KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 49 : PECAHAN


__ADS_3

Baik itu Myro ataupun Myro dengan rambut putih di depannya saling menatap, tidak ada siapapun yang berbicara di antara mereka. Bahkan pada roh zodiak ikut menjadi diam, tanpa izin tuan mereka maka roh zodiak tidak akan bertindak sembarangan.


"Ada apa? Kenapa kalian semua menjadi diam? Apakah kalian sangat bingung sampai-sampai tidak bisa berbicara lagi?", kata Myro rambut putih sambil tersenyum.


Myro asli menarik nafas untuk mengembalikan pikirannya, ia kembali menatap musuh dengan dingin "Tidak peduli siapa kalian, aku hanya perlu tahu bahwa kalian musuhku! Setelah menjadi mayat, identitas milikmu tidak akan lagi berguna".


"Hahahahaha", tawa Myro rambut putih seakan-akan mendengarkan sesuatu yang lucu "Ini tetap sangat aneh, aku sudah tahu bahwa kau akan mengatakan itu sebelumnya, bagaimanapun aku adalah kau dan kau juga adalah diriku, oleh karena itu aku bisa memikirkan tentang apa yang tindakan serta perkataan mu selanjutnya. Libra, siapkan meja teh, aku akan berbicara sebentar dengan diriku ini".


"Baik tuan", jawab Libra palsu yang mulai memunculkan meja berbentuk lingkaran kecil yang sering dipakai orang-orang untuk minum teh, lalu Libra palsu juga memunculkan 2 kursi di sekitar meja tersebut.


Myro asli menatap kemampuan Libra palsu itu yang tidak jauh berbeda dari Libra asli, kekuatan Libra yaitu memunculkan semua senjata atau apapun yang ia pikirkan selama masih berada di batas kekuatannya. Jadi Libra sekarang sama sekali tidak bisa memunculkan senjata yang berguna untuk membunuh 5 Kaisar sebab batas kekuatannya belum setinggi itu.


Myro rambut putih duduk di sebuah kursi yang sudah disiapkan "Kau tidak akan duduk? Mungkin kau tidak tertarik untuk mengetahui tentang kebenaran diriku, tapi aku tidak keberatan untuk memberitahumu. Ayo duduk dulu dan berbicara, paling tidak aku tidak akan menyembunyikan identitas milikku pada diriku sendiri".

__ADS_1


Myro asli menatap musuhnya ini penuh kehati-hatian sebelum memutuskan untuk duduk di kursi yang lain.


Para zodiak di sekitar hanya bisa saling menurunkan senjata mereka, bagaimanapun tuan mereka tidak memberitahu mereka untuk lanjut bertarung lagi. Jadi para zodiak berdiri berbaris di belakang tuan mereka masing-masing yang sedang minum teh.


Libra palsu dan asli bergerak untuk menyiapkan teh masing-masing tuan mereka, lagipula mereka tidak bisa membiarkan musuh menyiapkan teh beracun untuk membunuh tuan mereka.


Ketika teh sudah disiapkan, Myro rambut putih langsung berbicara lebih dulu "Kau tertarik untuk tahu yang mana lebih dulu? Apakah tentang siapa aku serta para zodiak ini atau--".


"Tidak perlu membuang waktu", kata Myro asli penuh rasa dingin, ia menatap tajam Myro rambut putih "Aku sudah tahu tentang siapa dirimu, kau tidak perlu memberitahukannya lagi. Apa yang perlu kau jawab hanya 1, apa tujuanmu? Selama jawabanmu tidak tepat, aku bisa meyakinkan mu bahwa kepala milikmu akan segera terbang dari tubuhmu".


Myro asli berkata lagi "Awalnya aku bingung tentang para zodiak palsu ini, tapi setelah kau muncul dan berdasarkan perkataan mu sebelumnya maka aku mengerti. Kau adalah pecahan diriku, di saat-saat sebelum kematian ku akibat Kaisar Racun maka aku sudah menguasai hampir seluruh hukum waktu, namun aku belum menguasai sepenuhnya. Oleh karena itu, aku memang berhasil bereinkarnasi tapi hal itu menyebabkan sebagian dari diriku pecah. Bagian pecah itu tidak lain adalah dirimu, apakah aku benar? Kau itu seperti sebuah bagian dari cermin yang pecah dari cermin asli yaitu diriku".


Myro berambut putih meletakkan gelas tehnya dan bertepuk tangan "Hebat, diri utama milikku memang tidak mengecewakan. Lalu, apakah kau tahu aku bagian dari dirimu yang mana? Bagian mana dari dirimu yang pecah?".

__ADS_1


Myro asli menghela nafas dan berkata "Sebenarnya aku tidak tertarik untuk mengakui ini, tapi kemungkinan besar kau merupakan bagian dari kebencian serta rasa dendam milikku. Karena pecahnya dirimu, aku jadi bisa memaafkan Bolt dan Xinyu lebih mudah, bukan?".


"Kau benar lagi, namun masih belum tepat sepenuhnya", kata Myro rambut putih yang berdiri, sebuah senyum gila muncul di wajahnya "Setiap kali aku memikirkan Bolt dan Xinyu maka aku tidak bisa menghentikan kebencian ini, kematian sama sekali tidak cukup bagi mereka! Aku akan menjadi Dewa Martial, lalu menghidupkan serta membunuh mereka tanpa henti, aku akan membuat mereka menyadari kebodohan mereka! Tidak sepertimu yang bisa melepaskan dendam secepat itu, kematian mereka tidaklah cukup untukku".


Senyum gila di wajah Myro rambut putih menghilang, ia kembali duduk serta tersenyum ramah lagi "Maaf menunjukkan hal seperti itu kepadamu, aku sedikit terlalu terbawa kemarahan milikku. Baiklah, perkataan mu tadi memang hampir tepat, tapi masih ada kesalahan. Aku membenci semuanya, bukan hanya Bolt dan Xinyu, tapi semua orang yang sudah menipuku atau menjebak ku selama miliaran tahun, aku pasti akan membalas mereka semua! Tidak akan aku biarkan siapapun hidup!".


"Tujuanku kali ini yaitu mencapai Dewa Martial lagi, setelah itu aku akan menghancurkan seluruh dunia yang dipenuhi oleh orang yang aku benci ini. Saat dunia sudah hancur maka aku akan menciptakan dunia baru, itulah tujuan utamaku melakukan semua ini. Sedangkan alasan aku membunuh pengikut mu, siapa namanya? Aku lupa, namun itu tidak penting. Tujuanku juga untuk membunuh semua pengikut mu agar mengingatkanku kembali!".


"Myro, kita sama sekali tidak butuh pengikut! Bukankah kau sendiri yang paling mengerti tentang hal itu? Keberadaan pengikut hanya akan mengkhianati kita, lebih baik untuk bertindak sendiri, aku benar kan? Di dunia ini, kita tidak bisa mempercayai siapapun selain diri kita sendiri!".


Myro asli menggelengkan kepalanya sangat tegas "Mungkin menurutmu begitu, tapi berbeda bagiku. Bolt dan Xinyu mengkhianati kita, namun Sun Wu selalu mengikuti ku sampai akhir. Kita memang tidak boleh terlalu mempercayai orang lain, tetapi bukan berarti semua orang tidak bisa dipercaya!".


Myro rambut putih sangat kecewa mendengar hal itu, ia terlihat sangat sedih "Ternyata diriku sendiri juga tidak bisa mengerti perasaanku. Bahkan ketika kau sudah dikhianati selama miliaran tahun, kau masih percaya pada manusia-manusia itu? Aku sama sekali tidak bisa mengerti dirimu, padahal kau adalah diriku sendiri".

__ADS_1


"Miliaran tahun? Apakah maksudmu?", kata Myro penuh kebingungan, ia sudah sangat penasaran sejak Myro rambut putih mengatakan bahwa ia sudah dijebak selama ribuan tahun.


Myro rambut putih yang baru berdiri karena kecewa sangat terkejut mendengar perkataan Myro asli, ia berkata penuh keraguan "2 orang itu tidak memberitahumu? Benar-benar tidak ada seorangpun yang memberitahumu?".


__ADS_2