KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 152 : PENINGKATAN KEKUATAN


__ADS_3

Myro memanggil para roh miliknya untuk berjaga-jaga selama dirinya berkultivasi kecuali Virgo dan Cancer yang masih ada di Rumah Bela Diri Roth, lalu ia duduk di atas tempat tidur yang ada di ruangannya itu, ia mengambil Pedang Cahaya Matahari miliknya dan mulai menyerap energi yang ada di sana.


Perlahan-lahan energi dari pedang tersebut mengalir pada tubuh Myro, energi ini memiliki rasa yang sangat panas, bagaimanapun Pedang Cahaya Matahari mendapatkan energinya dari matahari sehingga memiliki aura yang sangat panas.


Tetapi ketika sampai di tubuh Myro, Burung Vermilion bergerak lebih dulu dan menekan energi tersebut, oleh karena itu energi panas matahari yang sebelumnya sangat sombong serta berusaha menghancurkan tubuh Myro hanya bisa tunduk.


Itu baru tekanan dari Burung Vermilion, saat tekanan dari roh Zodiak lainnya menekan dirinya juga maka energi itu tidak bisa melawan lagi dan hanya bisa pergi ke inti kultivasi milik Myro tanpa perlawanan apapun.


Raja Martial tingkat 2.


Raja Martial tingkat 3.


Raja Martial tingkat 4.


Ketika sampai di tingkat 4 maka Myro menyadari bahwa energinya sudah habis, Myro membuka matanya kembali dan mengamati bahwa energi kultivasi pada Pedang Cahaya Matahari memang sudah habis.


Walaupun ia sudah menyerap energi matahari selama ratusan tahun, Myro memiliki terlalu banyak inti kultivasi serta ia sudah menjadi Raja Martial, jadi energi yang sudah dikumpulkan Pedang Cahaya Matahari selama ini habis dengan sangat cepat oleh Myro.


Myro menyimpan Pedang Cahaya Matahari itu serta merasa cukup senang, lagipula kekuatannya meningkat sebanyak 3 tingkat yang cukup baik, sejak menjadi Raja Martial maka harta yang bisa membantu kultivasi Myro semakin berkurang yang membuat peningkatan sebanyak 3 tingkat ini sudah cukup besar.


Setelah menyimpan Pedang Cahaya Matahari, Myro menatap Libra yang terus menunggu di belakangnya dengan hormat "Berapa lama waktu berlalu saat aku menyerap energi pada pedang ini?".


"Sehari, ini sekarang sudah pagi", jawab Libra.


Mendengar itu, Myro sedikit mengangguk, masih ada 2 hari lagi sebelum Husk bisa pulih sehingga Myro masih bisa melakukan rencana yang sudah ia siapkan sebelumnya.

__ADS_1


Ketika Myro sedang berpikir, ia mendengar suara langkah kaki banyak orang yang bergerak menuju ke arah kamarnya, bahkan Sagitarius yang memiliki pendengaran tajam sebagai pemanah juga mendengarnya "Tuan, nampaknya ada banyak orang yang mendekat ke arah sini, berdasarkan jumlah dan langkah kaki mereka maka mereka pasti tidak datang untuk hal yang baik".


Myro berdiri dari tempat tidurnya dan berkata "Aku tahu, ini sesuai dengan rencana. Aku akan menarik kalian kembali dulu, saat aku membutuhkan bantuan kalian maka aku pasti memanggil kalian lagi".


Tanpa menunggu lebih lama lagi, Myro menarik mereka semua kembali.


Ruangan yang sebelumnya ramai oleh para zodiak kembali menjadi kosong dan hanya ada Myro di sana, tidak lama kemudian pintu kamar ini terbuka dengan keras.


"Brak!".


Puluhan orang dengan tubuh berotot serta wajah yang ganas berkumpul di ruangan ini, mereka memakai pakaian hitam serta beberapa di antara mereka membawa pemukul besi, sudah jelas bahwa mereka datang kesini bukan untuk hal yang baik.


Seorang pria yang memiliki tubuh setinggi 2 meter serta kekuatan Prajurit Martial tingkat 5 berjalan mendekati Myro, ia berjalan sambil melihat sekitar, terutama ia mengamati mesin mata-mata yang dihancurkan Myro waktu baru datang kesini.


Myro sedikit tersenyum, ini adalah alasannya memilih Penginapan Gorf dan menghancurkan semua mesin mata-mata di ruangan ini, ia berusaha menarik perhatian para pengikut Gorf agar bisa mengetahui posisi Gorf dan membunuhnya.


Walaupun Gorf hanya memiliki kekuatan Kaisar Martial tingkat 1 dan bukan lawan Myro yang bergabung dengan Leo, tapi tidak ada salahnya untuk membersihkan tangan milik Kaisar Teknologi lebih dulu sebelum pertarungan melawannya secara langsung.


Bagaimanapun dengan hancurnya 2 tangan Kaisar Teknologi, maka kemungkinan menang Myro akan menjadi lebih besar.


"Kalau begitu aku sudah memutuskan", kata Myro tersenyum ramah "Aku memilih pilihan ke 3, yaitu membunuh kalian semua!".


Sebelum pemimpin itu bisa mengerti, Myro menarik Pedang Cahaya Matahari miliknya dan menebas leher semua orang di belakang pemimpin "Tebasan Malam tanpa Akhir tahap 1, Tebasan tak Terlihat".


Myro tidak memakai kemampuan api apapun, namun karena memakai Pedang Cahaya Matahari maka jejak api muncul di pedang Myro dan membantu menebas leher para target Myro.

__ADS_1


"Slash!".


Sebelum pemimpin itu bisa menyadarinya, leher semua pengikut di belakangnya sudah di tebas oleh Myro, kepala mereka terbang menuju langit dan darah berterbangan dari tubuh mereka.


Lagipula kekuatan terkuat mereka hanyalah Prajurit Martial, bagaimana mereka bisa melawan Myro yang memiliki kekuatan Raja Martial.


Di antara semua orang yang datang, hanya sang pemimpin yang masih Myro biarkan hidup.


Di antara darah yang berterbangan, sebuah darah jatuh di wajah pemimpin tersebut.


Ia memegang darah di wajahnya dan melihatnya dengan terkejut, lalu ia berbalik mengamati sekitar untuk menemukan bahwa semua rekan yang ia bawa sudah mati.


"Aaaaa!", pemimpin musuh itu berteriak ketakutan dan jatuh terduduk di tanah, ia tidak pernah berpikir bahwa semua rekan yang sudah menemaninya hari ini.


Ia yang jatuh duduk di tanah dengan kaki gemetar berkata penuh ketakutan "Tidak mungkin-- Bagaimana ini mungkin?".


Myro memegang pundak pemimpin itu dan mengarahkan pedangnya menuju leher pemimpin tersebut "Apakah kau sudah melihat akhir dari teman-temanmu? Aku sarankan kau untuk memberitahuku dimana posisi Gorf pemimpin kalian, apabila kau tidak mengatakannya karena kesetiaan mu kepada Gorf maka kau memiliki akhir yang sama dengan rekanmu yang lain! Kau pasti mengerti kan?".


Pemimpin itu sudah menangis ketakutan, ia berkata dengan mulut gemetar "Tuan Gorf ada di villa miliknya, setiap pagi ia akan selalu di sana bersama para wanitanya dan pergi pada siang hari untuk bekerja! Ia pasti ada di sana sekarang, jadi biarkan aku hidup!".


Myro mengangguk dan menghancurkan semua alat komunikasi milik pemimpin ini, setelah melakukan semua itu maka Myro berkata lagi "Cepat bawa aku menuju villa tersebut, lalu lebih baik kau tidak mencoba melapor atau menipu diriku, apabila kau melakukannya maka kau tahu bagaimana nasibmu kan?".


Pemimpin itu mengangguk dengan cepat, kakinya terus gemetar tanpa henti sampai-sampai ia kesulitan untuk berdiri.


Myro sudah menilai bahwa pemimpin ini sangat penakut hingga tidak bisa berdiri serta tidak memiliki kesetiaan sebab ia mengkhianati tuannya dengan memberikan lokasi Gorf kepada Myro, apalagi Myro sudah menghancurkan semua alat komunikasi miliknya serta akan terus mengamatinya sepanjang jalan, oleh karena itu kecil kemungkinannya bahwa pemimpin ini bisa melaporkan hal ini kepada orang lain.

__ADS_1


__ADS_2