Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Kunjungan tak terduga


__ADS_3

Sedangan wanita yang berada dibalik pintu pun tercekat kaget, karena lelaki dibalik pintu itu adalah pria menyebalkan yang telah menabraknya di mall saat ia tengah berbelanja.


“Ini benar Rumah Adel?” tanya lelaki yang berada disebelah wanita itu


“Iya benar, kalian siapa?” tanya Rudi balik


Kevin dan Adel yang menunggu kehadiran Rudi dan seseorang yang telah menekan bel rumah pun bingung, karena sedari tadi Rudi belum kembali. Akhirnya keduanya pun menghampiri Rudi yang masih terpaku di pintu yang terbuka. Adel langsung mendekat dan menatap ke arah depan dimana seseorang yang telah menekan tombol bel rumahnya.


“Kalian” pekik Adel kaget dengan mata terbelalak lebar


Adel sungguh kaget karena kedatangan kedua sahabatnya yang mengejutkan. Bagaimana tak terkejut pasalnya ia belum memberitahu tempat tinggalnya pada keduanya tetapi mereka bisa sampai kemari.


Sedangkan Tyo dan Meli yang sedari tadi terdiam akhirnya bernafas lega ketika melihat orang yang tadi ia khawatirkan.


“Kalian bagaimana bisa sampai sini?” ucap Adel


Tyo hanya bisa menghela nafas kasar pasalnya ia masih didepan pintu malah ditanya bukan disuruh masuk dulu atau menawarkan duduk.


“Lu nyuruh duduk dulu kek, masak iya kita baru dateng masih diem berdiri udah lu tanyain” ketus Tyo mendengus kesal.


“Hehehhe iya lupa, ayo masuk” ajak Adel kepada kedua sahabatnya.


Rudi yang masih menatap tajam ke arah Meli pun hanya bisa membuat Meli tertunduk takut dan masuk mengekori sahabatnya Adel. Sungguh pandangan mata tajam menurut Meli.


“Untung ganteng, kalau jelek udah gak laku kali tu orang” sungut Meli dalam hati


Akhirnya Adel dan Kevin sudah duduk di sofa diikuti Meli dan Tyo sekaligus Rudi. Adel yang melihat Rudi menatap tajam kearah sahabatnya itu pun menjadi curiga. Bagaimana bisa Rudi menatapnya seperti itu padahal ini pertemuan pertama mereka. Tapi ia tahan untuk bertanya karena ia masih bingung kenapa sahabatnya tersebut bisa sampai dirumahnya.


“Jawab pertanyaan gue, kenapa kalian bisa sampai sini?” tanya Adel


Tyo dan Meli menatap satu dan lain, akhirnya mereka menghembuskan nafas kasar dan mulai berbicara


“Sebenarnya gue dan Meli ngikutin elu dari belakang saat lu naik taxi. Soalnya kita kepikiran sama elu takut lu nekat ngelakuin apa dan gak jadi pulang. Apalagi nih charger hp lo aja ketinggalan di meja cafe” ujat Tyo menjelaskan.


“Astaga iya gue lupa” ucap Adel sambil menepuk dahinya.


“Jadinya kalian ngikutin gue sampek kerumah gitu?” tanya Adel


Keduanya pun menganggukan kepalanya.


“Maafin gue yang selalu nyusahin kalian begini, thanks juga udah bawain charger gue” ucap Sendu Adel


“Udah lu kayak sama siapa aja, kita udah kek sodara ngapain lu sampek segitunya” ucap Meli


“Tapi gue nyusahain kalian. Kalian sampek ngikutin gue kemari loh” saut Adel


“Udah gakpapa itung-itung ini takdir, akhirnya kita tau rumah lu sama tuh suami lu” goda Meli


“hahahha iya juga sih, yaudah emmm bentar kalian belum kenalan yah” ucap Adel


“Mmm mas ini Meli sahabatku dikuliah dan ini Rudi dia juga sahabatku” ujar Adel ke arah Kevin


Kevin yang mendengar istrinya hanya menampilkan wajah dingin dan datar lalu, mencoba mengenal kedua sahabat istrinya tersebut.


“Salam kenal saya Kevin” ucap Kevin

__ADS_1


“saya Tyo dan ini Meli” saut Tyo sambil menunjuk ke arah Meli pula.


“dan itu siapa Del?” tanya Tyo melirik ke arah Rudi


“Oh iya lupa, itu kak Rudi asisten nya Mas Kevin” ujar Adel menjelaskan.


Tyo hanya mangguk-mangguk sedangkan Meli masih tertunduk kebawah tak berani menatap wajah pria yang menyebalkan menurutnya. Tetapi Adel malah semakin curiga karena sikap sahabatnya dan Rudi. Sepertinya mereka saling kenal, tapi Adel masih menahan karena disana masih ada sang empu yaitu Rudi. Sampai suara pelayan mengagetkan mereka.


“Ini non minumnya” ucap Bi Ira


“Makasih bi” saut Adel


“Nih kalian minum dulu” ujar Adel pada kedua sahabatnya.


“Makasih” serempak Meli dan Tyo


“Sama-sama” saut Adel dengan tersenyum.


Meli dan Tyo pun meneguk minum mereka sampai gelas kosong diatas meja.


“astaga seperti tidak pernah minum saja kalian” ucap Adel sambil geleng-geleng kepala melihat tingkah kedua sahabatnya.


“Gue haus banget tau Del, mikirin elu jadi gak bisa ngapa-ngapain tadi dicafe” ujar Meli


“Hehe maafin gue yah, lain kali gue gak gini deh” ujar Adel pelan


“oke” serempak Meli dan Tyo


-*****-


“Mah gimana tiket honeymoon Kevin dan Adel?’ tanya Papa Kevin


“Udah selesai pa, lusa mereka berangkat” suat Mama Nora


“Syukurlah, semoga mereka lekas memberi kita cucu ma” ucap Papa Kevin


“Aamiin pa, mama juga udah gak sabar buat nimang cucu” saut Nora dengan senyum mengembang


“Kayaknya kita harus kerjain mereka juga mah, biar mereka cepet ngasih kita cucu” ucap Papa Kevin dengan senyum menyeringai.


“Apa pa?” tanya penasaran Mama Nora


“nanti mama akan papa kasih tau, dan mama harus yang nyiapin keperluan Adel oke?” ujar Papa Kevin


“Oke pah” saut Mama Nora


-*****-


Kembali kerumah Kevin.


Ketiga sahabatnya itu sudah berada di taman belakang rumah Kevin dan Adel. Sambil berbincang membahas hal yang tidak penting sesekali wajah mereka tertawa bahagia.


Flash back on


Setelah kedatangan pelayan membawa minuman akhirnya Adel berbisik pada suaminya Kevin.

__ADS_1


“Mas aku ngajak temen-temen aku ke taman belakang boleh?” tanya bisik Adel


“Iya boleh sayang, aku juga mau ke ruang kerja sama Rudi mau ngerjain laporan. Boleh? Tanya balik Kevin pelan


“iya boleh mas yaudah gih ke ruang kerja” ucap Adel


Setelah mengecup kening istrinya akhirnya Kevin dan Rudi meninggalkan tiga manusia yang masih terduduk di ruang tamu. Sepeninggal suaminya Adel langsung mengajak kedua sahabatnya ke taman belakang rumahnya.


Flash back off


“Jadi lo ngikutin gue, takut gue bunuh diri kek di film-film gitu” ujar Adel tak percaya pada perkataan sahabatnya


“ih serius tau del, kita takut aja. Apalagi lo masih muda” dengus kesal Meli


“hahaha iya sorry sorry” ucap Adel


“Kita juga kasihan kali charger lo ketinggalan” ketus Tyo


“huhu iya maafin gue lah, gue kan pelupa” saut Adel


“Iya udah udah” ucap Meli


Adel yang teringat akan kejadian tadi ketika sahabatnya Meli melihat kedatangan Rudi menjadi pertanyaan besar dipikiran Adel. Akhirnya Adel beranikan bertanya pada Meli langsung.


“mmm Mel gue boleh nanya?” tanya Adel


Meli mengangguk dan menatap ke arah Adel, Adel yang ditatap akhirnya menghembuskan nafasnya dan mulai bicara.


“lu Kenal sama Kak Rudi?” tanya Adel


Deg..


.


.


.


.


.


.


.


. Maaf yah author kemarin gak update soalnya sinyal tidak memungkinkan. Author usahain besok bisa up dua episode. Yang penting jangan minta crazy up yah, soalnya 1 bab aja author isi 1000 lebih kata kalau suruh crazy up bisa-bisa tangan author keriting dulu. hehe bercanda🤗


.


.


.


.

__ADS_1


.Jangan Lupa LIKE dan VOTE sebanyak-banyaknya yah biar author makin semangat nih. dan jangan lupa klik Favorit oke. kasih komentar juga dong


__ADS_2