
Keadaan Cesi sekarang benar-benar buruk, sebagian besar baju zirah Dewa Perang Ares yang melindungi tubuhnya hancur, bahkan pelindung kepalanya sudah hancur setengah yang membuat sebagian wajah Cesi terlihat.
Baik itu kepala ataupun bagian tubuh lainnya, dapat dilihat bahwa Cesi memiliki banyak sekali luka ataupun darah, tapi tekad keras kepala di matanya masih bisa terlihat. Nampaknya walaupun sudah kalah, Cesi masih belum menerima kekalahan tersebut.
"Ada apa? Kau tidak bisa menerimanya?", kata Myro yang berjalan mendekati Cesi.
Dibandingkan api Cesi yang melemah, api milik Myro menjadi semakin kuat sebab luka di tubuh Myro yang semakin banyak.
"Jangan senang dulu, aku sama sekali belum kalah! Selain melawan tuanku, tidak ada seorangpun yang bisa mengalahkan ku!", kata Cesi menatap Myro dengan tajam.
Myro mengangkat kakinya dan menendang luka besar di perut Cesi.
Cesi yang merasakan sakit dari perutnya tidak berteriak, ia menggertakkan giginya dan menjatuhkan kepalanya untuk menahan rasa sakit tersebut. Pada awalnya luka di perut ini sudah sangat menyakitkan, tetapi karena tendangan Myro maka luka ini menjadi semakin sakit.
"Bukankah kau terlihat sangat kuat tadi? Kau bilang kau belum kalah, percaya atau tidak bahwa aku bisa membunuhmu dengan mudah sekarang", kata Myro penuh rasa dingin, ia tidak merasa ragu untuk menendang Cesi walaupun ia memiliki wajah yang cantik. Bagaimanapun sebagai seorang yang pernah menjadi Kaisar Martial, kecantikan sudah bukan menjadi hal yang penting lagi untuk membuat Myro ragu.
Melihat bahwa Cesi hanya menahan rasa sakitnya dan tidak mengatakan apapun lagi, Myro sedikit menggelengkan kepalanya "Baiklah, kau bisa mati sekarang! Setelah itu aku akan mengambil naga 8 kepala milikmu, lagipula tuan mu juga sudah mati sehingga naga itu tidak berguna lagi".
"Hahahahaha", ketika Myro akan menebas membunuh Cesi maka Cesi yang kesakitan tiba-tiba tertawa keras.
Myro sedikit mengangkat kepalanya "Apakah kau sudah gila? Di keadaan seperti ini kau masih bisa tertawa".
"Tidak, tidak, aku tertawa bukan karena gila", kata Cesi yang kembali mengangkat kepalanya untuk menatap Myro "Kau melawanku untuk mendapatkan naga 8 kepala, Yamato no Orochi yang merupakan monster tingkat suci itu kan? Tapi maaf aku hanya bisa mengecewakanmu, monster itu sudah tidak ada lagi di tanganmu".
__ADS_1
Myro yang mendengar hal tersebut langsung mengambil cincin penyimpanan di jari Cesi, ketika ia merasakan penyimpanan dari cincin tersebut memakai energinya maka Myro tahu bahwa Cesi tidak berbohong, naga 8 kepala itu sudah tidak ada lagi di cincin miliknya.
Walaupun begitu, masih ada beberapa benda berharga di cincin ini yang membuat Myro menyimpan cincin itu lalu menunjuk leher Cesi memakai cakar miliknya "Katakan, dimana naga itu? Jangan buat aku melakukan hal yang repot, selama kau tidak memberitahuku maka aku akan membuatmu menyesal sudah hidup!".
Myro memiliki wajah yang sangat dingin sekarang, ia siap membuat Cesi mengakui dimana ia menyembunyikan naga tersebut apabila Cesi tidak mengakuinya, walaupun berarti Myro harus memakai cara yang menakutkan sekalipun untuk membuatnya berbicara.
"Tidak perlu panik, kau mirip dengan tuanku sehingga aku tidak ragu bahwa kau pasti memiliki cara untuk membuatku membuka semua rahasia. Namun tanpa cara itu sekalipun, aku pasti memberitahumu dimana aku menyembunyikan naga tersebut", kata Cesi yang tersenyum dingin "Bukankah ada seorang peserta wanita yang masih hidup disini? Belum lagi wanita tersebut dilindungi oleh 2 roh zodiak, apakah ia wanita mu?".
"Jangan buang waktu lagi, katakan intinya", kata Myro dengan dingin
Cesi yang masih tersenyum dingin berkata lagi "Aku mengirim naga tersebut di belakang dirinya, selain itu aku memakai banyak obat penyembuhan untuk memulihkan naga tersebut. Meskipun kekuatan naga itu sama dengan wanita mu yaitu Jendral Martial, tapi naga itu merupakan naga bencana yang hampir membawa kehancuran ke Dunia Kaisar. Naga itu bisa melawan Raja Martial tanpa masalah, pertanyaannya apakah wanita mu bisa mengalahkan naga tersebut?".
"Apa? Apakah kau gila? Kenapa kau menyembuhkan naga tersebut?", kata Myro penuh kepanikan.
Sebelum Cesi bisa senang lebih lama lagi, wajah panik Myro kembali dingin lagi "Tapi semua kepanikan ku itu hanya bercanda".
Wajah senang Cesi segera membeku, ia berkata penuh keraguan "Kenapa? Kenapa kau tidak panik? Bukankah orang itu wanita mu? Atau mungkin kau orang yang berhati dingin sehingga hanya mementingkan dirimu sendiri, kau tidak peduli terhadap keadaan orang lain?"".
"Semua jawabanmu salah!", kata Myro penuh percaya diri "Zhi Li itu bukan wanitaku tapi ia murid ku, selain itu semua murid Myro Aras tidak ada yang lemah!".
"Maksudmu wanita itu bisa mengalahkan naga tersebut? Tidak mungkin!", kata Cesi menggelengkan kepalanya, ia tidak percaya bahwa Zhi Li bisa menang.
"Kalau begitu kau bisa menunggu disini, lihatlah dengan matamu sendiri kemenangan murid ku!", kata Myro penuh percaya diri.
__ADS_1
Jika itu sebelumnya maka Zhi Li mungkin tidak bisa mengalahkan naga 8 kepala, Yamato no Orochi. Tapi sejak menjadi Jendral Martial maka berbeda, Zhi Li pasti bisa mengalahkan Yamato no Orochi tanpa banyak masalah, setidaknya Zhi Li tidak akan kalah dari Yamato no Orochi.
Myro bisa mengatakan bahwa rencana Cesi cukup baik, tapi ia salah memilih lawan.
...----------------...
Zhi Li sedang berdiri cukup jauh dari tempat dimana Myro dan Cesi berada, ia tidak berani mendekat lagi sebab takut akan ledakan yang kuat dari pertarungan mereka.
Sedangkan Taurus dan Sagitarius sudah menghilang, mereka kembali ke Myro setelah tugas mereka melindungi Zhi Li selesai.
Ketika Zhi Li bingung tentang harus memeriksa Myro atau tidak sebab ini sudah cukup lama sejak ledakan terakhir kali, 8 pasang mata merah muncul di belakang Zhi Li secara diam-diam.
Sosok itu tidak lain merupakan Yamato no Orochi, mereka mendekati Zhi Li penuh hati-hati untuk memakannya.
Kegagalan memakan Cesi membuat Yamato no Orochi yang sudah di segel sejak lama menjadi semakin lapar, oleh karena itu mereka bertekad untuk memakan Zhi Li kali ini.
Ketika mereka sudah berada di jarak yang cukup dekat dari Zhi Li, 8 kepala itu membuka mulut mereka untuk memakan Zhi Li secara langsung.
Jika itu waktu normal maka Arachne pasti menyadari serangan Yamato no Orochi tersebut, namun ia sudah sangat kelelahan menahan serangan Myro dan Cesi sebelumnya yang membuat ia menyadari keberadaan Yamato no Orochi sangat terlambat.
Ketika ia menyadarinya, Yamato no Orochi sudah sangat dekat dari Zhi Li dan hanya perlu beberapa meter lagi untuk memakannya.
"Nona!", teriak Arachne penuh kepanikan, ia berusaha berlari ke arah Zhi Li secepat mungkin tetapi jarak mereka terlalu jauh yang membuat ia tidak bisa tiba tepat waktu.
__ADS_1