
"Aku sudah hidup selama miliaran tahun?", Berdasarkan perkataan Myro rambut putih maka Myro asli mengambil kesimpulan ini, tapi suaranya masih dipenuhi keraguan sebab ia tidak bisa mengingat apapun mengenai miliaran tahun tersebut.
"Kau pasti tidak percaya padaku, tapi itu bukan urusanku sama sekali. Karena kita memiliki tujuan yang berbeda, walaupun kau diriku sendiri maka aku tidak akan menahan diri. Aku memang hanya pecahan dari dirimu sedangkan kau merupakan tubuh utama yaitu Myro sebenarnya, namun bukan berarti yang palsu tidak bisa menggantikan yang asli. Berhati-hatilah, jangan sampai mati sebelum aku membunuh serta menyerap tubuhmu", kata Myro putih yang akan pergi dari sini.
Myro asli yang masih bingung segera menarik nafasnya dan membuang kebingungan dipikirannya, wajah Myro asli menjadi sangat dingin "Siapa yang mengatakan bahwa aku membiarkanmu pergi?".
Myro rambut putih yang baru melangkah untuk pergi segera menghentikan langkah kakinya, ia menatap Myro asli dengan dingin "Jangan berpikir bahwa aku takut padamu hanya karena kau tubuh yang asli, alasanku belum membunuhmu sebab kita masih memiliki banyak musuh di dunia ini. Oleh karena itu, paling tidak kita harus bekerja sama di awal dan saling bertarung di akhir".
"Aku akan mengatakan hal yang sama padamu, tidak ada yang bisa mengatur tentang apa yang harus aku lakukan! Walaupun itu adalah pecahan diriku sendiri", kata Myro asli penuh rasa dingin, ia melemparkan gelas teh miliknya ke arah Myro rambut putih serta menarik pedangnya "Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 1 : Tebasan tak Terlihat".
Melihat gelas di depan matanya, Myro rambut putih tidak terkejut sedikitpun "Aku sudah tahu kau pasti memilih untuk bertarung, lagipula aku merupakan orag yang paling tahu tentang pikiranmu".
Myro rambut putih ikut menarik pedangnya di waktu bersamaan, gerakan yang ia lakukan sangat mirip gerakan Myro asli "Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 1 : Tebasan tak Terlihat".
"Tang!".
2 pedang itu saling bertabrakan, gelas yang ada di tengah-tengah tabrakan pedang itu langsung pecah.
Myro asli berusaha mendorong pedangnya tapi kekuatan musuh hampir sama dengan dirinya, bahkan gerakan mereka tidak memiliki perbedaan apapun "Jangan berpikir kau bisa pergi dengan mudah setelah kau membunuh pengikut ku, aku tidak peduli tentang alasanmu membunuhnya. Tapi siapapun yang membunuh pengikut ku harus membayar harganya, aku tidak akan menunggu sampai akhir! Selama ada kesempatan, aku akan membunuhmu!".
"Kau pasti akan menyesali keputusan ini", kata Myro rambut putih dengan wajah dinginnya.
"Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 3 : Tebasan Langit Malam".
"Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 3 : Tebasan Langit Malam".
2 pedang itu berubah menjadi gelap secara bersamaan seakan-akan pedang itu membawa langit malam, ketika 2 pedang itu saling bertabrakan maka gua berubah menjadi gelap sepenuhnya, hampir tidak mungkin untuk melihat sekitar di bawah Tebasan Langit Malam ini.
"Booooom!".
Ledakan yang besar terjadi saat 2 pedang saling bertabrakan, kekuatan kultivasi mereka sama sehingga mereka sama-sama melangkah mundur akibat tabrakan tersebut.
__ADS_1
Myro asli menunjuk pedangnya ke arah musuh sebelum berteriak "Bunuh mereka semua! Jangan ragu untuk memakai kekuatan kalian sebab lawan kalian merupakan diri kalian sendiri, kekuatan musuh sama sekali tidak bisa diremehkan".
Saat izin Myro asli muncul, Pisces asli mulai memanggil air dari semua kolam, danau, sungai atau bahkan lautan terdekat.
"Kalian semua bisa muncul, jangan biarkan musuh menyerang kita!", teriak Myro rambut putih.
Bersamaan dengan perkataannya maka Taurus, Sagitarius, Scorpio palsu mulai bermunculan. Zodiak miliknya benar-benar sama dengan Myro asli, kecuali ia tidak memanggil Capricorn palsu yang masih bertarung melawan Cancer asli.
Seluruh langit Sekte Zodiak dipenuhi oleh air, tanpa ragu sedikitpun Pisces menjatuhkan air tersebut menuju ke gua ini. Selama kumpulan air ini mengepung gua, musuh pasti akan kesulitan untuk bergerak.
Namun saat air baru akan menyerbu gua, Pisces musuh yang memilki warna hitam dan putih ikut memakai kekuatan mereka.
Selain air, tiba-tiba sesuatu datang menuju ke langit Sekte Zodiak.
Saat semua orang yang ada di atas tanah melihat apa yang datang tersebut, wajah mereka semua berubah sebab itu merupakan kumpulan magma.
"Sssss!".
Seluruh orang di Sekte Zodiak sama sekali tidak bisa menggerakkan mata mereka dari langit, bagaimanapun magma dan air memenuhi seluruh langit serta saling bertarung yang merupakan hal sangat mengagumkan menurut mereka, bahkan mereka mungkin tidak akan pernah bisa melupakan semua kejadian ini.
"Tuan, saya tidak bisa menabrak gua ini memakai air, Pisces musuh nampaknya bisa mengendalikan magma", kata Pisces menjelaskan.
Mendengarkan hal tersebut, Myro mengangguk "Terus pertahankan air tersebut, jangan biarkan Pisces musuh menjatuhkan magma tersebut menuju gua ini. Meskipun magma belum bisa membunuh kita, tapi kerugian yang akan diberikan terlalu besar".
"Saya mengerti tuan", jawab Pisces.
"Matilah!", teriak Sagitarius yang menembakkan panahnya menuju ke arah musuh, pada awalnya hanya 1 anak panah yang ditembakkan tetap panah perlahan-lahan terus terbagi hingga menjadi puluhan anak panah cahaya.
Sagitarius musuh ikut menembakkan busur miliknya, puluhan panah kegelapan terbentuk dari tembakan Sagitarius palsu tersebut.
"Booooom!".
__ADS_1
Puluhan panah itu saling bertabrakan, tidak ada yang menang ataupun kalah sebab semua panah itu sama-sama menghilang.
"Ini mungkin akan sangat merepotkan", kata Sagitarius asli dengan wajah suram, ia sama sekali tidak bisa menemukan kesempatan untuk mengalahkan Sagitarius musuh.
"Kalau begitu ini sudah waktunya bagiku untuk bersinar!", kata Taurus penuh semangat, ia berlari ke arah musuh sambil melompat tinggi-tinggi "Jangan mengecewakanku, para zodiak aneh!".
Orang yang menghentikan Taurus asli bukan Taurus palsu, melainkan Aries palsu.
Aries palsu mengulurkan tangannya untuk menghentikan palu Taurus memakai tangan kosong. Apabila itu orang lain, tindakan seperti itu pasti merupakan tindakan bodoh sebab semua orang yang pernah mencoba menghentikan palu Taurus memakai tangan kosong pasti menyesal karena jika tangan mereka tidak hancur, mereka pasti mati di bawah pukulan palu itu.
"Brak!".
Aries palsu benar-benar menangkap palu Taurus asli memakai tangan kosong, tanah di bawah kaki Aries palsu memang hancur tetapi ia sama sekali tidak terluka.
"Kau sangat mirip dengan Aries, bahkan dari segi kekuatan! Sepertinya membunuh kalian memang tidak mudah", kata Taurus sedikit marah.
Taurus merasa ia tidak memukul makhluk hidup melainkan memukul sebuah kapas, ini sangat mirip kekuatan pertahan Aries yang memiliki prinsip pertahanan lembut untuk menahan serangan kuat, prinsip ini sangat berbeda dari pertahanan Cancer.
Aries palsu tersenyum dan berkata "Aku akan mengembalikan serangan itu padamu, Pembalikan!".
"Brak!".
Taurus merasa dirinya seperti dipukul palu perak, ia mundur beberapa langkah tanpa luka sedikitpun, tapi dari wajahnya maka bisa dilihat bahwa ia sangat marah.
"Aries palsu, lawan mu adalah aku!", teriak Aries asli yang mencoba melawan Aries palsu.
Tapi Taurus palsu menghentikannya dan berkata sedikit ragu-ragu yang sangat berbeda dari Taurus asli "Sebenarnya aku benci bertarung, tapi karena ini keputusan tuan maka aku tidak bisa membiarkanmu menganggu rekanku bertarung".
"Hahahahaha, kau benar-benar berbeda dari Taurus yang aku kenal! Baiklah, aku menerima tantangan mu", kata Aries asli penuh semangat, meskipun ia sedikit aneh terhadap sifat Taurus yang lembut di depannya ini.
Ketika zodiak yang lainnya akan bergerak, Myro rambut putih berkata penuh ketegasan "Cancer, buka jalan lari dari sini! Ini belum waktunya bagiku untuk membunuh Myro utama, setidaknya sampai aku siap untuk menyerap tubuh utama ku".
__ADS_1