Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
obral


__ADS_3

"Bu....ini tugas saya" ujar Rangga salah satu mahasiswa yang terkenal playboy di kampus dan sialnya mahasiswa itu adalah bimbingan Airin.


"Bu" panggil Rangga lagi membuat lamunan Airin buyar seketika


"Ma-af.....saya sedang tidak fokus" ujar Airin gugup


"Ibu sakit? atau belum minum Aq*a" tanya Rangga sambil tersenyum kecil


"Tidak,,mana tugas kamu?"


"Itu bu"ucap Rangga menunjukkan tumpukan kertas resume nya yang sudah dia letakkan di atas meja.


"Lain kali kalau saat jam pelajaran jangan mengobrol lagi kalau kamu tidak mau di tugas kan lebih banyak dari ini" ingat Airin pada mahasiswa nya ini


"Ibu kalau sedang galau tambah cantik" goda Rangga lalu segera pamit membuat Airin terdiam.


Setelah kepergian Rangga Airin segera mengeluarkan kaca kecil dari tas nya,Airin melirik kiri kanan lalu menoleh pada kaca tersebut,di perhatikan nya wajah nya dengan seksama tidak begitu buruk bahkan Airin bisa di bilang cantik dengan mata sipit,bibir mungil dan kulit wajah putih hanya saja dia selalu berpakaian longgar hingga tak menampakkan lekuk tubuh nya yang bisa di bilang juga cukup berisi mungkin bisa jadi lebih seksi dari pada Jenny.


"Kenapa mas Ibram sama sekali tak tertarik pada ku" batin Airin

__ADS_1


"Apa Jenny lebih cantik dari ku, padahal perempuan itu hanya mempertontonkan lekuk tubuh nya yang terkesan seksi,bahkan seperti barang obralan" kesal Airin sambil memasukkan kaca kecil itu kedalam tas nya kembali.


****


"Assalamualaikum ma" ujar Ibram lembut


"Waalaikumsalam ram,oh ya mama mau mengingatkan kamu kalau acara hantaran Anita senin depan ya ram,jangan lupa datang kamu ram,kalau bisa lebih awal karena mama mau memberikan kebaya nya pada Airin agar terlihat serasi saat acara,takut nya ada yang harus di perbaiki lagi" ujar sang mama terlihat antusias.


"Iya ma,apa mama sudah menghubungi Airin?" tanya Ibram


"Sudah, Minggu kemarin juga sudah mama hubungi untuk minta ukuran baju Airin,tadi mama juga menghubungi nya tapi tidak di angkat mungkin Airin sedang mengajar"


"Ya sudah kalau begitu salam sama Airin ya, assalamualaikum"


"Iya ma, waalaikumsalam" sahut Ibram lalu menutup ponselnya


Ibram menghela nafas panjang,acara hantaran pernikahan adik perempuan nya Senin dan di lanjutkan pernikahan,dia harus datang Minggu hingga acara selesai, harus berapa lama dia bersama Airin berpura-pura menjadi pasangan suami istri sungguhan.


Lalu bagaimana dengan kamar mereka sudah pasti mereka satu kamar,jika Jenny tau pasti Jenny akan marah besar.

__ADS_1


Bagaimana cara menjelaskan pada Jenny kalau dia akan pulang ke Semarang Minggu depan.


Orang tua Ibram memang menetap di Semarang berbeda dengan orang tua Airin yang memang sudah pindah ke Jakarta sejak Airin kuliah dulu,Ibram merantau Ke Jakarta dan bekerja di salah satu kantor terbesar sebagai Akuntan di sebuah perusahaan asing.


****


"Tidak!!! kamu akan pergi satu Minggu mas bersama perempuan itu, pasti kalian akan satu kamar,tidak bisa!!!" tolak Jenny


"Sayang,ayolah mengerti aku kali ini saja,ini tentang pernikahan adik perempuan ku sayang mana mungkin aku tidak datang,Satu kamar pun aku tidak akan menyentuh nya kamu tau sendiri bukan aku mencintaimu dia bukan selera ku" bujuk Ibram


"Tapi kenapa harus bersama dia mas,aku kekasih mu"


"Tapi orang tau nya dia istri ku sayang"


"Nikahi aku!!" tegas Jenny


"Jangan ngaco sayang"


"Nikahi aku mas, meskipun secara siri dan aku juga akan tinggal bersama kalian agar aku tau kalau kamu dan dia tidak satu kamar hanya ada aku di hati kamu"

__ADS_1


Ibram terdiam sejenak bagaimana dia bisa menikahi Jenny dan tinggal satu rumah.


__ADS_2