Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Diam


__ADS_3

“Iya sayang, Mama ingin kamu sementara waktu berhenti kuliah agar menjaga kandunganmu” ujar Mama Nora menjelaskan.


“Tetapi Adel masih ingin lanjut kuliah ma pah, ini cita-cita Adel” ucap sedih Adel.


“Mama papa ngerti sayang, tetapi ini untuk kebaikanmu dan bayimu” seru Mama Nora pelan menjelaskan.


Sedangkan Mama Angel hanya diam dengan menatap wajah anaknya yang sepertinya enggan untuk sementara berhenti kuliah. Sejujurnya Angel tau bahwa kuliah adalah separuh jiwa dari anaknya. Anaknya sungguh sangat menginginkan segera lulus sarjana kuliah dan menurut Adel pendidikan adalah satu hal penting untuk dirinya.


“Tapi Adel masih belum bisa ma, Kuliah adalah keinginan Adel sendiri” ucap pelan Adel dengan menahan tangisannya.


Kevin yang melihat istrinya ingin menangis akhirnya menyuruh semua orang diam dengan isyarat. Seketika Kevin mendekat pada istrinya dan membawanya pada pelukan hangatnya .


“Sayang” panggil pelan Kevin


“Mama papa dan yang lain hanya ingin kebaikanmu dan bayi kita sayang. Menurut mereka jika kamu kuliah kamu akan kecapekan sayang. Mangkanya mama dan yang lain memintamu berhenti sementara dari kuliah agar kamu fokus menjaga anak kita” sambung Kevin menjelaskan


..... Adel masih terdiam.


“Tapi kalau kamu masih mau kuliah gakpapa sayang, aku gak bisa ngelarang kamu karena aku ngerti perjuangan kamu kuliah sayang. Dan semuanya jadi ini juga semua keputusan ada ditanganmu sayang. Tetapi aku hanya mengingatkan bahwa dokter tadi bilang kamu masih hamil muda dan jangan terlalu lelah karena bisa membahayakan bayi kita” tambah Kevin.


..... Adel masih hening.


Adel masih setia diam dipelukan Kevin, karena sepertinya tangis Adel akan pecah akhirnya Adel buru-buru berdiri dan berjalan menuju kamarnya. Segera ia masuk dan menguncinya. Ia masih butuh waktu untuk menjawab dan butuh berfikir pelan dan tenang. Karena semua ini akan ada resiko dibalik jawabannya.


Kevin mengejar istrinya ke kamarnya dan melihat istrinya masuk ke kamar lalu menguncinya, ia hanya bisa menghelas nafas berat. Kemudian Kevin kembali lagi keruang keluarga.


“Biarkan sementara ma, Adel juga butuh waktu untuk berfikir” seru Kevinm


Mama Nora pun mengangguk.


Melihat kejadian itu Meli pun memberanikan diri untuk berkata.


“Maaf tante om dan yang lainnya bukannya Meli mau ikut campur, tetapi memang sejak dulu Adel sangat sayang pada kuliahnya. Ia berusaha untuk membiayai kuliahnya karena memang ia sudah bertekat menjadi orang yang memiliki pangkat sarjana dan bisa membuktikan pada semua orang meski ia bukan orang mampu ia bisa mewujudkan cita-citanya ya meskipun harus kerja part time. Jadi mungkin dengan tante dan om meminta Adel berhenti kuliah mungkin akan membuatnya shock karena memang kuliahnya adalah separuh jiwanya.” Seru meli menjelaskan.


Seketika semua orang terdiam ketika selesai mendengar penuturan Meli. Ya memang Meli dan Tyo adalah sahabat dekat dengan Adel. Jadi mereka sudah faham betul apa yang terjadi dengan sahabatnya.


Berbeda dengan Adel yang berada dikamar. Setelah ia mengunci pintu ia langsung menyorot dan terduduk dibalik pintu. Memegang kedua kakinya yang menekuk dan menenggelamkan wajahnya di antara kedua kakinya yang berlutut dan badannya.

__ADS_1


Dia meneteskan air mata sebentar dan mencoba mengatur nafasnya kembali karena ia teringat kondisi dirinya yang sedang hamil. Menghembuskan nafasnya perlahan dan berdiri. Berjalan menuju kamar mandi dan membasuh wajahnya yang kusut karena menangis. Selesai membasuh Adel langsung berjalan menuju ranjang dan menutup sebagian dirinya dengan selimut.


Adel mulai menenangkan pikirannya dan mulai memejamkan matanya. Mencoba tidur untuk tidak membuat beban pikiran yang bisa mengganggu kesehatan janinnya dan akhirnya berhasil, Adel tertidur dengan tenang meski matanya terlihat bengkak tetapi masih dibatas wajar.


--*--


Kembali di Ruang Keluarga.


“Baiklah ma pa, kita tunggu bagaimana keputusan istriku saja bagaimana?” tanya Kevin


“Baiklah nak, mama dan papa setuju” saut Mama Nora dengan tersenyum.


Berbeda dengan Mama Angel ia berpamitan untuk kembali ke kamarnya karena ia mulai merasa pening dan sakit pada dadanya.


“Maaf Kevin, mama mau kembali ke kamar yah” seru Mama Angel pelan.


“Mama kenapa? Wajah mama pucat” tanya Kevin dengan khawatir.


“Tidak apa-apa nak, mama cuma butuh istirahat” ucap Mama Angel dengan tenang.


“Aku sedang lelah saja, aku akan istirahat oke” ujar Mama Angel dan berdiri lalu berjalan meninggalkan mereka menuju kamarnya.


Setelah sampai dikamarnya ia menutup dan mengunci pintunya lalu ia segera mengambil obat disamping nakasnya dan meminumnya.


“Aku berdoa semoga aku masih bisa menatap wajah rupawan calon cucuku Ya allah” lirih Mama Angel dengan meneteskan air mata.


“Aku hanya meminta itu ya allah ,tolong beri aku kesempatan untuk menatap wajah mungil yang lahir dari rahim anakku dan mendengarkan dirinya memanggilku Oma” sambung Mama Angel dengan manangis.


---***---


Kepergian Mama Angel membuat Kevin juga meninggalkan ruang keluarga untuk menuju kamar istrinya. Mendapati pintunya dikunci akhirnya ia mencari kunci cadangan. Tapi sialnya kunci didalam masih melekat dan membuat Kevin tak bisa membuka pintunya. Akhirnya ia menuliskan kertas kecil untuk istrinya dan diletakkan didekat pintu melewati lubang kecil dibawah pintu.


*Untuk Istriku tersayang.


Sayangku, aku tau kamu pasti merasa bimbang sekarang, tapi aku berjanji akan selalu mendukungmu dan selalu ada untukmu sayang. Apapun keputusanmu aku akan selalu menghargai, demi kebahagiaanmu akan selalu aku lakukan apapun untukmu. Jadi jangan membuat dirimu stress atau beban dalam pikiran oke. Pikirkan ada Baby Utun dalam perutmu sayang, aku tidak ingin utun sakit atau terguncang didalam perutnya sayang.


I love you my wife

__ADS_1


Dari suamimu tercinta


Kevin* .


Begitulah isi didalam surat yang Kevin tulis. Selesai menulis surat ia kembali ke kamar utama dan merebahkan dirinya diranjang. Ia masih berfikir dengan pikirannya.


“Apa aku terlalu egois pada istriku, hingga memintanya untuk berhenti kuliah dan membuatnya sedih seperti ini”seru Kevin dengan menatap pada langit-langit kamarnya.


“Tapi ini juga demi anakku dan istriku juga. Aku tidak ingin mereka lelah, huftt” gumam Kevin lalu menghembuskan nafas kasar.


Ia memijit keningnya yang pening lalu mencoba untuk menutup matanya agar tertidur, tetapi bukan tertidur ia malah terjaga dan merasa sulit. Ya bagaimana tidak sulit, Kevin terbiasa tidur dalam pelukan istrinya. Dan ia sekarang harus tidur sendiri dikamarnya tanpa guling hidupnya yang selalu menghangatkannya.


Jam menunjukkan pukul pukul 01.00 dini hari. Adel yang merasa lapar akhirnya membuka matanya dan mengusap matanya beberapa kali. Hingga matanya terbuka dan menatap jam yang menujukkan dini hari.


“Kamu lapar ya nak, pasti kamu lapar. Ayo kita kedapur cari makanan untuk kita makan oke Baby” gumam Adel dengan mengusap perutnya dengan sayang.


Melangkahkan kaki menuruni ranjang dan menuju pintu. Saat hendak membuka pintu kakinya merasakan sesuatu mengganjal kakinya, dengan perlahan Adel berjongkok dan mengambil sesuatu tersebut dan terlihat sebuah surat.


Ia meneruskan langkahnya membuka pintu setelah meletakkan surat tersebut diatas ranjang, dengan semangat Adel membuka kulkas dan terlihat beberapa bahan untuk membuat omelet.


“Baiklah malam ini kita makan omelet ya sayang” ucap Adel dengan mengajak bicara bayi dalam perutnya.


Tangan yang cekatan segera mengeksekusi makanan omelet dengan cepat. Dan jadilah sepiring omelet yang sudah sangat menggiurkan dimata Adel.


Dengan mata kelaparan ia segera menghabiskan sepiring Omelet sendiri. Setelah habis ia mencuci piringnya terlebih dulu lalu kembali ke kamarnya setelah meminum air putih.


Hendak tidur kembali tapi ia urungkan ketika melihat surat yang ada diatas ranjang. Dengan menyandarkan punggungnya di kepala ranjang ia mengambil surat dan membukanya.


Terlihat dilipatan surat tertulis. Dari suamimu tercinta. Seketika senyum tipis terukir dibibir Adel.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.

__ADS_1


__ADS_2