KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 61 : YURA JORMUGAND


__ADS_3

Menatap anak di depannya ini, Myro sedikit tidak bisa berkata-kata.


Myro berusaha untuk menurunkan anak itu dari pelukannya sambil berkata "Nampaknya kau salah paham, aku disini bukanlah ayahmu, tetapi hanya orang yang kebetulan datang kesini. Ada apa? Apakah kau terpisah dari ayahmu?".


Melihat Myro yang berusaha menurunkannya, anak itu semakin keras kepala memeluk Myro "Tidak! Ayah adalah ayah dan ibu adalah ibu, Yura tidak mungkin salah! Kalian ayah serta ibu Yura! Yura sudah menunggu ayah dan ibu disini sangat lama, apakah ayah dan ibu sudah melupakan Yura?".


Ketika anak ini akan menangis, Myro semakin terdiam. Jika anak itu berusaha membunuhnya maka Myro pasti tidak akan ragu juga, namun anak ini sama sekali tidak memiliki rencana seperti itu, oleh karena itu Myro sedikit bermasalah.


Saat anak itu akan menangis, Zhi Li yang ada di sisi lain melangkah maju sambil memegang kepala anak tersebut dengan lembut "Jangan menangis, anak yang baik tidak menangis. Kami memang ayah dan ibumu, nama ibu adalah Zhi Li. Bisakah ibu tahu namamu?".


Anak kecil itu akhirnya memutuskan untuk melepaskan pelukannya dari Myro, ia berkata penuh senyum cerah kepada Zhi Li "Ibu, aku Yura Jormugand, apakah ibu melupakan namaku?".


Zhi Li mengangkat Yura dengan cara memeluknya "Bagaimana ibu bisa melupakan anaknya sendiri, ibu tidak pernah melupakan Yura, ibu hanya mencoba kemampuan ingatan Yura".


"Ternyata begitu! Buku-buku yang aku baca selama ini memang benar, orang tua manapun pasti tidak akan melupakan anak mereka. Ayah pasti hanya mengetes ku juga seperti ibu", kata Yura senang.


Myro diam-diam menatap anak itu lagi penuh hati-hati, ia merasa bahwa nama keluarga Jormugand sama sekali tidak aneh, nampaknya nama ini cukup terkenal.


"Kalau begitu Yura, setelah menemukan ayah ibu maka apakah kau memiliki sesuatu untuk dilakukan bersama kami?", kata Zhi Li yang masih bertindak sebagai ibu Yura.


Yura langsung berkata "Bukankah ayah dan ibu sudah meninggalkan pedang bahwa ketika aku bangun maka aku pasti bertemu ayah dan ibu. Selain itu ayah dan ibu akan membawaku melihat dunia, baik itu tentang hewan-hewan yang lucu, kota yang memiliki keunikan masing-masing, atau berbagai hal hebat lain di dunia. Yura sudah tidak bisa menunggu untuk pergi bersama ayah dan ibu".


Zhi Li menatap ke arah Myro, ia tidak tahu apa yang harus dilakukan selanjutnya terhadap Yura.

__ADS_1


Myro berpikir sebentar sebelum melangkah maju dan memegang kepala Yura juga "Karena Yura sudah siap maka ayo pergi, ayah akan membawa Yura melihat dunia! Di sana ada banyak sekali hewan dan buah-buahan yang menunggu Yura".


Myro memutuskan untuk bertindak sebagai ayah juga, paling tidak Myro dapat merasakan bahwa sifat Yura ini masih anak-anak yang baik, oleh karena itu Myro merasa tidak bisa meninggalkan Yura menangis disini.


"Beneran? Ayah tidak bohong pada Yura kan? Ayah dan ibu tidak berencana meninggalkan Yura lagi bukan?", kata Yura menatap dengan mata bersinar.


"Tentu, untuk apa ayah berbohong pada Yura?", kata Myro.


Akhirnya 3 orang itu kembali berjalan lagi, Yura berada di posisi tengah sedangkan Myro memegang tangan kanan Yura dan Zhi Li memegang tangan kirinya. Walaupun berjalan seperti ini sedikit lebih lambat, namun Yura terlihat sangat senang sehingga baik itu Myro ataupun Zhi Li tidak terlalu keberatan.


Walaupun berada di Menara Mille Mundi, tapi langit tiba-tiba menjadi semakin gelap serta dimensi ini menjadi malam hari. Bahkan Yura yang sebelumnya terlihat bersemangat mulai menjadi lelah, ia hampir tertidur berkali-kali sambil berjalan.


Mesipun hampir tertidur berkali-kali, Yura sama sekali tidak mengeluh. Ia takut ditinggal oleh Myro dan Zhi Li sehingga ia memutuskan untuk terus berjalan.


"Apakah guru-- Maksudku ayah yakin? Bukankah ayah sedang berusaha sebaik mungkin untuk meningkatkan kekuatan secepat mungkin? Jika kita tidur dulu untuk malam ini maka itu terlalu membuang waktu", kata Zhi Li yang mengubah panggilan Myro menjadi ayah sebab Yura menatap tajam ke arahnya.


"Tidak apa-apa, aku merasa bahwa kita memang tidak bisa melewati tempat ini tanpa beristirahat untuk malam ini", kata Myro penuh percaya diri.


Karena Myro sudah memutuskan, mereka akhirnya pergi ke gua itu untuk beristirahat.


Myro membuat api yang sangat mengejutkan Yura, selain itu Myro mengambil daging dari kantong dimensinya yang membuat Yura semakin kagum sebab ia belum pernah memakan daging.


Saat hari semakin malam, Yura sudah tertidur, hanya ada Myro dan Zhi Li yang tetap duduk di sekitar api.

__ADS_1


"Guru, apa yang harus kita lakukan pada Yura?", tanya Zhi Li ragu-ragu, ia berani berkata seperti ini saat Yura sudah tidur.


"Seorang anak kecil tidak mungkin berada di Menara Mille Mundi ini sendirian. Walaupun Yura sebenarnya sudah berusia ribuan tahun namun jiwanya tidak berbeda dari anak kecil, apakah aku benar, 2 orang yang sudah menatap kami dari tadi?", kata Myro yang menatap ke arah pintu gua.


Di bawah tatapan terkejut Zhi Li, 2 sosok muncul dari bagian depan gua tersebut.


Mereka terdiri dari seorang pria dan wanita.


Wanita itu memiliki rambut berwarna hijau serta seakan-akan memiliki sisik, daripada rambut maka itu terlihat lebih seperti ular.


Sedangkan sosok yang lain merupakan seorang pria dengan rambut seputih salju, ia memiliki cakar naga putih, ekor serigala putih dan kaki naga.


Zhi Li sangat terkejut sebab ia tidak bisa merasakan 2 orang ini mendekat.


Myro menatap 2 orang itu "Kalian merupakan energi yang ditinggalkan pemilik kalian sebelum mati? Jadi ini alasan kenapa kalian terlihat sangat lemah, padahal kalian memiliki kekuatan Kaisar Martial. Lalu, aku harus memanggil kalian apa? Apakah Kaisar Monster dan Kaisar Ular?".


Sosok wanita dan pria itu terkejut, wanita itu memang dulunya adalah Kaisar Ular sedangkan pria merupakan Kaisar Monster. Masalahnya mereka hidup puluhan ribu tahun yang lalu, sudah hampir tidak ada seorangpun yang mengenal mereka lagi di hari ini.


"Bagaimana kau bisa tahu? Siapa yang memberitahumu?", kata Kaisar Monster penuh keraguan.


"Seseorang memberitahuku, kalian tidak perlu tahu orang tersebut", kata Myro yang tidak memberitahu bahwa Gristi merupakan orang yang memberitahunya tentang hal ini.


"Jadi, apa tujuan kalian datang menemui ku? Ini pasti berhubungan dengan Yura, apakah anak itu adalah anak kalian? Bagaimanapun aku sudah mengingat bahwa nama keluarga Jormugand merupakan nama keluarga naga, selain naga maka ada seseorang lagi yang memilikinya yaitu Kaisar Monster sebab ia memiliki setengah dari legenda Naga Jormugand. Apakah aku benar?", kata Myro menatap Kaisar Monster untuk menilai kebenaran melalui wajahnya.

__ADS_1


Wajah Kaisar Monster menjadi tidak menentu sebelum tersenyum pahit "Kau benar, kami adalah Kaisar Monster dan Kaisar Ular, orang yang membuat Menara Mille Mundi ini. Meskipun Kaisar Dimensi ikut membantu kami juga saat itu".


__ADS_2