
10 bulan kemudian
Setelah Adel melahirkan, hari-harinya ia isi untuk merawat Baby Taqy dan Suaminya Kevin. Ya atas kesepakatan keduanya untuk merawat anak tidak akan memakai jasa baby sitter. Karena Adel yakin dan sanggup untuk merawat kedua lelakinya sendiri tanpa bantuan orang lain.
Ia ingin menjadi ibu rumah tangga yang baik, menjadi ibu yang baik untuk putranya dan menjadi istri yang baik untuk Kevin.
Mungkin beberapa bulan kemarin ia sempat kerepotan karena Baby Taqy setiap malam tidak pernah tidur tetapi Kevin tak pernah telat untuk menemaninya menjaga si buah hati. Sepulang kerja pastinya Kevin selalu mencari putra dan istrinya itu. Ia selalu pulang tepat waktu, tak pernah lembur dan pulang telat kecuali ia memiliki meeting penting.
Adel pun bersyukur karena ia memiliki suami yang pengertian dan perhatian. Setiap pagi Adel pasti bangun telat bagaimana tidak bayangkan saja Baby Taqy selalu tidur setelah shalat subuh dan akhirnya ketika ia tidur Adel pun ikut tidur. Jadinya setiap pagi Kevin mengambil semua perlengkapan kerjanya sendiri. Tak pernah mengeluh dan meminta aneh-aneh pada istrinya. Sungguh suami idaman.
Untuk Meli dan Rudi. Meli juga sudah melahirkan putri yang cantik berumur 6 bulan. Putri bernama Safira Nesya Mayasari, wajah cantik imut sudah dari lahir terlihat. Perpaduan Meli dan Rudi yang sempurna. Gen nya sama sama akurat jadinya perpaduannya pas sekali. Bayi lucu yang selalu dikunjungi oleh Baby Taqy itu sangat menggemaskan.
Dan hari ini Adel bersama kedua jagoannya berniat untuk bermain ke rumah Rudi dan Meli. Ya semenjak Meli melahirkan, Mereka tinggal dirumah yang dibeli Rudi sejak lama. Rumah yang letaknya hanya beda 4 rumah dari rumah Kevin. Hingga hampir tiap hari Adel bersama Baby Taqy main ke rumah Baby Nesya.
“Assalamu’alaykum”
Ceklek
“Wa’alaykumsalam, Non Adel sama Tuan Kevin silahkan masuk” ujar bibi
“Iya bi, Meli nya ada?” tanya Adel sambil berjalan masuk
“Nyonya ada Non, sebentar bibi panggilkan” membungkuk lalu berjalan pergi meninggalkan Adel, Kevin dan Baby Taqy.
“Hy jagoan daddy. Apa kamu senang?” tanya Kevin pada Baby Taqy
Baby Taqy hanya berceloteh dan bertepuk tangan ya mungkin jawabannya itu dia merasa senang dibawa ke rumah Rudi.
Beberapa menit kemudian terdengar langkah kaki mendekat.
“Hay Del” sapa Meli sambil mencium pipi Adel
“Hy Mel” saut Adel
“Hy gantengnya aunty” sapa Meli pada Baby Taqy
Baby Taqy pun hanya tersenyum lebar.
Meli dan Rudi pun ikut bergabung diruang tamu. Dengan Meli yang posisinya menggendong Baby Nesya.
“Nesya tidur kah Mel?” tanya Adel
“Iya Del, dia baru tidur semalem gak tidur dia” seru Meli
“Udah wajar bayi segitu, dulu juga Taqy tidurnya pas habis subuh” seru Adel
“Serius Del?” tanya Rudi
“Iya kak. Tanyain aja sama mas Kevin” tunjuk Adel pada suaminya.
__ADS_1
“Iya bener Rud, anak gue malam jam 12 an bangun dah, ntar abis gue sama istri gue subuhan dia tidur” ujar Kevin
“Gue juga gitu sekarang asli mata gue ngantuk, liat istri gue juga kasihan. Tapi gimana lagi dia gak mau pakek baby sitter” ucap Rudi
“Hahaha ya sama aja, Adel juga rawat sendiri dia gak mau pakek baby sitter” ucap Kevin
“Emangnya kenapa sih yang kamu gak mau pakek baby sitter?” tanya Rudi pada Meli
“Karena aku pengen rawat anak aku sendiri mas tanpa bantuan orang lain” seru Meli
“Bener kak, perkembangan bayi kita seorang ibu pasti ingin mengontrol sendiri perkembangannya. Meski memang kadang kita lelah tapi itu hilang ketika melihat bayi kita nyaman sama kita” seru Adel
“Nah Rud, lo tau kan jawabannya. Jadi gue gak maksain istri gue. Malahan gue bantu dia jagain Taqy kalau malem dan sepulang kerja” sambung Kevin
“Cih lo mah enak langsung pulang, lah sisanya urusannya kasih ke gue” gerutu Rudi
“Lah lo kan digaji sama gue untuk itu” ejek Kevin
“Yayayaya” ngalah Rudi.
---*---
Menjelang siang Adel dan Meli akan memasak bersama untuk mereka berempat. Akhirnya anak anak mereka dititipkan pada sang papa muda.
“Daddy, mommy titip Taqy yah, mommy mau masak bareng sama Meli” pamit Adel
“Baiklah ayo sini jagoan bareng daddy” seru Kevin mengambil ahli gendongan Baby Taqy
“Yaudah yang kamu masak sana. Nesya pumpung diem ini” seru Rudi
Sepeninggalan Meli dan Adel, akhirnya kedua papa muda itu menimang anak mereka masing-masing. Baby Taqy yang sudah pandai berjalan meski masih jatuh itu nampak aktif. Bergerak ke kanan ke kiri, jalan ke depan dan belakang sampai merangkak dibawah meja membuat pusing Kevin.
“Hey boy kemari. Jangan merangkak kesana sayang” omel Kevin saat Baby Taqy merangkak kebawah sofa
“Ayo nak kemarilah disana ada laba-laba nanti” seru Kevin
“Babababababa” oceh Baby Taqy dengan tetap dalam posisi dibawah sofa
“Oh ayolah boy, kemari jika mommy mu tau daddy akan dimarahi” seru Kevin
Tetapi bukannya mendekat Baby Taqy semakin merangkak dibawah Sofa hingga Kevin kesulitan mengambil sang anak.
Untuk Rudi sendiri, karena suara ocehan Kevin akhirnya Baby Nesya terbangun dan menangis.
“Oh anak papa cup cup ya sayang” rayu Rudi dengan menimang si bayi cantik itu.
Oek oek
“Loh kok malah nangis, ayo sama papa nak cup cup” menggendong ke kanan dan ke kiri
__ADS_1
Hah kedua papa muda itu dibuat kerepotan oleh anak-anaknya. Baby Taqy yang masih dibawah sofa dan Baby Nesya yang masih menangis. Hingga akhirnya suara mereka sampai terdengar ke dapur.
“Astaga Mel, anak lo kenapa” seru Adel
Meli langsung berjalan cepat ke ruang tamu bersama Adel. Sesampai disana terlihat Kevin yang berjongkok sambil tangannya diulurkan seperti hendak menggapai sesuai dibawah sofa. Sedangkan Rudi masih mencoba menenangkan anaknya dengan menimang dan dibawa jalan.
“Sayang kemarikan. Astaga kamu apain si Nesya” amuk Meli pada Rudi.
“Gak aku apa-apain yah, tuh si Kevin rame jadinya anak kita bangun” gerutu Rudi tak mau disalahkan.
“Lah kok gue sih, nih anak gue dibawah sofa gue manggil gak dipeduliin” seru kesal Kevin.
“Oh gitu, daddy nyalahin Taqy gitu” ucap Adel dengan mata melotot
“Eh enggak mommy bukan begitu” gelagapan Kevin
“Minggir” usir Adel lalu jongkok di tempat Kevin menatap sang anak yang asyik merangkak.
“Hey anak mommy kemari nak” ujar lembut Adel
Dan benar saja Baby Taqy merangkak ke arah Adel dan,
Hap
Baby Taqy berada dipelukan sang mommy.
“Kamu ya boy, mau bikin daddy dimarahin mommy yah” ucap Kevin sambil mengusap pipi Baby Taqy
“Daddy kurang sabar sama anak” lembut Adel berucap.
“Iya maafin daddy ya mommy” memelas Kevin
Adel mengangguk bagaimana pun namanya suami pasti ia tidak bisa menenangkan sang anak. Karena kebanyakan pasti sang anak lebih dekat dengan sang ibu ketika masa-masa pertumbuhan seperti ini.
---*---
Bagaimana dengan part ini ?
Masih mau lagi gak extra partnya? lanjut gak?
Yang tanya kok udah tamat ceritanya Meli lahir gimana?
Nih aku jawab yah aku tulis disini di extra part tetapi gak aku jabarin karena memang ceritanya pasti hampir mirip sama part lahiran Adel.
Terus yang tanya nasib Rey?
Si Rey masih sendiri masih jomblo si babang ganteng galau karena dua wanitanya sudah didahului oleh lelaki lain. Jadi dia menenangkan hatinya sekarang.
Untuk kisah Aqila sama James, Aku sudah siapkan sequelnya oke. Tenang saja tunggu kejutannya.
__ADS_1
Oh iya jangan lupa ikut Grub GC JBlack karena bakal ada kuis untuk merayakan tamatnya novel author. bakal ada bagi-bagi poin nih. Yuk masuk
AYO JANGAN LUPA LIKE DAN VOTENYA