KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 89 : KEMUNCULAN YANG MENGEJUTKAN


__ADS_3

Myro yang sedang berpikir tiba-tiba mengingat sesuatu yang penting dari perkataan Pona tadi "Pona, kau menyebutku tadi sebagai kalian, apakah ada orang lain yang kalian bawa selain aku?".


"Benar, ada seorang wanita", kata Pona yang mengangkat mangkuk bubur Myro untuk membantunya makan, bagaimanapun luka Myro terlalu berat yang membuatnya tidak bisa bergerak "Bukankah kalian teman? Atau mungkin kalian suami istri? Aku harus mengakui bahwa kau pria beruntung, aku yang paling cantik di sekitar sini sekalipun sama sekali tidak setingkat dengan istrimu".


"Untuk sekarang ia masih belum sadar, namun kau tidak perlu khawatir, menurut ayah maka keadaan istrimu tidak terlalu buruk. Setidaknya, kemungkinan matinya terlalu kecil".


Myro yang mulai makan berkata sedikit ragu "Mungkinkah wanita itu merupakan seorang wanita dengan rambut hitam panjang? Lalu ada sebuah cincin berwarna emas dengan lambang api di tangannya?".


"Benar, ternyata kalian benar-benar suami istri", kata Pona mengangguk cepat terhadap pertanyaan Myro.


Ternyata orang yang datang bersama Myro ke dunia ini adalah Cesi.


Mendengar hal tersebut, Myro sedikit senang karena orang yang terbawa bukan Zhi Li ataupun Gristi yang berarti bahwa mereka tiba di tempat tujuan tanpa masalah. Di sisi lain Myro juga merasa khawatir, selama luka Cesi tidak terlalu berat dan sembuh maka Myro pasti mati sebab ia tidak bisa memanggil Leo di dunia ini.


"Bagaimana keadaan istriku?", kata Myro dengan wajah penuh rasa khawatir, seakan Cesi merupakan istrinya.


"Lebih buruk daripada keadaanmu, tangan kanannya patah, bahkan dengan obat dari ayahku maka tidak mungkin lagi untuk sembuh. Lalu ada banyak luka di seluruh tubuhnya, energi kultivasi yang ia miliki juga tidak bisa dipakai. Kecuali luka pada tubuhnya tidak sembuh, maka istrimu mungkin tidak bisa menjadi kultivator lagi", kata Pona dengan wajah khawatir.


"Pona, apa yang kau katakan di depan tamu kita?", teriakan seorang pria terdengar dari depan ruangan Myro, sosok seorang pria muncul dari pintu tersebut.


Melihat pria tersebut, Pona tidak bisa untuk tidak berkata "Ayah, kenapa kau ada disini? Bukankah ayah seharusnya pergi berburu?".

__ADS_1


"Aku mendapatkan mangsa lebih cepat hari ini sehingga aku kembali lebih awal", kata Ayah Pona yang mendekati Myro "Kau bisa beristirahat lebih dulu, apa yang Pona katakan tadi tidak benar, istrimu pasti kembali sehat lagi beberapa hari kemudian. Lalu tidak ada masalah pada kultivasi miliknya, tidak perlu khawatir. Kalau begitu kau beristirahat dulu, aku akan pergi membawa Pona mencari obat untuk kalian".


Tanpa menunggu lagi, ayah Pona membawa Pona pergi.


Myro yang sebelumnya memiliki kekuatan Jendral Martial mempunyai pendengaran yang tajam, oleh karena itu Myro bisa mendengarkan apa yang dikatakan Pona dan ayahnya yang baru pergi.


"Ayah, kenapa kau berbohong? Keadaan istri Myro sama sekali tidak baik--", kata Pona yang bingung terhadap tindakan ayahnya.


Tapi ayah Pona segera menghentikannya "Apakah kau bodoh? Pria itu masih terluka berat, jika berita tentang keadaan istrinya ikut memukulnya maka keadaan pria itu mungkin menjadi lebih sakit. Apa yang paling penting sekarang adalah membiarkan pria itu memulihkan lukanya tanpa harus khawatir tentang apapun, orang yang sakit akan menjadi lebih buruk apabila mereka khawatir. Apakah kau bahkan tidak mengerti hal yang semudah itu setelah berlatih bersama ayahmu ini, Pona?".


Mendengar itu, Pona langsung menyadari bahwa tujuan ayahnya bukan untuk menipu Myro. Jadi Pona menundukkan kepalanya penuh rasa bersalah "Maaf ayah, lain kali aku akan lebih berhati-hati".


Muri yang mendengar hal tersebut tidak merasa khawatir, melainkan merasa senang. Semakin berat luka Cesi maka akan semakin baik, setidaknya sampai Myro bisa memanggil Leo lagi.


Karena masalah tentang Cesi sudah selesai untuk saat ini, Myro mulai berpikir tentang cara menyembuhkan lukanya secepat mungkin. Jika terus seperti ini dan hanya memakai obat buatan ayah Pona, Myro mungkin membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk sembuh sepenuhnya.


Pona datang lagi untuk makan siang, tapi kali ini ia berusaha mengalihkan perhatian Myro ke sesuatu yang menyenangkan, terutama ia menjauhi tentang pembicaraan Cesi.


Pada malam harinya saat sebagian besar orang sudah tidur, Myro mendengar suara langkah kaki yang berjalan mendekat.


Pada awalnya Myro menjadi berhati-hati sebab langkah kaki ini sangat hati-hati, setidaknya pemilik langkah kaki ini merupakan Jendral Martial.

__ADS_1


Ayah Pona sebelumnya hanya memiliki kekuatan Transcendent tingkat 1, berdasarkan perkataan Pona tadi siang bahwa ayahnya memiliki pengaruh yang cukup kuat di kelompok mereka sebab kekuatannya yang tidak terkalahkan.


Namun ketika langkah kaki tersebut semakin mendekat, Myro membuang kekhawatirannya karena ke mengenal pemilik langkah kaki ini.


Pintu terbuka, sosok seorang wanita datang ke ruangan ini dan menutup pintu penuh kehati-hatian.


Setelah itu, wanita tersebut duduk di samping Myro dan berlutut "Tuan, maaf karena Taurus terlambat menemui tuan!".


Sosok yang datang ini tidak lain adalah Taurus, walaupun ada beberapa luka di tubuhnya tapi Myro bisa menilai bahwa luka-luka ini tidak fatal. Apalagi Taurus merupakan roh, jadi luka ini tidak berpengaruh banyak pada dirinya.


"Hal itu tidak penting, apa yang lebih penting adalah kenapa kau bisa ada disini? Aku tidak bisa memanggil para roh zodiak yang lain, selain itu dimana kau selama sebulan ini?", tanya Myro penasaran.


"Itu--", Taurus memegang kepalanya dengan malu "Aku juga tidak terlalu tahu, setelah badai dimensi tersebut maka aku menemukan bahwa diriku sudah berada di sebuah bangunan pada kota dekat hutan ini. Orang-orang yang ada di sekitarnya berusaha menangkap serta membunuhku, jadi aku membunuh mereka semua memakai palu sambil mencari tuan".


"Cukup sulit untuk mencari keberadaan tuan, kebetulan aku baru menemukan lubang dimana sepetinya tuan jatuh dari lubang dimensi, aku mengikuti jejak yang masih ada sebelum sampai kesini. Walaupun sebagian besar jejak sudah menghilang karena tuan sepertinya sudah di bawa sebulan yang lalu, tapi karena aku merupakan roh tuan maka aku masih bisa merasakan sedikit keberadaan tuan. Meskipun hal itu cukup sulit, hubungan tuan dan roh mereka di dunia ini mengalami gangguan yang sangat kuat".


"Kenapa aku tidak bisa memanggil roh zodiak yang lain dan kau masih tetap ada?", tanya Myro lagi.


"Mungkin karena tuan tidak menarik ku kembali dari awal saat jatuh ke dunia ini, oleh karena itu aku masih ada disini yang berbeda dari roh zodiak lain, tuan tidak memanggil mereka waktu jatuh ke dunia ini. Ketika sudah sampai ke dunia ini maka seluruh hubungan para roh tidak bisa digunakan lagi, bahkan tuan tidak bisa memanggilku kembali ke bentuk roh sekarang", kata Taurus menjelaskan.


Mendengar hal tersebut, Myro mencoba dan ia benar-benar tidak bisa memanggil Taurus kembali ke bentuk roh, seakan-akan ada sebuah tembok besar yang menghalangi mereka.

__ADS_1


__ADS_2