
Madam Sha saat ini sedang duduk di ruangannya sambil menulis kertas rune yang ada di depannya.
Sejak kejadian yang terjadi pada Shi Yan tersebut, Madam Sha menjadi lebih berhati-hati.
Sebelumya ia berpikir bahwa tidak ada yang bisa mengalahkannya di dunia ini, setidaknya semua rencana yang sudah ia siapkan pasti berjalan dengan tepat.
Tetapi selama beberapa bulan ini, Madam Sha baru menyadari bahwa semua rencananya tidak berjalan seperti apa yang ia pikirkan, seakan-akan ada sesuatu yang menganggu rencananya.
Oleh karena itu, Madam Sha tidak berani meremehkan musuhnya lagi. Kali ini ia akan memakai seluruh kekuatannya untuk membatu Myro menjadi Dewa Martial, ia sudah menyiapkan puluhan kertas rune dengan kekuatan yang sangat menakutkan.
Madam Sha merupakan pengguna Rune, jadi sebelum bertarung maka ia membutuhkan waktu untuk menyiapkan rune miliknya terlebih dulu, semakin banyak waktu bersiap maka semakin kuat juga kekuatan yang akan dihasilkan.
Ia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama lagi, rune yang ia siapkan sekarang masing-masing dibuat dengan membutuhkan waktu beberapa minggu, kekuatan setiap rune sama sekali tidak perlu diragukan lagi. Setidaknya Madam Sha yang sekarang yakin untuk bisa membunuh Kaisar Racun dengan memakai semua rune yang sudah ia siapkan.
Suara ketukan pintu terdengar, Madam Sha yang sibuk menulis rune segera menghentikan alat tulisnya.
Ia mengangkat kepalanya untuk melihat ke arah pintu tersebut "Ada apa? Apakah ada masalah?".
Pintu ruangan tersebut terbuka, seorang pria yang merupakan kaki dan tangan Madam Sha langsung melapor "Madam Sha, ini masalah Kaisar baru beberapa hari yang lalu".
"Kaisar baru?", kata Madam Sha yang sedikit mengingat kejadian beberapa hari ini, bagaimanpun ia terlalu sibuk membuat rune yang menyebabkan ia melupakan beberapa hal yang terjadi baru-baru ini "Aku ingat, berdasarkan aura miliknya maka itu adalah Pedang Darah. Siapa yang berpikir bahwa pria penakut itu bisa menjadi Kaisar? Pedang Darah juga tidak menjadi Kaisar di kehidupan sebelumnya, pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga mengubah waktu".
"Kehidupan sebelumnya?", tanya prajurit itu dengan bingung.
__ADS_1
Madam Sha melambaikan tangannya "Lupakan, hal itu sama sekali tidak penting sekarang, jadi ada masalah apa dengan Kaisar baru itu? Apakah ia datang ke Dunia Kaisar kita untuk berkuasa?".
Prajurit itu segera menggelengkan kepalanya "Kaisar baru tetap berada di Dunia Teknologi yang sekarang berubah menjadi Dunia Pedang Darah, ia terlihat tidak tertarik untuk menguasai Dunia Kaisar. Apa yang menjadi masalah adalah Kaisar Harem ataupun Kaisar Racun sudah mengirim beberapa orang untuk merekrutnya, bahkan aku juga sudah mencoba untuk mengajak Kaisar baru ini agar bekerja sama dengan kita".
"Lalu? Bagaimana hasilnya?", tanya Madam Sha yang kurang lebih sudah tahu jawabannya.
Prajurit itu tersenyum pahit "Ia menolak semua ajakan tersebut, selain itu ada beberapa kabar bahwa Kaisar baru ini sebenarnya adalah pengikut seorang pria muda yang aneh. Madam Sha, apakah anda pikir kita harus mencari lebih banyak informasi tentang Kaisar baru ini?".
Madam Sha berpikir sebentar sebelum menggelengkan kepalanya "Tidak perlu, Kaisar baru sepertinya berencana untuk bersikap netral sehingga kita juga tidak perlu mengganggunya kecuali ia mencari masalah lebih dulu. Lebih baik kau memperkuat penjagaan di tempat kita ini, aku merasakan firasat buruk beberapa hari terakhir ini".
Meskipun cukup bingung, prajurit itu hanya mengangguk setuju "Aku mengerti, aku akan menambah jumlah penjaga untuk selalu menjaga setiap sudut tempat ini".
Prajurit itu menutup pintu ruangan tersebut dan pergi tanpa ragu, ia takut membuat Madam Sha menjadi terganggu akibat keberadaannya yang terlalu lama disini.
Ketika prajurit itu baru pergi, Madam Sha mengambil semua rune yang ia siapkan sebelum menyimpannya di kantong miliknya.
Selama berbicara dengan prajurit tadi, Madam Sha baru menyadari bahwa ada sosok yang sedang mengamati mereka, masalahnya Madam Sha sama sekali tidak bisa mengetahui siapa sosok itu. Padahal jika itu Kaisar Harem ataupun Kaisar Racun sekalipun, Madam Sha pasti mengetahuinya.
"Kau memang sangat hebat, bahkan bisa merasakan keberadaan ku dengan sangat jelas, Madam Sha. Tidak, atau harus aku panggil murid kebanggan ku, Sha Rein".
Di balik bayangan sudut ruangan itu, sosok Myro jahat terlihat, ada sebuah senyuman ramah di wajahnya.
Melihat Myro jahat, Madam Sha sedikit ragu "Myro? Tidak! Kau memang sangat mirip dengan Myro kecuali rambutmu, tetapi aku bisa yakin bahwa kau bukanlah Myro, siapa sebenarnya kau?".
__ADS_1
"Bukankah ini sangat kejam?", kata Myro jahat dengan wajah seakan-akan dirinya merasa sedih "Sebagai gurumu maka aku sangat kecewa sebab murid ku sendiri melupakan diriku. Rein, kau benar-benar kejam!".
Madam Sha sedikit terkejut sebab hanya ada 1 orang yang memanggilnya dengan julukan sedekat itu dan orang itu tidak lain adalah Myro, lebih tepatnya bukan Myro yang sekarang.
"Karena kau tidak memberitahu dirimu yang sebenarnya, maka aku hanya perlu membuatmu mengatakannya! Orang sepertimu sama sekali tidak mirip dengan guruku!", kata Madam Sha dengan dingin.
Ia mengambil 4 rune dari kantongnya yang terbang di depan Madam Sha.
Rune itu terbang di depan Madam Sha dengan 1 rune di atas, kanan, kiri dan bawah.
Madam Sha menjatuhkan darahnya ke tengah-tengah rune itu yang kosong, setitik darah itu terbang di antara 4 rune tersebut.
Madam Sha mulai menghubungkan 2 tangannya sambil bergumam "Genbu penjaga Utara, Vermilion penjajah bagian Selatan, Naga Azure penjaga bagian Timur, White Tiger penjaga bagian barat! Penjaga 4 arah mata angin, aku memanggil kalian dan hancurkan semua musuhku! Rune, 4 Penjaga Mata Angin!".
4 Rune di depan Madam Sha bersinar, darah yang ada di tengah semua rune tersebut mulai menyebar dan membentuk garis untuk menghubungkan 4 rune tersebut.
Rune di bagian atas perlahan-lahan membentuk sosok Gencu yang merupakan kura-kura dengan ekor ular, di bagian bawah membentuk Burung Vermilion yang terbakar oleh api, di bagian kanan membentuk Naga Azure yang merupakan naga tanpa sayap, di bagian kiri membentuk sosok harimau putih yang mengaum keras untuk memberikan tekanan pada tubuhnya.
Sosok 4 monster yang terbentuk ini sama sekali tidak berbeda dari 4 monster suci tahap Kaisar Martial tingkat 9, sama seperti Madam Sha.
Jika Kaisar Racun yang menghentikan serangan ini, maka ia hanya bisa melarikan diri, selama ia gagal lari maka dirinya hanya bisa mati.
4 sosok monster suci itu bergegas menuju Myro jahat dengan kekuatan ganas.
__ADS_1
Walaupun di tekan oleh kekuatan menakutkan dari rune 4 monster suci, Myro jahat tidak panik sedikitpun.
Ia menarik pedangnya sambil bergumam "Bukankah kau tidak percaya bahwa aku adalah gurumu sendiri? Kalau begitu aku akan menunjukkan kepadamu, bahwa sebagai guru yang mengajari tentang rune juga, maka aku mengetahui kekurangan dari kekuatan rune milikmu ini! Kekuatan 4 rune ini memang sudah sangat kuat, tapi di mata gurumu ini maka masih ada banyak celah yang terlihat!".