
“Hiks hiks maafkan mama nak. Maafkan mama” ujar Adel dengan sesegukan.
“Maafkan mama, mama belum bisa mengikhlaskanmu nak hiks hik” Adel semakin sesegukan hingga suara pintu terbuka membuatnya mendongakkan kepalanya.
“Mas” panggil Adel dengan bibir gemetar setelah melihat suaminya sedang menatapnya.
Kevin berjalan kearah Adel lalu memeluk Adel dengan erat. Sejujurnya jika ditanya hati, Kevin juga merasakan sakit seperti yang dirasakan istrinya tersebut. Tapi ia mencoba ikhlas dan kuat untuk menguatkan istrinya.
Tetapi melihat kondisi istrinya seperti ini ia juga merasa lemah.
“Menangislah sayang tapi untuk saat ini. Setelah ini berhentilah” ujar Kevin dengan mengusap punggung istrinya.
“Anakku mas anakku hiks hiks” tangisan Adel lebih keras
Kevin hanya bisa mendengar dan mengusap punggung istrinya tersebut.
“Aku bodoh menjadi seorang ibu mas, aku ibu yang gagal. Anakku meninggal karena kecerobohanku mas. Karena aku hiks hiks” Adel memegang baju Kevin dan memegangnya kuat.
“Kenapa Allah ambil anakku mas. Kenapa? Padahal aku sudah menunggu kehadirannya mas. Allah gak adil sama kita mas” Adel tetap menangis dalam pelukan Kevin
Ia terus meracau dan bergumam dengan bahu yang bergetar sampai baju Kevin pun basah. Lama-lama terdengar nafas Adel teratur. Dengan pelan Kevin menjauhkan tubuh istrinya dan merebahkan nya ketika ia melihat istrinya ketiduran dalam pelukannya.
Kevin mengusap rambut dan pipi istrinya. Tak lupa ia mencium keningnya juga.
“Aku tau kamu ibu yang baik, istri yang baik. Ini masih ujian kecil sayang. Aku yakin kamu bisa melewati ini bersamaku” ujar Kevin lirih lalu mencium kedua mata istrinya dan berlalu pergi menuju kamar mandi.
20 menit kemudian Kevin telah selesai mandi dan berganti pakaian. Ia merangkak ke atas ranjang dan memeluk istrinya itu lalu ikut memejamkan matanya.
---*---
Ditempat James dan Alex
Mereka sedang mengemudikan mobilnya menuju toko bunga. Ia berniat membeli bunga lalu mengunjungi istri dari bosnya tersebut. Karena tadi Rudi menghubunginya untuk ikut mengunjungi keadaan istri bosnya itu.
Flashback on
Setelah James dan Alex menyekap kedua wanita itu mereka langsung menghubungi Rudi melewati panggilan telefon.
Tut tut
“Hallo” suara Rudi dari seberang telfon
“Hay Rud. Gue udah beresin dua cecunguk itu” seru Alex
“Bagus, thanks ya” seru Rudi dengan nada senang
“welcome, lu lagi dimana? Kenapa bising?” tanya Alex
__ADS_1
“Gue ada dirumah sakit. Istri Kevin dirawat disini” seru Rudi
“Ohh. Gimana keadaannya?” gantian James yang menanyakan
“Mereka harus kehilangan calon anak mereka” mendadak suara Rudi menjadi lesu
“Hey tenang bro. Jangan lesu begitu, kita yakin pasti nanti istri bos akan hamil lagi” seru yakin James
“Yaps betul” saut Alex yang sedang duduk disamping James
“Aamiin, eh emang lo gak mau jenguk dimari?” tanya Rudi
“Emang boleh?” bukannya menjawab malah Alex balik tanya
“Ya boleh lah. Emang siapa gak ngijinin” seru kesal Rudi
“Takut bos gak ngijinin” ujar ragu Alex
“Hey kalian itu udah dianggap sahabat dan keluarganya. Oh ayolah” seru Rudi
“Baiklah. Kita akan kesana” suara Alex bersamangat.
“Nah gitu. Tapi istri bos bakal pulang hari ini jadi lo temuin dirumahnya aja oke” ujar Rudi
“Oke” saut serempak James dan Alex
Flashback off
Dan disinilah sekarang mereka. Didepan toko bunga besar, terlihat bermacam-macam bunga disana. James dan Alex lalu berjalan menuju pedagang bunga.
“Selamat datang tuan-tuan” sapa ramah penjaga toko bunga dengan tersenyum
“Anda sedang mencari bunga apa?” tanya penjaga ketika kedua lelaki didepannya sedang kebingungan mencari bunga
“Belum tau, sebenarnya kami ingin menjenguk istri teman kami yang sakit” seru James menjelaskan
“Jika untuk menjenguk, yang cocok bunga apa yah?” sambung Alex
“Bagaimana jika bunga mawar?” penjaga toko menawarkan
“Boleh” saut cepat Alex
“Baiklah, ditunggu ya tuan” seru sopan penjaga toko lalu pergi kedalam untuk merangkai bunga yang mereka pesan
Setelah menunggu setengah jam akhirnya bunga yang mereka pesan telah selesai. Mereka langsung membayar lalu bergegas kembali ke mobil dan melajukan kembali mobilnya menuju toko buah untuk membeli buah.
---*---
__ADS_1
Dirumah Kevin
Suasana Ruang tamu masih ramai. Tetapi bukan wajah bahagia melainkan wajah duka. Bukan hanya Adel yang merasakan kehilangan tetapi keluarga Kevin dan Adel juga merasakannya.
Axel dan Aqila yang merasakan suasana menjadi hening akhirnya mencari ide untuk mencairkan suasana ini.
“Mama” panggil Qila pada Mama Angel
Mama Angel tersentak dari lamunannya lalu menatap Aqila.
“Ada apa nak?” tanya Mama Angel lembut
“Aku ingin makan rujak buah mah” seru Aqila dengan senyum manis
“Rujak buah?” tanya Axel menatap Adiknya itu.
Aqila mengedipkan mata untuk memberi kode. Axel yang mengerti kode adiknya lalu tersenyum lebar.
“Ah rujak buah. Sepertinya ada didaerah taman. Ayo kita beli” ajak Axel
“Tapi aku ingin beli bersama Mama Angel dan Mama Nora” seru Aqila
Sontak Angel dan Nora pun menatap Aqila bersamaan. Sejujurnya mereka tau jika Aqia merindukan suasana hangat rumah, rindu perhatian kedua ibu itu. Tetapi semenjak berita Kakaknya Adel keguguran menjadikan keadaan rumah menjadi dingin. Ya meski tadi menyambut Adel dengan ramai tapi hati mereka masih diliputo kesedihan. Hingga berdampak pada dua orang anak yang masih sekolah itu.
Mereka faham jika Aqila mengajak mereka untuk menghibur keadaan hati kedua ibu tersebut.
“Kamu beli sendiri ya sayang” tegur Mama Angel dengan wajah lesu
‘Gak mau ma” Aqila masih kekeh dalam permintaannya.
“Mama disini nemenin kakak kamu sayang” Angel menjelaskan
“Gak mau ma, sebentar aja hik” Aqila meneteskan air mata. Ia berpura-pura sedih karena permintaannya tak dituruti
Mama Angel pun yang melihat anaknya menangis menjadi tidak tega. Sama seperti Mama Angel, Mama Nora pun juga merasakan tak enak hati dan sadar. Meski mereka dalam keadaan terpuruk tapi tak seharusnya mereka melupakan keadaan dua anak remaja itu.
“Ayo Angel kita turutin kemauan Aqila” ajak Nora pada Angel
Mama Angel akhirnya menganggukkan kepalanya lalu mereka berempat berjalan keluar setelah berpamitan pada Papa Radit.
-----*-------
Minta VOTE nya dong, kan author udah semangat loh ini buat update tiap hari.
Jangan lupa like yah dan kasih komentar oke. biar author makin semangat.
Dan Kunjungi karya Author yang baru judul Azzahra dan Azkiyah.Like yah dan Favorit. ceritanya bakal beda dari cerita author yang lain.
__ADS_1