Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Kenapa harus anakku?


__ADS_3

“Nona Sheirin” ucap Lelaki itu dengan menunduk takut


“Breng*ek, cari keberadaan wanita jal*** itu. Hidup atau mati bawa kedepanku” ucap geram Kevin


“Baik tuan” saut Rudi dan orang kepercayaannya.


“Saya beri kamu waktu buat bawa Sheirin didepan saya, saya akan melepaskanmu. Tetapi jika kamu mencoba kabur atau bersekutu kembali dengan wanita ular itu. Saya jamin rumah kamu sekaligus keluarga kamu akan saya hanguskan. Mengerti” seru Kevin dengan wajah mengerikan


“Iya tuan” saut lelaki itu


Akhirnya Kevin pergi dari ruangan itu lalu berjalan kembali menuju mobilnya diikuti Rudi.


“Anda mau kemana tuan?” tanya Rudi setelah membukakan pintu untuk Kevin


“Kembali kerumah sakit” titah Kevin


Yah akhirnya Rudi membawa mobilnya kembali menuju ke rumah sakit. Memang seperti itulah mereka berdua. Ketika bekerja Rudi akan bersikap seperti bawahan pada atasan, tetapi jika ketika mereka diluar jam kerja mereka akan layaknya saudara kandung.


--*--


Dirumah sakit


Setelah menunggu beberapa saat akhirnya pintu ruangan Adel terbuka.


Ceklek


Terlihat wanita paruh baya duduk dikursi roda dengan didorong oleh lelaki tampan. Ya siapa lagi kalau bukan Mama Angel dengan Axel.


Axel mendorong kursi roda mamanya mendekat kepada kakaknya. Setelah mendekat akhirnya Axel duduk disofa ruangan itu bersama Meli dan Aqila.


Sedangkan Mama Angel yang melihat kondisi sang anak akhirnya air matanya jatuh. Tidak bisa dipungkiri hari ini adalah hari paling terkacau dalam sejarah hidup anaknya . Melihat anaknya yang seperti tak punya semangat hidup membuat Mama Angel merasa dihujam banyak peluru didadanya.


“Anakku sayang” ucap Mama Angel dengan menggenggam tangan sang anak. “Ini mama nak” menghela nafas pelan.” Adel sehat?” tanya Mama Angel dengan air mata yang jatuh dipipinya.


Adel masih terdiam.


“Adel sayang dengerin mama nak, Anak itu titipan dari Allah. Allah berhak memberi sekaligus mengambilnya lagi darimu nak. Mungkin Allah memiliki rencana indah untukmu nak, Allah lebih sayang pada anakmu. Maka dari itu Allah mengambilnya. Tetapi mama yakin allah akan mengganti dengan yang lebih baik nanti nak” ucap lirih Mama Angel


Adel bisa mendengar, akhirnya ia menatap pada manik mata mamanya. Air mata Adel jatuh.


“Tapi kenapa harus anakku ma? Kenapa ma? Padahal aku sangat menyayangi anakku ma? Kenapa Allah ambil anakku ma” ucap Adel dengan linangan air mata.


“Usttt, sayang Bayi kita itu milik Allah, allah yang memberi kita nafas, dan hanya Allah yang tau soal hidup, mati dan jodoh setiap orang” ucap Mama Angel


“Kamu harus yakin sama Allah, dibalik peristiwa ini akan ada banyak hikmah nanti nak” lanjut mama Angel dengan menggenggam tangan anaknya.


“Tapi Adel belum ikhlas ma, Adel sayang anak Adel mah. Kenapa Allah gak adil sama Adel mah. Kenapa” teriak Adel


Akhirnya Mama Angel berdiri dan memeluk Adel. Axel, Meli dan Aqila pun mendekat keranjang Adel. Sungguh melihat kondisi Adel membuat hati mereka sakit. Dimana wajah ceria Adel, celotehannya sekarang terganti dengan air mata yang terus turun dipipi Adel.


“Heyy sayang ,usst ustt lihat mama” seru Mama Angel melepaskan pelukannya dan menangkup wajah anaknya.


“Lihat mama dan dengerin mama” lanjut mama Angel


Adel menatap manik mata mamanya.

__ADS_1


“Dulu mama juga pernah merasakan kehilangan sepertimu nak. Ingat dulu bagaimana rasanya mama ditinggal pergi oleh papamu nak. Memang sakit sampai mama juga berfikir Allah gak adil sama kita. Tapi mama mencoba bersabar dan kuat demi orang yang mama sayang yaitu kamu dan adik-adikmu. Dan dari kehilangan papamu. Mama diberi kebahagiaan dari ketiga anak mama. Itu sudah hikmah dari kejadian menyakitkan itu nak. Kamu harus ikhlas”Ujar mama angel dengan mengusap pipi Adel dan mencium keningnya.


“Hiks hiks” Adel hanya menangis sesegukan


“Menangislah nak tapi hanya untuk hari ini” seru Mama Angel dan merengkuh kembali tubuh sang anak dalam pelukannya.


Adel hanya menangis dan Meli pun menjadi ikut menangis. Ia menjadi iba dan kasihan pada keadaan sahabatnya. Apalagi Axel dan Aqila akhirnya mereka mendekat dan ikut memeluk kakak dan mamanya itu. Menyalurkan kekuatan agar sang kakak menjadi ikhlas dan kuat.


Tanpa mereka sadari ada sepasang mata didepan pintu yang melihat semua itu.


“Ya allah, aku hanya meminta berilah kekuatan untukku dan untuk istriku” lirih Kevin dengan menghapus air mata nya secara kasar


Setelah meyakinkan diri untuk tidak meneteskan air mata. Akhirnya Kevin membuka pintu kamar Adel.


Setelah pintu terbuka, Kevin mendekat diranjang istrinya. Dan Mama Angel melepaskan pelukannya lalu turun dari ranjang dibantu Kevin dan mendudukkan dirinya dikursi roda kembali.


“Terimakasih nak” ucap Mama Angel


Kevin mengangguk lalu beralih duduk diatas ranjang menatap sang istri.


“Sayang” panggil Kevin dengan menangkup wajah sang istri dan menghujami dengan ciuman


Cup


Cup


Cup


Kevin mencium kening, kedua mata, pipi , hidung dan bibir Adel.


“Anak kita mas” lirih Adel dengan menatap wajah sang suami.


“Iya sayang, anak kita sudah disyurga. Anak kita sudah bahagia disana. Dan kamu harus ikhlas jangan seperti ini. Apa kamu ingin anak kita bersedih disana melihat mama nya seperti ini” lirih Kevin


Adel menggeleng pelan.


“Nah kalau gak mau. Mas mau kamu jangan nangis lagi sayang. Kita harus ikhlas” ucap tegas Kevin


“Maafin aku mas hiks maafin aku gak bisa jaga anak kita” lirih Adel dengan sesegukan


“Usttt, itu sudah terjadi sayang. Sekarang yang harus kita lakuin ikhlas dan nanti kita coba lagi” goda Kevin agar istrinya tersenyum


“Ihh mas, masih bisa mesum” ucap kesal Adel dengan menghapus air mata nya


“Nah gitu dong, ini baru istri mas” ucap Kevin lalu mencium pipi istrinya.


“Peluk mas” rengek Adel


Kevin langsung merengkuh tubuh istrinya dan memeluknya erat. Menghujami ciuman dipuncuk kepala istrinya dengan mengusap punggung sang istri.


Adel mulai merasa tenang dan akhirnya tidur dalam pelukan Kevin. Menurut Adel pelukan suami adalah tempat ternyaman untuknya bersandar dan melepaskan segala beban dipikirannya.


Kevin yang mendengar nafas teratur istrinya, akhirnya menidurkan tubuh istrinya pelan dan menyelimuti tubuh istrinya itu. Kevin masih mengusap pipi istrinya dan menatap wajah sayu cantik itu. Setelah selesai ia mendekat kearah sofa diruangan itu.


Disana masih ada Mertua, dan adik dari sang istri sekaligus sahabatnya juga.

__ADS_1


“Maafkan Kevin mah, gak bisa jagain Adel” ucap Kevin dengan memegang tangan mertuanya


“Udah nak, ini udah jalan takdirnya Adel. Sudah allah rencanakan semuanya nak. Kamu harus kuat untuk istrimu” ucap Mama Angel dengan mengusap tangan menantunya itu.


“Mama minta kamu harus kuat dan jangan pernah sakitin anak mama” saut Mama Angel


“Iya ma, Kevin janji gak bakal sakitin anak mama” seru Kevin yakin


“Terimakasih nak” lirih Mama Angel dengan manghapus air mata yang sudah ingin menetes.


Kevin pun mengangguk.


“Emmm Pak, kalau boleh tau? Apa sudah diselidiki semua ini?” tanya pelan Meli


“Sudah mel ,dan ini memang sudah direncanakan”ucap Kevin dengan wajah serius.


“Astagfirullah, siapa orang jahat itu pak. Yang tega bikin Adel begini” ucap Geram Meli


“Nanti kamu akan tau Mel, sabarlah. Sudah aku urus semua” ucap serius Kevin


“Sungguh manusia ular” geram Meli


Mama Angel yang mendengarpun juga menjadi bingung.


“Maksutnya apa ya nak kevin?” tanya Mama Angel


“Kecelakaan Adel sudah direncanakan ma” lirih Kevin


“Jadi maksutnya memang disengaja sama seseorang begitu?” tanya Mama Angel


“Iya ma” Kevin pun mengangguk


“Astagfirullah, siapa yang tega pada anakku” lirih Mama Angel dengan meneteskan air mata.


“Usst udah ma, Kevin pasti akan mengurus semuanya ma” ucap Kevin


“Tolong beri keadilan pada yang salah nak” seru Mama Angel


“Pasti mah” yakin Kevin


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah.Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.


Insya allah Bab selanjutnya akan ada visual dan kuis untuk merayakan Novel karya author ini telah lulus kontrak.


Terimakasih atas semua readers yang setia membaca cerita author pertama ini🤗


Terimakasih sudah selalu setia menemani author hampir 4 bulan ini🤗


Yuk segera gabung di grub Author juga oke.

__ADS_1


Jangan lupa akan ada kuis juga


__ADS_2