Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Perjuangan Meli dan Rudi


__ADS_3

Dengan menghembuskan nafas berat dan syukur akhirnya Meli membuka matanya dan lega karena mobil yang ia tumpangi selamat sampai tujuan.


Dengan langkah pasti ia berjalan keluar dan menuju pintu utama. Terlihat disana Adel sudah menunggunya.


“Assalamu’alaykum” salam Meli


“Wa’alaykumsalam” jawab Adel langsung memeluk sahabatnya itu.


“Lo gak kenapa-kenapa kan Del” tanya Meli


“Gak papa kok ayo masuk” ajak Adel


“Alhamdulillah, iya iya” seru Meli


Lalu diikuti Rudi dibelakang dan mereka langsung menuju ke ruang tamu. Disana sudah ada Kevin yang menunggunya.


“Tepat pas” seru Kevin


“Hah demi lo gue harus kesini tepat waktu” dengus kesal Rudi


Meli yang mendengarkan pun memicingkan matanya.


“Maksutnya apaan” tanya Meli


“Gue ngebut gara-gara Kevin ngasih gue waktu 1 jam buat kita kesini” saut Rudi


“apa!! Astaga. Tau gak tadi jantung gue mau copot gara-gara Kak Rudi lajuin mobil kenceng banget tau Del” seru Meli


“Hah? Astaga maafin suami gue yah” jawab Adel dengan raut wajah penyeselan.


“Yayaya gue maafin ,dan ini buat apa gue disuruh kemari. Lo tau gue diculik dari kampus kesini” pekik Meli kesal.


“Hehheh maafin gue dong, ih marah mulu” goda Adel


“Huh, kalau gak karena khawatir ma lo mah, gue ogah ikut dia” dengus kesal Meli


“Iya iya udah jangan ngambek dong” rayu Adel


“Hmmm” deheman Meli


Adel hanya diam dan kembali mendekat kearah Kevin. Ia mulai menegakkan tubuhnya dan mencubit lengan suaminya pertanda Kevin harus mengucapkan apa permintaan Adel.


“Gue nyuruh kalian berdua kesini karena Adel ngidam makan cimol ,tapi ia minta cimol itu buatan kalian berdua” seru Kevin


“Apa!!!” pekik Meli dan Rudi serentak


“Astaga” seru Meli dengan memijat pelipisnya yang sedikit pusing


Begitupun Rudi, ia memijit bagian tengkuk kepalanya yang seketika terasa berat.

__ADS_1


“Bagaimana bisa ,aku diculik kemari hanya untuk memasak cimol. Banyak pelayan disini kenapa kami yang disuruh membuatnya” seru Meli dengan kesal


“Pliss gue pengen banget buatan elu” memelas Adel


“Tapi ya gak gini juga Del, astaga” tak habis pikir Meli dengan permintaan sahabatnya itu.


Kenapa harus buatannya bahkan jika diitung buatan Ia dan pelayan dirumah pasti lebih enak buatan pelayan Kevin.


“hah” menghela nafas berat


Lalu Rudi pun mengangguk kepala tanda setuju. Sedangkan Meli langsung menatap kearahnya ketika Rudi menganggukkan kepalanya.


“Lo setuju? Emang lo bisa bikin” ledek Meli.


“Astaga jaman sekarang ada Hp” saut Rudi


“Yakin lo, modal hp doang. Emang kejamin tu enak” sinis Meli


“Ya enak lah” dengus Rudi


Adel yang melihat perdebatan mereka pun terkekeh, Kevin pun terheran.


“Kenapa sayang?” tanya Kevin


“Cimol buatan Meli itu sangat lezat lo mas, inget banget aku dulu pas dia masakin cimol aku” seru Adel dengan mengingat masa ketika Meli membuatkannya Cimol.


“Iya kah yang?” tak percaya Kevin. Adel pun mengangguk “ serius mas nanti cobalah sendiri” jawab Adel


“Lah plis dong buatin ya, anak gue pengen. Masak lo tega buat anak gue ngiler” memelas wajah Adel


“Yayaya gak pakek wajah itu lagi, gue gak bisa lihat tu wajah kalau udah melas gitu” pasrah Meli


“Jadi lo mau buatin?” tanya berbinar Adel


“Iya gue mau, ada bahannya?” tanya Meli


“Ada semua, gue tadi udah beli bahannya” jawab Adel


“Bagus yaudah kedapur” ajak Meli


“Hey hey ajak Kak Rudi juga” seru Adel


“Gak pakek dia ,gue bisa sendiri” jawab cepat Meli


“Gak mau, gue pengen buatan kalian berdua” seru kesal Adel


“Astaga kalau ada dia gak bakal jadi cimolnya” seru Meli


“Eh lo kira gue perusak masakan gitu. Gue bisa yah” ujar Rudi dengan menegakkan badannya.

__ADS_1


“Yayaya kita lihat” saut Meli


Lalu keempatnya langsung berjalan menuju dapur, pelayan yang berada didapur menjadi pergi karena kode yang diberikan oleh Meli.


Dengan telaten Meli pun mengeluarkan semua bahan yang ia perlukan, sedangkan Rudi hanya menatap kearah Meli.


“Astaga lo cuma mau diem dong gitu” dengus kesal Meli ke arah Rudi. “Terus gue mau ngapain?” tanya Rudi


“Huh percuma ada lo, tapi lo gaktau mau ngapain” sinis Meli


“Yaudah yaudah gak usah marah mulu napa, ajarin gue juga” ujar Rudi


Akhirnya dengan teliti Meli mengajarkan cara membuatnya dengan cimol dengan Rudi. Karena jahil akhirnya Meli mengoleskan tepung ke wajah Rudi.


“Ah wajah tampan gue jadi kotor” pekik Rudi. “Astaga lo kepedean banget yah” ledek Meli


“Gue emang tampan, sini lo gue balas” seru Rudi lalu menarik tangan Meli dan menguncinya keatas dan membalas mengoles tepung ke wajah Meli hingga mengotori bajunya.


“Yah, liat nih baju gue kotor” cemberut Meli.


“Rasain” seru Rudi


“Awas lo yah” ancam Meli


Akhirnya makanan yang ditunggu pun telah jadi. Dengan bangganya Meli membawanya dengan santai ke meja makan. Dengan mata berbinar Adel menerima piring cimol tersebut dan mulai mengambil satu biji cimol.


“Ahhh enak” ucap Adel ketika cimol sudah berada didalam bibirnya


Kevinpun tak kalah ingin. Ia langsung mencicipi nya dengan mengambil sebiji dan mengambilnya.


“Ehh beneran enak lo ini”Seru Kevin


“Bagaimana bener kan mas?” tanya Adel


“Iya bener kamu sayang” jawab Kevin


“Huh ya jelas dong. Kalau masakanku mah pasti enak” ujar Meli


“Cih padahal membuatnya bersamaku” dengus Rudi


“yayayayya bersamamu” ledek Meli


Akhirnya cimol yang banyak itu tandas dimakan berempat oleh mereka. Ada rasa kepuasan sendiri dalam diri Meli karena bisa membahagiakan sahabatnya tersebut. Meski membahagiakan hanya dengan membuat cimol tapi Meli menjadi sangat bahagia. Begitupun dengan Adel ia tak menyangka jika sahabatnya dan teman suaminya mau membuatkannya meski ia tau jadwal kuliah dan kantor mereka sangat padat. Adel hanya bisa mengucapkan terimakasih kepada mereka berdua.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.

__ADS_1


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah.Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.


__ADS_2