
Aku seorang Kaisar dari Negara Xin yang masih muda, Negara Xin tidak bisa dianggap lemah dan tidak bisa dianggap kuat. Karena kerakusan Ke-Tiga Negara. Mereka Bertiga bekerja sama untuk mengambil wilayah Negara Xin dan meruntuhkan Negara Xin
"Menyerahlah Kalian semua, Kemarilah dan bekerjalah untukku. Kamu akan aman jika berada di bawah kekuasaanku" Ucap Raja dari Negara Wu
"Aku akan membunuh kalian semua jika kalian tidak mendengar perintahku" Ucap Raja dari Negara Chu
"Aku hanya membutuhkan sedikit wilayah dari Negaramu" Ucap Raja dari Negara Long
"Kaisar! Kaisar! ini sangat gawat, Pertahanan kerajaan sebentar lagi akan diterobos. Apa yang harus Kita lakukan?" Ucap Jendral Besar Yun Long dari Negara Xin
"Kaisar! Bagian Sayap Kanan telah diterobos dan Pasukan dari Negara Chu telah membunuh banyak para prajurit" Ucap Jendral Besar Xun Yue dari Negar Xin
"Kaisar! Bagian Sayap Kiri telah diterobos oleh Negara Long!" Ucap Jendral Besar Tong Fu Dari Negara Xin
"Kaisar! Bagian depan telah diterobos juga oleh Negara Wu, Dan banyak Prajurit yang mati" Ucap Jendral Besar Liu Feng dari Negara Xin
Kaisar langsung memerintahkan untuk memanggil semua prajurit kembali menuju Pusat Kerajaan dan berkata
"Para prajurit yang terhormat! Pergilah dari Kerajaan ini, Larilah kebelakang Gunung ini! Aku akan menahan semua prajurit dari Ketiga Negara dan Kalian gunakanlah kesempatan ini untuk pergi dari sini!" Ucap Hu Feng Tien sang Kaisar dari Negara Xin
Para prajurit tidak terima untuk disuruh mundur oleh Kaisar, Mereka tetap ingin berjuang demi Negara Xin dan melindungi sang Kaisar
"TUAN! KAMI TIDAK AKAN PERGI!" Ucap Yun Long
__ADS_1
"YA KAMI TIDAK AKAN PERGI DARI SINI SAMPAI KAMI MATI!" Ucap Xun Yue, Tong Fu, Liu Feng
"INI ADALAH PERINTAH! SIAPA YANG TIDAK MENGIKUTI PERINTAH KAISAR MAKA MEREKA ADALAH PENGKHIANAT NEGARA XIN! CEPAT PERGI DARI SINI!" Ucap Hu Feng Tien
Para Prajurit tidak bisa berkata apa-apa dan hanya bisa pergi dari Negara Xin, Para Prajurit mulai bergegas pergi dari Kerajaan termasuk juga para Jendral Besar. Hu Feng Tien sang Kaisar tidak sedikitpun melihat mereka pergi termasuk Jendral Besarnya, Karena Kaisar tau jika melihat Mereka maka akan menimbulkan rasa kesedihan yang terdalam. Dalam beberapa menit para Prajurit sudah pergi dari Kerajaan dan para Prajurit Ketiga Negara juga sudah sampai Di Pusat Kerajaan, Kaisar sedang duduk di Kursi Singgasananya
"Hohoho, Kemana para Prajuritmu wahai sang Kaisar? Apakah mereka mengkhianatimu?" Ucap Raja dari Negara Wu
"Cepat kejar para Prajurit Negara Xin dan bunuh mereka semua, Biarkan Aku meminum darah para Prajurit Negara Xin" Ucap Raja dari Negara Chu
Prajurit dari Negara Chu segera berlari dan mengejar para Prajurit Xin yang sedang lari dari Kerajaan, Tentunya sang Kaisar Negara Xin tidak membiarkannya begitu saja. Kaisar langsung membunuh para Prajurit yang ingin mengejar Prajuritnya
"G-gerakan yang sangat cepat" Ucap Jendral Besar dari Negara Long
"Kalian pikir Aku adalah Kaisar yang lemah dan tidak pandai dalam bertarung? Majulah kalian semua" Ucap Hu Feng Tien sang Kaisar
Namun Hu Feng Tien sang Kaisar membuat para Jendral Besar Ketiga Negara kewalahan juga, Dari 35 Jendral Besar. Hanya tersisa 12 Jendral Besar saja. Tentu saja Ketiga Raja sangat marah dan ingin membunuh Hu Feng Tien
"Dasar sialan! Jendral Besarku hampir mati semua karena kamu sialan!" Ucap Raja dari Negara Chu
Hu Feng Tien duduk di singgasananya karena sudah mengalami luka yang sangat parah, Dan Raja dari Negara Wu menghampirinya dan tanpa basa basi. Raja dari Negara Wu menusukan Pedangnya tepat di jantung Hu Feng Tien dan berkata
"Inilah akibatnya jika Kamu tidak mendengar apa yang Aku katakan" Ucap Raja dari Negara Wu
__ADS_1
"Hei kenapa Kamu yang membunuhnya? Aku ingin membunuhnya sialan" Ucap Raja dari Negara Chu
"Aku akan mundur, Ingatlah datang ke Pertemuan Negara untuk membagi wilayah" Ucap Raja dari Negara Long
"Baiklah, Kita akan pergi dari sini. Biarkan Orang ini mati dikursinya, Aku tidak sabar melihatnya menjadi Tulang" Ucap Raja dari Negara Wu
Ketiga Negara telah menyelesaikan tugasnya dan menyebarkan kabar jika Negara Xin telah runtuh dan Rajanya telah dibunuh, Para Prajurit Xin juga mendengar Kabar ini lalu Jenderal Besar dari Negara Xin bergegas menuju Kerajaan. Sesampainya disana, Para Jenderal Besar tidak percaya apa yang sedang Mereka lihat.
Tubuh Hu Feng Tien sudah tergeletak Di Kursi Singgasananya dengan pedang yang tertusuk di jantung, Dan Luka sayatan yang hampir memenuhi tubuhnya. Lalu Yun Long menemukan sebuah Kertas yang ada di genggaman Hu Feng Tien, Yun Long membacakan isi kertas itu didepan para Jenderal Besar lainnya yang berisi
"Aku tau Kalian akan kesini setelah mendengar kabar Kematianku, Jika Kalian menemukan surat ini. jangan membawa Tubuhku untuk dikubur, Biarkan saja Tubuh ini duduk di singgasana ini dan jangan gegabah untuk menyerang Ketiga Negara. Jagalah para warga kita, dan jangan menangis seperti bocah. Tetaplah berlatih seperti biasanya dan bantulah yang lemah dengan kekuatan kalian, Itu saja Perkataanku. DEMI KEJAYAAN XIN!"
Para Jenderal Besar menangis karena surat yang ditulis oleh Hu Feng Tien, Setelah beberapa menit menenangkan diri. Para Jenderal Besar Xin kembali menuju wilayah barunya, Setelah para Jenderal Besar pergi dari sana. Datanglah seorang pria besar yang membawa kapak dan berdiri di depan tubuh Hu Feng Tien dan berkata
"Secepat ini kamu pergi teman? Bukankah Kita sudah berjanji untuk minum bareng hingga mabuk, Aku tidak terima jika Kamu mati seperti ini sialan! Aku tidak mendengar kabar bahwa Negaramu sedang berperang. Maafkan aku teman, Aku akan menuangkan Arak ini untukmu"
Pria besar setelah menuangkan arak untuk Hu Feng Tien, Dia langsung pergi dengan perasaan sedih dan marah. Datanglah seseorang menggunakan Jubah dan topeng lalu berkata
"Kamu adalah orang yang paling bodoh yang pernah Aku temui, Kenapa kamu tidak mengabarkanku atau meminta bantuanku untuk membantumu melawan Ketiga Negara sialan ini!"
Orang itu melepaskan topengnya lalu berkata
"Kamu berjanji bahwa kamu akan menemuiku dan menikahkan Aku setelah urusan Negara selesai, Aku telah menunggu Kamu selama 2 Tahun lamanya dan pada Akhirnya kamu telah gugur disini? Urusanmu dengan Negara sudah selesai, Tetapi urusanmu denganku? Apakah sudah selesai sialan!"
__ADS_1
Wanita itu berhenti bicara dan menangis dengan parah, Setelah itu Wanita tersebut langsung pergi dari hadapan Hu Feng Tien tanpa sepatah katapun dan meninggalkannya sepucuk bunga,
Pada Akhirnya Negara Xin telah runtuh dan Raja dari Negara Xin sang Kaisar Hu Feng Tien juga gugur dalam pertempuran, Dan ribuan Prajurit juga telah gugur di peperangan