
Ruang harta rahasia sekarang sudah hampir hancur sepenuhnya, baik itu para tetua ataupun patriak dari sekte lain yang ikut bersama Kaisar Racun langsung merasa panik.
Mereka semua mengepung Kaisar Racun sambil berteriak seperti orang bodoh "Kaisar Racun, apa yang harus kita lakukan? Jika terus seperti ini maka kita semua bisa mati disini, ingat baik-baik bahwa kau orang yang membawa kami kesini! Oleh karena itu, kau juga harus membawa kami kembali hidup-hidup".
"Itu benar, kami datang kesini sebab mengikuti mu, jadi kau tidak bisa membiarkan kami mati disini".
"Kaisar Racun, cepat pikirkan cara pergi dari sini, apabila kita semua mati disini maka semua sekte kita pasti tidak berakhir baik!".
"Aku menyesal ikut kesini, jika aku tahu akan berakhir seperti ini maka aku pasti tidak mengikuti Kaisar Racun".
Melihat para tetua dan patriak sekte yang selalu bersikap setia dan bijak ini setiap harinya sekarang mulai menyalahkan dirinya, wajah Kaisar Racun menjadi suram.
Lagipula ia memang yang membentuk kelompok ini, tapi bukan berarti hanya ia sendiri yang merencanakan semua ini. Lebih tepatnya para tetua dan patriak sekte disini juga sudah setuju dengan rencananya, bahkan Kaisar Racun memberikan mereka kesempatan untuk menolak ikut, namun pada akhirnya mereka masih memilih untuk ikut ke ruang harta rahasia ini.
Kaisar Racun tahu bahwa tujuan para tetua dan patriak ini ikut yaitu mereka berusaha mengambil harta disini, tujuan asli mereka bukan untuk membantu Kaisar Racun.
Masalahnya ketika rencana gagal serta mereka semua hampir mati, semua orang menyalahkan Kaisar Racun seakan-akan mereka ikut kesini akibat ide Kaisar Racun.
"Kalian semua diam, jika masih ada orang yang banyak berbicara disini maka aku akan membunuh orang itu lebih dulu sebelum ruang harta rahasia ini hancur, kalian mengerti?", teriak Kaisar Racun dengan marah.
__ADS_1
Semua orang itu segera menutup mulut mereka dengan cepat, meskipun keadaan sekarang sangat buruk tetapi mereka masih memiliki ketakutan terhadap Kaisar Racun yang marah, terutama Kaisar Racun memiliki aura yang sangat menakutkan.
Melihat bahwa semua orang sudah menutup mulut mereka, Kaisar Racun kembali berkata "Kalau kalian sudah mengerti maka tidak ada gunanya marah-marah atau menyalahkan orang lain di keadaan sekarang, untuk bertahan hidup maka kita harus mencari jalan pergi dari tempat ini. Namun jalan pergi dari ruang harta rahasia ini pasti hanya bisa kita dapatkan jika kita menyelesaikan labirin ini, jadi semua orang harus bekerja sama".
"Kita akan bergerak ke semua arah yang ada di labirin ini, siapapun yang menemukan jalan menyelesaikan labirin ini maka segera laporkan agar kita bisa pergi. Apakah kalian mengerti? Kita harus bekerja sama agar bisa pergi dari tempat ini hidup-hidup, bukan menyalahkan orang lain seperti apa yang kalian lakukan tadi!".
Mendengar perkataan Kaisar Racun, semua orang merasa bersalah.
Mereka saling menatap sebelum mengangguk dengan tegas, setelah itu tanpa membuang waktu lagi maka mereka semua pergi ke arah yang berbeda untuk menemukan jalan pergi dari tempat ini. Tidak ada waktu lagi bagi mereka sekarang, mereka harus menemukan cara untuk melarikan diri dari sini sebelum ruang harta rahasia ini hancur sepenuhnya.
Setelah semua orang pergi, Kaisar Racun melihat kepergian mereka semua dengan dingin "Jangan salahkan aku karena bersikap kejam, tapi aku hanya memiliki 1 kunci untuk melarikan diri dari sini, jadi aku tidak bisa membawa kalian dan harus menipu kalian agar bisa pergi".
Kaisar Racun mengambil sebuah kunci dari kantong pakaiannya, ia mengambil kunci ini dari Ark waktu mereka akan bertarung. Kaisar Racun memang gagal mendapatkan Ark waktu itu, tetapi ia menemukan sebuah kunci yang secara kebetulan ditinggalkan oleh Ark di tempat persembunyian pada tembok. Kaisar Racun tentunya tahu bahwa kunci ini merupakan kunci untuk datang ke ruang harta rahasia ini, selain itu ayahnya yang merupakan teman dekat Ark juga pernah bercerita kepada Kaisar Racun bahwa kunci ini berguna untuk melarikan diri secepat mungkin dari ruang harta rahasia ini.
Setiap 1 kunci hanya bisa membawa 1 orang untuk melarikan diri, hal ini membuat Kaisar Racun memutuskan untuk membuang para tetua dan patriak ini agar bisa bertahan hidup.
Belum lagi para tetua dan patriak ini berusaha menyalahkan dirinya karena hampir mati di ruang harta rahasia ini, alasan ini yang membuat tekad Kaisar Racun untuk meninggalkan mereka semakin besar.
Setelah membuka matanya lagi, Kaisar Racun menemukan bahwa ia tidak berada di ruang harta rahasia melainkan di sekitarnya merupakan hutan tempat dimana ruang harta rahasia itu berada.
__ADS_1
Kaisar Racun memegang kunci di tangannya sambil berkata "Myro itu, semua ini pasti tindakannya! Ia melempar kami menuju ruang harta rahasia dan hampir membunuh kami semua disana, jika aku tidak mendapatkan kunci ini maka aku pasti sudah mati! Myro, tunggu aku! Aku pasti membalaskan dendam ini".
...----------------...
Ark juga mengalami kegagalan untuk pergi dari labirin, ketika ia mengetahui bahwa ruang harta rahasia ini sudah hancur maka Ark memakai kunci di tangannya tanpa ragu.
Walaupun Ark sedikit terkejut kenapa 1 kunci di tangannya hilang, Ark tidak banyak berpikir dan segera memakai 1 kunci lain yang masih ada pada dirinya.
Apa yang paling penting saat ini adalah melarikan diri dari ruang harta rahasia agar tetap bertahan hidup, sedangkan masalah kunci yang hilang ataupun Myro maka ia bisa memikirkannya lagi. Apalagi Ark yakin dengan kecerdasan serta kemampuan Myro, maka ia pasti sudah melarikan diri dari tempat ini.
Seperti Myro dan Kaisar Racun, saat Ark membuka matanya maka ia sudah kembali ke hutan tempat dimana jurang itu berada.
Memastikan bahwa dirinya masih hidup, Ark menghela nafas dan membuang kekhawatirannya "Beruntung aku hanya kehilangan 1 kunci, apabila aku kehilangan semuanya maka aku pasti tidak kembali. Lebih baik untuk sekarang mencari keberadaan tuan dulu, bagaimanapun tindakan berikutnya untuk melawan Kaisar Racun ataupun diri tuan yang palsu harus menunggu ide dari tuan dulu".
Ark menyimpan kembali kunci di tangannya itu, meskipun kunci ini sudah tidak berguna lagi sebab ruang harta rahasia sudah hancur namun kunci ini memiliki sejarah penting untuk kelompok netral. Oleh karena itu, ia harus tetap menyimpan kunci ini sebagai harta penting kelompok netral.
Waktu Ark baru berencana untuk pergi dari tempat ini dan mencari Myro, sebuah suara dingin terdengar "Siapa yang berpikir aku bisa menemukanmu semudah ini, padahal aku berpikir mungkin menghabiskan waktu berjam-jam atau bahkan aku tidak memiliki kesempatan untuk bertemu denganmu, tapi siapa yang tahu bahwa aku hanya membutuhkan waktu kurang dari sejam untuk bertemu dengan mu, benar-benar sebuah keberuntungan".
Ark yang berencana untuk pergi segera menghentikan langkahnya, ia menatap ke arah asal suara itu untuk menemukan Myro jahat yang berdiri di tempatnya sambil melihat Ark dengan dingin, dendam yang kuat bisa dirasakan melalui mata Myro jahat tersebut.
__ADS_1
Ark mengamati Myro jahat dari atas ke bawah, ia tidak mengerti kenapa Myro jahat terlihat sangat dendam terhadap dirinya, padahal mereka tidak pernah bertemu kecuali saat membantu Myro yang baru datang dari Dunia Pedang Darah.
Untuk memastikan kenapa Myro jahat dendam kepadanya, Ark tidak bisa untuk tidak bertanya "Siapa kau? Apakah kita saling mengenal sebelumnya hingga kau terlihat seperti memiliki dendam yang sangat besar terhadap ku?".