heleh belum juga istri. Nih kayak gue ada istri tercinta” mencium pipi Adel
“Hey hey stop lo gak malu ya ada orang nih” gerutu Rudi
__ADS_1
“Lah siapa bilang lo patung huh” dengus Kevin
Akhirnya ketiganya bercakap-cakap ringan dengan diselingi tawa humor dari Rudi. Ya memang begitu Rudi dan Kevin hanya bersikap dingin diluar tetapi jika sudah bersama keluarga dan orang yang dia sayang maka sifatnya akan berubah hangat dan jail.
---*---
Sepeninggalan Rudi
Kevin dan Adel memasuki kamar lagi dan melanjutkan ritual yang telah digagalkan oleh Rudi. Sedangkan Rudi ia segera kembali ke apartemennya.
Melepas pakaian dan menyegarkan diri. Akhirnya Rudi mulai merebahkan dirinya di ranjang. Meraih ponsel di atas nakas Rudi membuka kunci layar itu.
Senyum kecil tersemat di bibirnya ketika ada notif pesan dari wanitanya.
Meli : Assalamu’alaykum mas, apa mas sudah sampai apartemen?
Meli : Kok gak dibales, mas belum sampai kah? Apa sudah tidur
Meli : Ya sudah kalau sudah tidur good night :*
Uhh manis sekali bukan chat aja manis begini, Rudi tak henti-hentinya tersenyum. Dan dengan lihai jari jemarinya menari di layar untuk membalas chat dari wanitanya.
Rudi : Wa’alaykumsalam, maaf sayang baru bales. Aku habis dari rumah Adel nih. Ini baru sampai apartemen. Aku belum tidur loh
Send
Rudi mengirimkan pesan singkat itu. Masih menerka apakah wanitanya sudah tidur apa belum dan ceklis biru. Ternyata dibaca pesan whatshappnya.
Berdebar menunggu balasan akhirnya
Ting
Meli : Oh aku kira tidur. Mas lagi apa?
Rudi : Tiduran sayang, kamu?
Meli : Mau ngerjain tugas mas
Rudi : Tugas? Udah malem loh
Meli : Sedikit kok, harus selesai malam ini
Rudi : Ya sudah mau aku temani?
Meli : Gak perlu mas, mas tidur aja besok kerja loh
Rudi : Beneran?
Meli : iya beneran mas, yaudah ya . Bye assalamu’alaykum. Mimpi indah loveyouu :*
Rudi : Loveyoutoo
Uh manis sekali, jadi rindu kalau begini batin Rudi. Akhirnya Rudi malam ini akan tidur dengan bunga mimpi indah dan perasaan bahagia yang membuncah dihatinya.
----*----
Bagaimana?
Baper gak, tahan ya para jomblo hehehe. Yang udah ada pasangan mah tinggal nempel doang kalau yang jomblo gigit jari sambil peluk guling aja hahahha sabar yah🤗😅
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE OKE.
VOTE KOIN DONG SAMA AUTHOR BIAR MAKIN SEMANGAT NIH 😅😅