
Melihat Myro yang tidak menyadari bahwa gunung yang ia serang merupakan tempat tinggal para Centaur, Penthesilea sedikit tidak bisa berkata-kata. Tetapi di sis lain, Penthesilea juga merasa beruntung sebab Myro menemui petarung Amazon mereka dulu. Jika Myro menemui para Centaur dulu maka Myro mungkin menghancurkan seluruh petarung Amazon untuk membuktikan kekuatannya kepada para Centaur.
Oleh karena itu, Penthesilea berkata dengan cepat "Tuan, tidak perlu terlalu memikirkan hal tersebut. Pada Centaur tersebut memang kuat namun dibandingkan kami para petarung Amazon maka mereka masih jauh lebih lemah. Untuk saat ini, bagaimana jika tuan datang ke tempat kami? Petarung Amazon terdiri dari wanita sepenuhnya, apabila ada wanita yang menarik perhatian tuan maka tuan bisa mengambilnya tanpa ragu. Bagaimanapun, kami para petarung Amazon sangat senang untuk mendapatkan penerus dari orang kuat! Lebih tepatnya para wanita dari petarung Amazon hanya memilih pria yang bisa mengalahkan mereka, hal ini menyebabkan sebagian besar wanita yang kuat dan cantik hanya bisa terus menunggu adanya pria yang bisa mengalahkan mereka".
Mendengar itu, Myro melambaikan tangannya "Tidak perlu, aku tidak tertarik! Meskipun aku sudah menghancurkan seluruh tempat tinggal Centaur, tapi tidak ada salahnya untuk memeriksa. Apabila masih ada Centaur yang hidup dan memiliki dendam kepadaku karena kejadian ini maka lebih baik untuk membunuhnya secepat mungkin, jangan biarkan mereka bergabung bersama Rangda yang membuat kita memiliki lebih banyak musuh. Kau hanya perlu membawa petarung Amazon sebanyak mungkin ke wilayah Anto 3 hari kemudian, kita akan bertemu lagi di sana".
Setelah itu, Myro bersama Cesi dan Pona akan pergi dari sini. Myro bukanlah orang yang tergila-gila untuk mengumpulkan wanita seperti Kaisar Harem, jadi ajakan Penthesilea sama sekali tidak menarik di mata Myro.
Melihat Myro yang akan pergi, Penthesilea menjadi panik. Bagaimanapun orang sekuat Myro pasti bisa memiliki anak yang tidak kalah kuat juga, oleh karena itu keberadaan Myro pasti bisa meningkatkan kekuatan petarung Amazon mereka.
Penthesilea berpikir sebentar dengan ragu-ragu, lalu ia menetapkan tekadnya dan berkata dengan malu-malu kepada Myro "Tuan, tunggu sebentar! Jika tuan tertarik, maka tuan juga bisa memilih Penthesilea! Aku tidak keberatan apabila itu bersama tuan, selain itu aku memiliki cukup banyak harta selama bertahun-tahun berkuasa di hutan ini sehingga anak kita bisa memakai semua harta tersebut untuk mengembangkan kekuatannya. Apabila kita bersama, bukan tidak mungkin untuk memiliki anak yang menjadi sosok terkuat di dunia".
Sebenarnya Penthesilea memiliki wajah yang sangat cantik serta rambut hitam panjang yang bisa menarik perhatian setiap pria yang ia lewati, bahkan di antara petarung Amazon maka ia juga merupakan orang tercantik. Namun karena kekuatan milik Penthesilea, maka tidak ada seorangpun yang bisa menarik perhatiannya kecuali Myro yang muncul saat ini.
Mata Myro yang sebelumnya tidak tertarik perlahan-lahan bersinar, ia berjalan mendekati Penthesilea lalu memegang pundaknya, hal ini membuat wajah Penthesilea semakin memerah karena malu "Tuan, disini masih ada banyak orang yang menonton--".
"Tidak ada masalah, biarkan mereka menonton", kata Myro tersenyum lembut pada Penthesilea.
Hati Penthesilea langsung meleleh di bawah senyum lembut Myro, apalagi Myro memiliki kekuatan yang kuat serta wajah yang tampan sehingga Penthesilea hanya menutup matanya dengan malu.
__ADS_1
Cesi menutup mata Pona yang masih anak-anak sebelum berkata dengan tidak senang "Setiap pria itu sama, tidak peduli seberapa kuat mereka, selama ada wanita cantik maka mereka pasti tidak akan menahan diri. Padahal ia sudah memiliki wanita yang tidak kalah cantik di Dunia Kaisar!".
Myro perlahan-lahan mendekatkan wajahnya ke arah Penthesilea "Jadi, dimana harta yang kau sebutkan?".
Penthesilea berpikir bahwa Myro takut perkataan dirinya tadi adalah kebohongan sehingga bertanya tentang lokasi harta tersebut, jadi Penthesilea segera menjawab "Aku menyimpannya di sebuah ruang harta tersembunyi pada bagian rumahku!".
"Kalau begitu sudah diputuskan", kata Myro yang melepaskan pundak Penthesilea dan berjalan menuju lokasi desa petarung Amazon, Myro bisa merasakan keberadaan desa itu karena sudah dekat sehingga ia tidak membutuhkan bantuan Penthesilea ataupun petarung Amazon yang lain "Cesi, Pona, apa yang kalian lakukan di sana, ayo pergi".
Di bawah tatapan aneh semua orang, sosok Myro perlahan-lahan menghilang.
Baik itu Penthesilea, Cesi, Pona, atau para petarung Amazon yang lain memiliki wajah membeku selama beberapa saat.
Cesi yang kembali sadar lebih dulu langsung membawa Pona pergi dari tempat ini, ia tahu bahwa ada korban penipuan lain oleh Myro selain dirinya.
Setelah Myro dan yang lainnya pergi selama beberapa saat, para petarung Amazon yang lain kembali sadar, mereka berlari ke arah Penthesilea dengan khawatir.
"Kepala suku, apakah kau tidak apa-apa?".
"Beraninya pria itu menipu kepala suku, ia pasti akan membayar semua ini di masa depan!".
__ADS_1
"Kepala suku, jangan dipikirkan! Walaupun kita kehilangan harta milik kita, selama ada kepala suku maka kita bisa mengumpulkannya lagi. Pria itu memang terlalu kuat sehingga kepala suku tidak perlu merasa bersalah".
Para petarung Amazon ini takut Penthesilea merasa bersalah karena membiarkan harta Petarung Amazon yang sudah dikumpulkan selama bertahun-tahun hilang oleh tindakannya, jadi mereka berusaha membuat Penthesilea tidak merasa bersalah.
Namun pertanyaannya Penthesilea berikutnya membuat mereka terkejut "Kalian, apakah menurut kalian aku tidak lebih cantik dan menarik daripada harta? Kenapa pria itu lebih memilih harta daripada diriku? Bukankah jika ia memilihku maka ia juga bisa mendapatkan harta, apakah aku tidak begitu menarik hingga ia lebih memilih untuk membuang ku".
Melihat Penthesilea yang kebingungan, para petarung Amazon yang lain menjadi semakin panik "Kepala suku, anda adalah wanita paling cantik di dunia, pria itu hanya tidak bisa melihat kecantikan anda".
"Itu benar, aku rasa pria itu buta yang membuat ia tidak peduli terhadap kecantikan kepala suku. Jika ia bisa melihat, ia pasti memilih kepala suku tanpa ragu".
"Aku rasa bukan seperti itu, kemungkinan besar pria tadi lebih memilih pria dan tidak senang terhadap wanita. Hanya orang aneh seperti itu yang bisa menolak kecantikan kepala suku".
Para petarung Amazon yang lain berusaha untuk membujuk Penthesilea agar kembali sadar.
...----------------...
Di sisi lain, Myro sudah tiba di desa petarung Amazon.
Di mata Myro, Penthesilea tidak lebih menarik daripada harta yang sudah dikumpulkan oleh para petarung Amazon selama bertahun-tahun sebagai penguasa hutan ini.
__ADS_1
Para petarung Amazon yang ada di desa terkejut terhadap kedatangan Myro dan yang lainnya, terutama Myro yang seorang pria, hampir tidak ada pria yang datang ke desa mereka akhir-akhir ini.
Sebelum mereka bisa menyadarinya, sosok Myro sudah tiba di depan rumah paling besar di desa ini, Myro yakin bahwa rumah ini pasti merupakan rumah Penthesilea serta lokasi dimana harta itu disembunyikan.