KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 34 : MASALAH YANG DITINGGALKAN ARIES


__ADS_3

Wajah semua orang menjadi berhati-hati, mereka baru mendengar roh seperti Janus ini yang bisa mengetahui masa lalu ataupun masa depan orang, belum lagi Janus masih memiliki kekuatan lain yaitu kuil miliknya yang dirahasiakan oleh Myro. Hal ini membuat wajah semua orang menjadi suram, mereka merasa bahwa kekuatan Trek lebih tinggi dari mereka yang berarti bahwa mereka harus berjuang lebih keras lagi agar tidak tertinggal.


"Tidak perlu khawatir seperti itu, Trei tidak akan hidup lama", kata Myro yang mengingat sedikit masa lalunya sambil tersenyum.


Zhi Li menjadi penasaran dari perkataan Myro "Bagaimana mungkin wanita kuat seperti Trei bisa mati? Belum lagi ia adalah orang kepercayaan Kaisar Harem, 4 Kaisar yang lain sekalipun pasti tidak berani membunuhnya. Oleh karena itu, kenapa patriak berpikir Trei akan terbunuh?".


Myro tersenyum dan menggelengkan kepalanya, ia tidak memberikan jawaban apapun "Kalian harus kembali bekerja, bukankah jumlah murid kita menjadi semakin banyak? Aku mendengar dari Feka bahwa selama aku di tambang level 4, ada 10.000 murid baru yang mendaftar".


"Sejak kita menjadi sekte tingkat 9, ada banyak sekali murid yang tertarik untuk bergabung. Kita bahkan tidak perlu memberi mereka harta, selama mereka bisa bergabung dengan sekte kita maka mereka siap membayar. Belum lagi Kota Zodiak juga menjadi sibuk, ada banyak sekali pedagang ataupun pendatang yang menuju ke tempat ini karena keberadaan kita", kata Gristi menjelaskan.


Myro tidak terkejut sedikitpun sebab ia tahu bahwa hal ini akan terjadilah, di Dunia Kaisar perbedaan antara sekte palsu dan asli sangat besar. Selama sebuah sekte asli maka puluhan ribu orang akan mendaftar tanpa perlu membujuk mereka sama sekali, tapi jika mereka sekte palsu maka memberikan harta sekalipun belum tentu membuat murid itu akan bergabung.


Zhi Li dan yang lainnya pergi dari ruangan Myro, mereka hanya melaporkan masalah kejadian Kaisar Harem tersebut sehingga mereka tidak memiliki urusan lain untuk dibicarakan bersama Myro.


Myro menatap semua orang yang pergi lalu sedikit mengingat nasib Trei, di kehidupan sebelumnya maka Myro harus mengakui bahwa Trei tidak berakhir baik.


Trei mati di tangan Kaisar Harem sendiri, sedangkan untuk alasannya maka Trei dibunuh sebab sudah mengetahui bahwa Kaisar Harem adalah orang yang membunuh semua keluarganya di masa lalu.


Kaisar Harem yang takut akan pengkhianatan Trei memutuskan untuk membunuhnya, tidak lama dari kejadian itu maka seseorang yang melihat langsung kematian Trei memberitahu sebuah berita yaitu kata-kata terakhir Trei yang sudah ditusuk pedang oleh Kaisar Harem adalah "Suami, aku mencintaimu! Meskipun kau merupakan orang yang membuatku kehilangan semuanya di masa lalu, perasaanku tidak akan berubah. Mungkin kau tidak percaya atas perkataan ku ini, tapi aku tidak keberatan. Bisa berada di sisimu sampai akhir merupakan hal yang baik untukku".


Ternyata dari awal Trei tidak pernah berencana berkhianat, tapi Kaisar Harem yang sudah terlalu ketakutan membunuhnya tanpa memastikan perasaan Trei.


Myro harus mengakui bahwa keberuntungan Kaisar Harem sangat hebat, ada banyak sekali wanita yang cantik, kuat dan setia menjadi pengikutnya. Trei dan Rena merupakan bukti terbaik, walaupun kekuatan Kaisar Harem tidak kuat tapi keberuntungannya terhadap wanita memang sangat baik.


Myro membuka matanya lagi dan memutuskan untuk berjalan-jalan di sekte, lagipula sudah ada banyak perubahan baik itu pada sekte ataupun Kota Zodiak. Sebagai patriak maka sudah seharusnya Myro untuk mengetahui keadaan kota di sekitarnya.


Myro memutuskan untuk mengubah wajahnya, jika ia masih memakai wajah aslinya maka semua orang pasti berlutut. Padahal tujuan Myro adalah mengamati kehidupan orang-orang di sekte, oleh karena itu identitas miliknya tidak boleh diketahui.


Myro berjalan di sekitar sekte untuk menemukan murid-murid yang sedang berlatih, sudah ada beberapa murid yang mencapai tahap Soul Wandering sehingga mereka mulai mengambil tugas sekte untuk sumber daya lebih lanjut.

__ADS_1


Bukan hanya merekrut murid, Sekte Zodiak juga merekrut beberapa tetua untuk mengajar ataupun memeriksa murid baru. Tapi Myro tidak memberi para tetua ini jabatan penting di sekte sebab masih belum ada kepercayaan.


Ketika Myro berjalan di ruang pemeriksaan murid baru, seorang tetua melihat dirinya "Kau yang di sana? Apakah kau tetua baru? Berhenti berjalan seperti orang bodoh, ada banyak murid yang harus kita periksa!".


Myro menatap tetua ini dengan hati-hati, ternyata dari pakaiannya maka ia merupakan tetua yang memiliki sedikit jabatan dibandingkan tetua baru lainnya, alasan inilah yang membuat ia bersikap sombong sebab Myro juga mengganti pakaiannya menjadi tetua dengan jabatan terendah.


Karena tetua ini tidak tahu identitas Myro maka Myro juga tidak marah, Myro berjalan untuk membantu pendaftaran para murid.


Lagipula Sekte Zodiak tidak bisa menerima 10.000 murid, paling banyak hanya 5000 murid sehingga mereka harus memeriksa bakat para murid ini untuk memilih yang terbaik.


Memeriksa bakat murid tidaklah sulit, di Dunia Kaisar sudah dibentuk sebuah kristal yang menentukan bakat seseorang dari terendah ke tinggi yaitu hitam, putih, perunggu, perak dan emas. Sedangkan untuk bakat di atas emas, mereka sudah tidak bisa diukur lagi memakai kristal seperti Myro sehingga jika Myro mengukur bakatnya maka bola kristal ini hanya akan berwarna emas yang merupakan warna terkuatnya.


Myro yang membantu merekrut murid menatap kembali ke tetua sombong sebelumnya, ia sedang mengukur bakat seorang murid. Myro sudah membuat aturan sebelumnya bahwa murid yang diterima hanyalah bakat perunggu ke atas, sedangkan yang di bawah maka mereka akan ditolak.


Tetua sombong itu sedang memeriksa bakat seorang murid yang berencana bergabung, ternyata bakat murid itu berwarna hitam yang paling rendah.


Sebelum ia membiarkan murid itu pergi, murid itu diam-diam mengambil sebuah kantong yang nampaknya memiliki kristal.


Wajah tetua sombong yang suram itu tersenyum cerah, ia menerima kantong itu sambil berkata "Lulus!".


Myro yang sedang memeriksa bakat murid lain menjadi suram, tapi Myro tidak marah lebih dulu melainkan terus mengamati sekitar.


Ternyata bukan hanya tetua sombong ini, lebih tepatnya hampir seluruh tetua yang merekrut murid melakukan hal tersebut.


Ada seorang murid yang memiliki bakat emas, tapi ia tidak membayar sehingga tetua tersebut menganggapnya tidak lulus.


Murid yang sudah senang atas bakatnya itu merasa sedih, bagaimanapun ia berasal dari keluarga yang cukup miskin sehingga ia tidak bisa membayar tetua yang mengetes tersebut. Ia hanya bisa menghela nafas dan memutuskan untuk pergi dengan sedih.


"Krak!".

__ADS_1


Bola kristal di tangan Myro hancur, suara retakan itu menarik perhatian seluruh orang.


Tetua yang sombong itu menjadi marah "Kau pikir apa yang kau lakukan? Harga kristal itu sama sekali tidak murah, bahkan hidupmu sama sekali tidak cukup untuk membayar kristal ini!".


Pedang di tangan Myro langsung ditarik, kepala tetua yang sombong itu lepas dari tubuhnya, sampai mati sekalipun maka ia tidak tahu alasan kenapa ia bisa terbunuh oleh tetua baru ini.


Sebelum semua orang bisa kembali sadar, teriakan marah Myro bergema di seluruh sekte "Feka! Darimana kau mendapatkan para tetua tidak berguna ini! Apabila kau tidak datang semenit dan memberi penjelasan, aku akan membuatmu menyesal!".


Feka yang sedang merekrut murid di sisi berlawanan dari lokasi Myro terkejut, ia membuang pekerjaan di tangannya tanpa ragu dan terbang secepat mungkin menuju Myro.


Feka sampai di depan Myro kurang dari semenit, walaupun ia tidak tahu alasan kenapa Myro marah tapi ia masih berlutut "Feka mengakui kesalahannya dan siap menerima hukuman dari patriak!".


Orang-orang di sekitar membeku, mereka tidak pernah berpikir bahwa orang di depan mereka dari tadi merupakan patriak. Belum lagi Myro mengubah wajahnya, jadi semua orang sama sekali tidak mengenalnya.


Bukan hanya Feka yang datang, Shi Yan dan yang lainnya ikut datang sebab teriakan marah Myro menyebar ke seluruh sekte.


"Sekarang jelaskan kepadaku, darimana kau mendapatkan semua orang tidak berguna ini? Mereka menjadi tetua sekte kita hanyalah hal memalukan!", kata Myro dengan dingin.


Myro benar-benar sangat marah sekarang, bagaimanapun apabila bukan Myro yang melihatnya hari ini maka Sekte Zodiak di masa depan akan penuh dengan murid tidak berbakat. Mereka membuang semua murid berbakat yang tidak membayar serta menerima murid tidak berbakat yang membayar, jika terus seperti itu maka seluruh sekte akan dipenuhi para murid tidak berbakat.


Tidak peduli seberapa kuat Myro, tanpa murid yang berbakat maka Sekte Zodiak tidak akan bisa menjadi sekte tingkat 1 sebab sebagai sekte tingkat tertinggi maka mereka harus memiliki kekuatan terkuat baik dari segi murid, tetua dan patriak.


Feka masih tidak berani berdiri, ia hanya berkata "Patriak, saya bertugas untuk perekrutan di sisi lain, perekrutan di sisi ini sama sekali bukan tugas saya. Oleh karena itu, para tetua disini bukan berasal dari pilihan saya, kami saling membagi tugas merekrut tetua agar saya tidak dikatakan mengambil semua kekuasaan pada sekte".


"Lalu siapa yang merekrut orang-orang disini?", kata Myro masih sangat dingin.


Feka sedikit ragu-ragu sebelum berkata "Beberapa hari yang lalu, ada roh patriak yang ikut mengelola sekte. Ia berkata bahwa dirinya menggantikan patriak yang sedang berlatih, orang yang merekrut mereka adalah Nona Aries sebelum ia tiba-tiba menghilang. Saya tahu bahwa Nona Aries merupakan roh patriak, jadi saya berpikir bahwa Nona Aries benar-benar mewakili patriak yang membuat saya memberinya izin juga untuk merekrut tetua baru sementara di Sekte Zodiak kita".


Myro hampir memuntahkan seteguk darah dari mulutnya, ternyata orang yang merekrut para tetua tidak berguna ini merupakan rohnya sendiri yaitu Aries.

__ADS_1


__ADS_2