Jodoh Pilihan Mama

Jodoh Pilihan Mama
Pregnant


__ADS_3

Setelah Dokter memeriksa Adel, Dokter mengajak Kevin untuk duduk dikursi yang sudah disediakan. Dengan raut wajah bahagia Dokter mengulurkan tangannya pada Kevin.


“Selamat Pak Kevin anda akan menjadi seorang ayah” ujar Dokter dengan senyum bahagia


Kevin masih terdiam mencoba mencerna perkataan dokter seketika matanya berkaca-kaca.


“Maksut Dokter, istri saya sedang hamil?” lirih Kevin


“Betul pak, istri anda sedang hamil. Usia kandungannya masih 7 minggu” ucap Dokter


“Alhamdulillah, terimakasih atas semua rejeki ini ya allah” ucap syukur Kevin


“Tolong jaga istri anda ya pak, usia kehamilan ini masih rentan. Jangan buat istri anda stress, lelah dan banyak pikiran ya pak” ujar Dokter menjelaskan


“Iya dok, saya pasti menjaganya. Terimakasih banyak dok” ucap Kevin dengan menjabat tangan sang Dokter.


Setelah Dokter pergi Kevin segera menghampiri ranjang istrinya dan duduk disebelah istrinya. Ia memandang wajah istrinya yang pucat tersebut. Seketika ia juga merasa menyesal karena semalam telah membuat istrinya kelelahan. Tetapi ia bersyukur bahwa kondisi anaknya kuat dan sehat.


Kevin dengan bahagianya menghubungi keluarganya yang berada dirumah. Sontak semua keluarga menjadi bahagia dan berbondong-bondong untuk pergi kerumah sakit.


Setelah Adel sadar nanti ia akan dipindahkan keruang VVIP sesuai permintaan Kevin. Dengan senantiasa Kevin masih menunggu istrinya yang belum sadar. Perlahan jari jemari Adel bergerak, mata indah itu mulai mengerjap-ngerjapkan matanya. Sontak Kevin langsung mendekatkan wajahnya pada istrinya.


“Alhamdulillah kamu sudah sadar sayang” ucap Kevin dengan mata berkaca-kaca.


“Aku dimana mas? Terus mas ngapain nangis” ucap Adel pelan dengan menyeka air mata suaminya yang jatuh


“Kamu ada dirumah sakit sayang, aku bahagia sayang terimakasih terimakasih” saut Kevin dengan menghujani ciuman diwajah istrinya


“Makasih buat apa sayang?” tanya Adel


“Sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ibu sayang” bisik Kevin


Sontak mata Adel membulat dan berkaca-kaca. Ia langsung memegang perutnya dan tangisannya pun pecah.


“Aku hamil mas? Aku hamil. Beneran?” ucap Adel


“Iya sayang beneran, kamu hamil sayang. Ada anak kita disini” ucap Kevin dengan mengusap perut istrinya.


“Alhamdulillah ya allah. Engkau kabulkan doa hamba” lirih Adel


“Jangan sedih sayang, kita jaga baik-baik rejeki ini” seru Kevin


Adel pun mengangguk lalu Kevin langsung memeluknya dengan erat. Ia terus menghujani ciuman diwajah istrinya tersebut. Dan tak henti-hentinya mengucapkan terimakasih pada istrinya.


30 menit kemudian


Tok tok tok


Terdengar pintu ruangan Adel diketuk oleh seseorang, akhirnya Kevin membukakan dan muncullah semua keluarganya dari balik pintu.


Dengan raut wajah bahagia mereka datang, tetapi Kevin langsung berkacak pinggang.


“Ustt jangan ramai, Adel baru tidur” seru Kevin


“Astaga sayang, kami kira apa. Mama ingin ketemu Menantu mama sama calon cucu mama” saut Mama Nora


“Mama duduk aja dulu, Adel baru tidur ma” seru Kevin


Akhirnya semua keluarga pun mengerti dan mereka memilih bersantai didalam ruangan dengan mengobrol ringan.


Terdengar suara Adel pelan memanggil Kevin.

__ADS_1


“Mas mas” lirih Adel


Kevin yang mendengar akhirnya langsung mendekat keranjang diikuti oleh Mama Nora dan Mama Angel


“Iya sayang” jawab Kevin


“Mau minum” ucap pelan Adel


Kevin mendekati meja dan mengambil minum lalu meminumkan secara perlahan pada istrinya. Selesai meletakkan gelas, Adel melihat wajah kedua mamanya dibelakang suaminya.


“Mama Nora Mama Angel” ucap Adel dengan tersenyum


“Selamat ya sayang” seru serempak Mama Nora dan Mama Angel


“Makasih ma, mama bakalan jadi oma” ujar Adel


“Iya nak, kamu harus jaga baik-baik kandungan kamu yah” nasihat Mama Angel


“Pasti ma, pasti Adel jaga” ucap yakin Adel dengan memegang perutnya.


“Ya udah kamu istirahat lagi sayang” seru Kevin


“Gak mau mas, aku mau duduk aja. Aku laper mas” ucap Adel


“Kamu laper sayang. Mau makan apa? Ah ini ada makanan dari rumah sakit” saut Kevin


“No, aku gak mau makanan itu” tegas Adel


“Terus kamu mau makan apa yang?” tanya Kevin


“Seefood sama buah strawberry” seru Adel


“Serius yang?” tanya Kevin


“Baiklah aku tanyakan ke dokternya dulu apa boleh makan seefood oke”


“Oke mas, cepetan yah” seru Adel


Kevin mengangguk lalu mencium kening istrinya dan berlalu pergi menuju ruangan Dokter Kandungan istrinya.


Setelah berkonsultasi dan diperbolehkan, dengan semangat Kevin mencari penjual seefood dan strawberry. Setelah mencari tau akhirnya ia melajukan mobilnya menuju restaurant tersebut.


Tidak perlu waktu lama, 30 menit pesanan Seefood pun jadi. Lalu Kevin pergi menuju supermarket, ia mulai berjalan menuju bagian buah dan mencari buah strawberry. Beruntungnya dimarket tersebut menyediakan strawberry.


Selesai membayar dikasir, Kevin kembali ke mobilnya dan melajukan kembali ke rumah sakit.


“Demi Istri dan Anakku, aku bakal nyari sendiri apa yang diminta mereka” gumam Kevin dengan tersenyum.


-*****-


Dirumah Sakit


“Adel” panggil Mama Angel


“Iya mah” saut Adel


“Kamu harus bisa kontrol emosi kamu saat ini oke, inget jangan stress dan banyak pikiran demi anak kamu” ucap Mama Angel


“Bener nak yang diucapin mamamu, kamu harus bener jaga kandungan kamu oke” saut Mama Nora


Aku hanya mengangguk cepat dan tersenyum bahagia. Bagaimana tidak ketika ia seperti ini semua keluarganya berkumpul untuk menjaga dirinya dan anak nya juga.

__ADS_1


Adel begitu bersyukur mempunya mama mertua yang sangat menyayangiku, dan keluarga yang begitu menerimanya. Senyum indah pun selalu terkembang dibibir Adel. Tak ada kebahagiaan yang Adel minta hanya Adel ingin bahagia bersama keluarga kecilnya.


Beberapa saat kemudian, terlihat Kevin masuk ke ruangan Adel dengan menenteng tas plastik.


“Ini sayang semua permintaanmu ada disini” ucap Kevin dengan antusias.


Bagaimana tidak permintaan istrinya pertama kali ia kerjakan dengan lengkap. Ia menjadi bahagia bisa membuat istri dan calon anaknya bahagia. Dengan sigap Kevin menata makanannya dimeja kecil yang sudah disiapkan disana.


Setelah selesai menata, Adel masih memandangi makanannya tanpa menyentuhnya. Kevin yang melihat menjadi bingung.


“Ada apa sayang?” tanya Kevin


“Mau disuapin kamu mas” rengek Adel


Kevin yang mendengar hanya geleng-geleng kepala lalu mengambil ahli piring yang berada dimeja tersebut. Dengan perlahan ia menyuapi makanan itu dimulut istrinya sampai benar-benar habis makanan dipiring itu.


Kevin segera memberikan minuman, setelah menghabiskan segelas air Adel lalu duduk menyandarkan dirinya diranjang.


“Kapan aku pulang mas? Tanya Adel


“Nanti aku tanyain dulu ya sama dokter, kapan kamu boleh pulang” jawab Kevin


“Cepetan ya mas, aku gak betah dirumah sakit” lirih Adel


“Iya sayang sebentar lagi aku akan kesana. Aku akan memakan ini dulu yah. Boleh?” tanya Kevin


Adel hanya mengangguk pasrah lalu ia menatap suaminya yang sedang memakan makanan yang dibeli olehnya sendiri.


Selesai makan ia langsung berjalan menuju ruangan dokter kandungan istrinya.


Tok tok tok


Masuk ( jawab orang didalam)


Sontak Kevin berjalan masuk dengan sopan dan langsung duduk ketika Dokter mempersilahkan duduk.


“Ada apa ya Pak Kevin?” tanya sang dokter heran karena kedatangan Kevin


“Begini Dok, apa istri saya boleh langsung pulang hari ini. Karena mulai tadi dia merengek minta pulang” seru Kevin


“Mohon maaf pak, keadaan istri anda masih lemah jadi saya mohon bujuk istri anda agar semalam menginap disini untuk memulihkan kondisinya” ujar Dokter menjelaskan


Kevin menghela nafas berat lalu mengangguk pada Dokter.


“Pak Kevin harus ekstra sabar untuk menghadapi mood ibu hamil, karena memang kadang permintaannya sangat aneh. Dan suasana hati mereka berubah-ubah” ucap Dokter mengingatkan.


“Iya dokter, terimakasih. Saya ijin keluar dulu” saut kevin


“Sama-sama pak” seru Dokter


Dikamar Adel


Setelah beberapa menit Kevin keluar, semya keluarga berpamitan untuk pulang terlebih dahulu karena memang masih ada pekerjaan kantir dan Mama Adel harus banyak istirahat.


Akhirnya Adel pun menganggukkan kepalanya, dan keluarganya pun berpamitan pulang. Jadi tinggallah Adel sendirian dikamar rawatnya.


-------*-------


Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.


Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.

__ADS_1


Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah. Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari ini.


__ADS_2