
"Jadi, Kaisar Racun adalah kakek-kakek tua yang sudah membunuh tuan sebelumnya?", kata Leo penuh keraguan, ia mulai mengingat-ingat kembali wajah Kaisar Racun.
Myro mengangguk "Pria tua itu memang Kaisar Racun, tapi ia sekarang belum setua itu, mungkin lebih tepat untuk mengatakan bahwa Kaisar Racun sekarang masih sangat muda yaitu berusia sekitar 500 tahun".
Mendengar bahwa Kaisar Racun benar-benar orang yang sudah membunuh Myro, api yang sangat kuat berkumpul di sekitar tubuh Leo, bahkan api tersebut membuat barang-barang atau tembok kamar Myro meleleh "Beraninya! Beraninya pria tua itu membunuh tuan! Aku hampir melupakannya, untung aku sekarang sudah ingat kembali! Tuan tidak perlu khawatir, aku akan membawa kepalanya sekarang!".
setelah mengatakan hal tersebut, Leo berbalik untuk pergi dari sini. Tapi Myro langsung berkata "Tunggu dulu, Leo!".
Leo yang akan pergi kembali menatap Myro "Apakah ada masalah, tuanku? Selama ada masalah yang lain, Leo pasti akan membantu tuan untuk menyelesaikannya".
"Bukan itu", kata Myro menggelengkan kepalanya "Aku menghentikan mu dari menyerang Kaisar Racun karena aku memiliki sebuah pertanyaan padamu, apakah kau memiliki rencana untuk melawannya? Rencana apa yang kau miliki untuk membunuh Kaisar Racun?".
"Rencana? Hahahahaha, tuanku, semua rencana itu sama sekali tidak dibutuhkan! Apa yang aku butuhkan hanyalah tinjuku sebab selama aku memiliki tinju maka aku bisa membunuh Kaisar Racun!", kata Leo penuh percaya diri.
Myro menggelengkan kepalanya "Apakah kau bodoh? Kaisar Racun memang tidak memiliki roh suci sama sekali, tapi bukan berarti kekuatannya lemah. Bagaimanapun Kaisar Racun bisa menjadi Kaisar terkuat tanpa roh suci yang menunjukkan bahwa ia bukan orang sembarangan, lalu kau berkata bahwa kau bisa mengalahkannya tanpa rencana apapun? Kau pasti kalah, Kaisar Racun memiliki beberapa roh tingkat Kaisar, kau sendirian bukanlah lawan mereka".
"Selain itu, lihat semua tindakanmu ini! Kau sudah hampir membuat seluruh kamarku meleleh, lain kali kau harus belajar untuk mengendalikan kekuatanmu lagi".
Mendengar ajaran dari Myro, Leo memegang kepalanya dengan malu, ia menarik kembali seluruh api di tubuhnya "Maaf tuan, Leo akan lebih berhati-hati di masa depan. Tapi tuan, jika Leo tidak perlu membunuh Kaisar Racun sekarang maka apa yang harus Leo lakukan?".
__ADS_1
"Untuk saat ini kau hanya perlu menunggu, selama identitas ku ketahuan dan mereka mencoba membunuhmu maka itu waktunya kau untuk bergerak. Apakah kau mengerti, Leo?", kata Myro menjelaskan "Jangan bertindak sembarangan untuk membunuh Kaisar Racun tanpa izinku, paling tidak kau harus mencari saran dari Libra dulu sebelum bergerak".
"Aku mengerti tuan" kata Leo dengan wajah tegas, lalu wajahnya berubah menjadi bingung lagi "Tapi sebelum itu, aku memiliki pertanyaan lain yang aku masih tidak mengerti, bolehkah aku bertanya?".
"Tanyakan", kata Myro tidak peduli sebab ia tidak perlu menyembunyikan apapun dari para zodiak.
Leo berkata lagi setelah mendapat izin Myro "Aku mengerti untuk tidak bertindak sembarangan lagi tanpa izin anda, lalu membantu tuan apabila orang-orang mengetahui identitas tuan, namun aku masih bingung sebuah hal. Aku lupa, siapa sebenarnya Kaisar Racun ini yang tuan jelaskan sebelumnya? Aku lupa penjelasan tuan tentang Kaisar Racun sebelumnya, tapi setiap kali aku menyebut nama ini maka aku merasa marah".
Myro sekarang merasa tertarik untuk memukul kepala Leo, ia benar-benar sudah lupa lagi tentang Kaisar Racun. Namun Myro tahu bahwa Leo tidak berbohong, ia memang sudah lupa tentang Kaisar Racun.
Menahan rasa marahnya, Myro berkata secepat mungkin "Biarkan Libra menjelaskan semuanya padamu, aku sudah lelah dan akan tidur sekarang jadi kau bisa kembali dulu".
Myro sedikit tidak bisa berkata-kata sekarang, jika ia terus berbicara dengan Leo maka ia yakin bahwa dirinya harus menjelaskan tentang Kaisar Racun lagi sebanyak ratusan kali agar Leo bisa mengingat. Itupun Leo pasti menjadi lupa lagi keesokan harinya, oleh karena itu Myro membiarkan Libra yang menyelesaikan tugas ini.
Myro kembali berbaring di kasurnya yang sudah meleleh akibat api Leo, ia menutup matanya untuk langsung tidur.
...----------------...
Keesokan harinya, Myro bangun pagi-pagi sekali untuk menemukan bahwa Zhi Li sudah ada di depan pintu kamar Myro bersama Yura, nampaknya mereka sudah menunggu Myro cukup lama.
__ADS_1
Myro turun ke lantai bawah untuk sarapan lebih dulu sebelum pergi ke Sekte Kaisar Racun, selain itu Myro bisa mendengar beberapa informasi dari orang-orang di penginapan ini. Bagaimanapun sebagian besar orang di penginapan sekarang pasti mereka yang bertujuan untuk menjadi murid Kaisar Racun, hal tersebut membuat mereka mengetahui banyak informasi tentang pertarungan dimana Myro akan bergabung bersama Zhi Li. Sedangkan Yura maka ia hanya perlu duduk di kursi penonton, lagipula ia belum memiliki teknik pertarungan yang kuat untuk bertarung.
"Apakah kau sudah dengar, katanya 5 Kaisar akan hadir untuk menonton pertarungan ini. Oleh karena itu, mereka yang berada di peringkat 10 besar pasti 5 Kaisar akan mengajak mereka, nampaknya 5 Kaisar sangat mementingkan pertarungan ini", kata seorang pria yang duduk tidak jauh dari lokasi Myro.
"Aku tahu, namun jangan bermimpi untuk bergabung bersama Kaisar Harem kecuali kau adalah wanita", kata rekannya yang mengingatkan.
"Tetapi aku mendengar baru-baru ini bahwa pertarungan untuk 10 besar akan berubah, katanya Kaisar Racun membuka Reruntuhan Naga untuk pertarungan 10 besar. Walaupun ada kemungkinan besar mati di sana, namun setiap orang yang berhasil pergi dari sana bisa mendapatkan banyak harta dari sana", kata pria lain menjelaskan.
"Reruntuhan Naga? Apakah Kaisar Racun benar-benar membukanya? Bagaimanapun aku sudah mendengar bahwa Reruntuhan Naga merupakan tempat paling berharga milik Kaisar Racun, bahkan hanya ada 50 orang yang bisa datang ke sana setiap 100 tahun sekali. Selama ada lebih dari 50 orang maka reruntuhan akan kembali menutup setelah menerima tepat 59 orang, sedangkan orang 51 ke atas maka mereka hanya bisa menunggu 100 tahun lagi. Jadi apakah Kaisar Racun benar-benar akan membuang kesempatan terbatas seperti itu pada kita?", kata pria tersebut ragu.
"Bukan pada kita, namun 10 besar!", kata pria yang berkata di awal kembali menjelaskan "Setiap orang yang bisa bergabung 10 besar pasti mereka yang memiliki bakat cukup, jadi Kaisar Racun membiarkan mereka pergi ke Reruntuhan Naga agar 10 besar lebih merasa berterima kasih kepada dirinya serta memutuskan untuk bergabung dengan sekte nya".
"Kalau begitu, bagaimana cara menentukan pemenangnya?", kata seorang wanita di kelompok mereka.
"Siapapun yang mendapatkan token naga paling banyak maka mereka yang menang", kata pria yang menjelaskan dari awal "Tapi kalian harus bertahan sampai 10 besar dulu sebelum bisa pergi ke Reruntuhan Naga, jika tidak maka jangan bermimpi!".
Anggota wanita tersebut menatap pria yang tahu banyak tentang pertarungan mencari murid Kaisar Racun ini dengan aneh "Tunggu dulu, kenapa kau mengetahui banyak sekali informasi seperti ini? Bahkan aku tidak tahu sebanyak dirimu".
Pria tersebut tersenyum penuh kebanggan "Sebenarnya ayahku adalah tetua di Sekte Kaisar Racun, ayahku berkata bahwa siapapun yang menjadi murid Kaisar Racun pasti juga akan menjadi Kaisar di masa depan. Jadi ia membiarkan aku untuk bergabung di pertarungan ini juga".
__ADS_1