KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 86 : HANCURNYA RERUNTUHAN NAGA


__ADS_3

Zhi Li dan Taurus yang bergerak mundur menyadari bahwa mereka sekarang dikepung para mayat hidup, tidak ada lagi jalan bagi mereka untuk lari.


Di tengah kegelapan dunia bawah milik Hel ini, mungkin hanya Myro yang masih sangat terang dan berapi-api.


Hel yang selalu berada di dunia bawah bahkan memiliki tubuh setengah mayat sangat membenci keberadaan api ataupun sesuatu yang terang, oleh karena itu ia sangat membenci keberadaan Myro sekarang dan membiarkan para mayat hidup membunuh Myro lebih dulu.


Ketika para mayat hidup semakin mendekati Myro maka seluruh Reruntuhan Naga yang menjadi dunia bawah ini gemetar dengan hebat, wajah Turse segera berubah "Gawat! Para Kaisar sudah selesai menghancurkan perisai milik Kaisar Iblis!".


...----------------...


Di sisi para Kaisar, Kaisar Racun sudah sangat marah sebab ia yang bekerja sama dengan Kaisar Harem masih membutuhkan waktu lama untuk menghancurkan perisai ini yaitu sekitar 10 menit.


Saat sudah ada banyak retakan pada perisai dan akan hancur, Kaisar Racun langsung mengumpulkan racun yang sangat mematikan di sekitarnya dan melemparkan semua itu pada perisai tersebut.


Di saat yang sama, Kaisar Harem membiarkan Zeus memakai kekuatan petir penuh miliknya.


"Booooom!".


Ledakan yang keras terdengar, perisai Kaisar Iblis yang sudah memiliki retakan akhirnya hancur.


Tetapi mereka melupakan sebuah hal, kekuatan terakhir Kaisar Harem dan Kaisar Racun terlalu kuat yang menyebabkan masih adanya kekuatan mereka walaupun perisai sudah hancur.


Petir dan racun yang masih bertahan itu menabrak Gerbang Reruntuhan Naga dengan keras, hal mengejutkan terjadi di depan mata semua orang.


Gerbang naga dengan ukiran yang ada di sekitarnya hancur akibat 2 kekuatan tersebut, baik itu Kaisar Harem, Kaisar Racun, Kaisar Es dan Madam Sha sangat terkejut akan hal tersebut.


Kaisar Harem kembali sadar lebih dulu dan berusaha menggabungkan kembali gerbang tersebut, namun gerbang itu sudah hancur sepenuhnya.


Melihat hal tersebut, Kaisar Harem tersenyum pahit "Apakah Myro dan yang lainnya tidak akan terkena masalah?".

__ADS_1


Madam Sha juga kebingungan, tanpa pintu gerbang ini maka Reruntuhan Naga pasti hancur serta tidak ada tempat bagi mereka untuk pergi sebab jalannya yaitu gerbang naga ini sudah hancur.


4 orang tersebut menjadi diam, mereka tidak pernah berpikir bahwa hal seperti ini akan terjadi yang membuat mereka tidak tahu harus melakukan apa sekarang.


...----------------...


Ketika seluruh Reruntuhan Naga bergetar, tiba-tiba ribuan tikus muncul dari seluruh sudut tempat ini.


Tikus-tikus itu menyerbu mayat hidup, Hel dan Turse.


"Tunggu! Apa? Darimana para tikus ini berasal? Kenapa mereka muncul tiba-tiba seperti ini?", kata Turse yang membunuh tikus-tikus di sekitarnya.


Hel juga membunuh para tikus itu tanpa masalah, namun jumlah tikus ini terlalu banyak sehingga ia akhirnya ikut menjadi kerepotan.


Sedangkan para mayat hidup, mereka berakhir lebih buruk sebab para tikus ini memiliki gerakan yang gesit dan mulai memakan mereka.


Di sisi lain, para tikus tidak menyerang Myro dan yang lainnya.


"Tunggu! Aku tidak akan membiarkanmu pergi! Paling tidak kembalikan senior Cesi padaku dulu!", teriak Turse mencoba melewati setiap tikus yang mencoba menyerangnya, ia tidak peduli pada tikus itu dan mencoba terus menyerang Myro.


Tetapi sebelum ia bergerak lebih jauh, seseorang memegang pundaknya.


Turse berbalik untuk menemukan bahwa orang yang memegang pundaknya adalah Hel, Turse berkata marah "Kenapa kau menghentikan ku! Aku berusaha menangkap musuh! Kita harus mendapatkan senior Cesi kembali".


Mendengar teriakan Turse, Hel hanya bisa berkata "Tuan, lihat sekitarmu baik-baik, tidak ada musuh ataupun tikus".


"Apa yang kau katakan--", kata Turse yang menatap sekitar, ia menjadi terkejut sebab memang tidak ada tikus di sekitar.


Lebih tepatnya seluruh mayat hidup sama sekali tidak terluka atau di makan oleh tikus, bahkan tidak ada jejak tikus disini. Di sisi lain, Myro dan yang lainnya ikut menghilang.

__ADS_1


"Dimana semua orang? Dimana orang-orang yang menangkap senior Cesi? Kemana para tikus itu? Apa yang sebenarnya terjadi?", teriak Turse dengan gila, ia tidak mengerti apa yang terjadi.


"Tuan, nampaknya kita terjebak ilusi rubah. Semua yang kita lihat tadi hanyalah ilusi, kemungkinan besar sejak Reruntuhan Naga bergetar maka musuh sudah menarik kita menuju ilusi yang ia buat", kata Hel menjelaskan.


"Ilusi? Kalau begitu kita harus mengejar orang-orang tadi--", kata Turse penuh kepanikan.


Namun Hel menghentikannya lagi "Tuan, Reruntuhan Naga ini akan hancur nampaknya para Kaisar menghancurkan gerbang naga. Apabila kita terus seperti ini maka kita akan mati bersama hancurnya gerbang naga! Tuan harus berpikir dengan baik, kita harus mengutamakan untuk melarikan diri dari sini secepat mungkin!".


Turse yang panik kembali menjadi diam, setelah berpikir sebentar maka ia merasa lebih baik dimarahi tuannya karena gagal mengambil kembali Cesi daripada mati disini.


Turse menatap tajam ke arah dimana Myro dan yang lainnya pergi "Kalian semua, bahkan pengguna ilusi rubah ekor 9, aku pasti mengingat ini! Aku pasti membalas dendam ini!".


Setelah itu Turse menghilang bersama Hel di kegelapan Reruntuhan Naga yang diubah menjadi dunia bawah.


...----------------...


Myro, Zhi Li dan Taurus sedang berlari mengikuti seorang wanita yang tidak lain adalah Gristi, Zhi Li yang sedang berlari tidak bisa untuk tidak berkata "Gristi, aku tidak berpikir bahwa kau akan datang kesini! Tanpa bantuan ilusi milikmu maka kami pasti mati!".


Gristi yang berada di depan hanya berkata "Itu masalah kecil, meskipun aku tidak membantu sekalipun maka tuan pasti bisa menyelesaikan masalah ini".


"Aku memang bisa menyelesaikan masalah ini memakai cara lain, namun hal itu tidak mengubah bahwa kau sudah membantu kami. Terima kasih", kata Myro sedikit tersenyum.


Mereka terus berjalan sebelum berhenti di sebuah gerbang yang tertutup, Gristi yang menatap gerbang tersebut segera mengubah wajahnya "Bagaimana mungkin? Gerbangnya sudah hancur? Apakah para Kaisar menghancurkan gerbang ini? Tidak mungkin, seharusnya Madam Sha dan Kaisar Harem tidak akan membiarkan gerbang hancur, bahkan Kaisar Racun juga tidak akan mengizinkan gerbang ini hancur sebab ia masih membutuhkan naga 8 kepala!".


Myro juga menatap gerbang yang tertutup itu dengan aneh, apakah gerbang ini hanya kebetulan hancur atau memang ada rencana lain dari para Kaisar?


Myro menggelengkan kepalanya "Hal itu tidak penting sekarang, apa yang lebih penting yaitu cara melarikan diri dari sini! Jika kita masih tetap disini sampai Reruntuhan Naga hancur sepenuhnya, kita pasti mati!".


Gristi berpikir cepat sebelum berkata "Tuan, sepertinya kita hanya bisa membuka gerbang sendiri untuk pergi dari sini! Meskipun berisiko, tapi kita hanya bisa memakai cara ini daripada harus diam dan menunggu kematian disini!".

__ADS_1


Myro sedikit menatap Gristi, ia memang berpikir untuk membuka gerbang sendiri, namun Myro tidak pernah berpikir bahwa Gristi juga mengerti hal ini.


Belum lagi perkembangan kekuatan milik Gristi juga sangat besar dari saat mereka bertemu terakhir kali, nampaknya Gristi ini memang memiliki banyak rahasia seperti yang dikatakan Aries.


__ADS_2