KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 63 : HANCURNYA MENARA MILLE MUNDI


__ADS_3

"Guru, apa yang harus Zhi Li lakukan mulai sekarang?".


Ketika Yura kembali tertidur akibat lelah menangis, Zhi Li berbicara penuh keraguan. Myro sekarang sudah menganggap Yura sebagai anaknya, oleh karena itu mereka harus menunggu Yura bangun dulu sebelum bergerak.


Myro menatap Zhi Li saat mendengar pertanyaan miliknya, lalu Myro langsung mengerti maksud dari pertanyaan Zhi Li.


"Meskipun Yura sebenarnya sudah berusia puluhan ribu tahun yang jauh lebih tua daripada kita, namun jiwanya masih jiwa seorang anak-anak, keberadaan seorang ayah sama sekali tidak cukup bagi anak-anak untuk tumbuh dewasa dengan baik. Paling tidak, ia masih membutuhkan keberanian seorang ibu. Jadi jika kau tidak keberatan, kau masih bisa menjadi ibu angkatnya juga", kata Myro yang memikirkan tentang pendidikan Yura, lagipula seorang anak membutuhkan sosok ayah dan ibu mereka untuk tumbuh dewasa dengan baik.


"Zhi Li tidak keberatan, Zhi Li pasti merawat Yura seperti anak sendiri", kata Zhi Li segera menjawab perkataan Myro, sebuah senyuman muncul di wajahnya serta ia berpikir di pikirannya sendiri "Maaf Gristi, aku mungkin belum bisa memberi guru anak secepat itu, tapi setidaknya Zhi Li yakin keberadaan Yura juga bisa mengurangi tekanan pada guru".


Perlahan-lahan Yura yang tidur kembali berdiri, ia menatap sekitar dengan wajah bingung. Ingatan tentang Kaisar Monster dan Kaisar Ular kembali muncul di kepalanya, hal ini membuat rasa sedih bangkit kembali pada hati Yura.


Namun ia menekan rasa sedih itu secepat mungkin, ia tersenyum cerah pada Myro dan Zhi Li "Ayah, ibu, apakah kalian sudah bangun?".


Myro menatap Yura sebelum mengambil sebuah daging yang sudah ia masak "Tidak ada salahnya menangis atau sedih, bagaimanapun mereka merupakan orang tuamu yang sebenarnya. Tapi ingat ini baik-baik, jangan biarkan kesedihan itu membuatmu tidak bisa melangkah maju, jangan sampai rasa sedih itu menjadi iblis di hatimu yang menganggu jalan menuju puncak. Bagaimanapun, orang tuamu juga tidak akan senang jika kau tidak bisa menjadi Kaisar karena mereka, begitupun denganku. Mulai sekarang Yura adalah anakku, apabila ada masalah maka kau bisa mengatakannya pada ayah".


Yura kembali menangis lagi mendengar perkataan Myro, ia mengambil daging yang diberikan Myro "Yura pasti menjadi hebat dan membuat ayah dan ibu Yura bangga! Yura tidak akan mengecewakan kalian".


Lalu Yura mulai memakan daging tersebut dengan penuh semangat, nampaknya terlalu lama menangis membuat Yura lapar.


Zhi Li yang duduk di samping segera mengambilkan segelas air "Jangan makan terlalu cepat, gigit secara perlahan".


Yura mengambil gelas tersebut "Terima kasih ibu".


Senyum lembut muncul di wajah Zhi Li, ia benar-benar menatap Yura seperti anaknya sendiri.

__ADS_1


Ketika Yura sedang makan, Myro mengambil 2 patung roh suci milik orang tuanya.


Myro meletakkan 2 patung tersebut di depan Yura "Setelah makananmu selesai maka kau bisa menyerap 2 patung ini. Lebih baik menyerap roh Tiamat dulu sebab dari bentuk tubuh Yura, Yura lebih cocok terhadap naga sehingga mengendalikan Tiamat pasti jauh lebih mudah daripada mengendalikan serigala bulan".


Yura yang sudah menghabiskan makannya menatap Myro ragu-ragu "Apakah ayah tidak mengambil 1 patung tersebut? Yura tidak keberatan, bagaimanapun Yura tidak masalah memberikan harta ini kepada ayah".


Mendengar hal tersebut, Myro memegang kepala Yura dengan lembut "Ayahmu ini pemilik roh terkuat di dunia, roh Tiamat serta serigala bulan ini sama sekali tidak dibutuhkan. Oleh karena itu, kau bisa mengambilnya sendiri. Cepat, serap lah 2 patung itu! Lagipula Yura merupakan anak ayah, semakin kuat Yura maka semakin terbantu juga ayah di masa depan".


Yura tidak banyak berbicara lagi, ia mengambil 2 patung tersebut "Yura akan menjadi berguna serta membantu ayah menyelesaikan pekerjaan".


Setelah itu Yura duduk sambil menyerap patung Tiamat lebih dulu, sebagai anak dari 2 Kaisar maka bakat Yura sama sekali tidak perlu diragukan. Ia menyerap patung tersebut sangat cepat, bahkan patung Tiamat sudah selesai sebelum Yura menyerap patung serigala bulan.


Untuk menyerap patung serigala bulan, Yura membutuhkan waktu lebih lama sebab kecocokan dirinya terhadap serigala bulan sangatlah kecil. Jadi Myro dan Zhi Li masih harus menunggu di gua itu sedikit lebih lama lagi.


Myro mengambil pil Darah Naga pemberian orang tua Yura, pil Darah Naga hanya bisa dipakai sekali sedangkan orang tua Yura memberi Myro 2 buah.


Zhi Li mengambil pil tersebut sebelum menyerapnya tanpa ragu, Myro juga tidak banyak bicara lagi, ia mengambil pil Darah Naga yang lain sebelum menyerapnya.


Myro memanggil para zodiak untuk berjaga-jaga, bagaimanapun pengkhianatan di kehidupan sebelumnya membuat Myro tidak pernah melupakan untuk memanggil para zodiak sebelum berkultivasi.


Pil Darah Naga itu berubah menjadi aliran energi merah di tubuh Myro, energi merah itu tidak pergi ke inti kultivasi Myro lebih dulu melainkan pergi ke jantung Myro untuk memperkuat jantungnya.


Berbeda dari manusia, naga menyimpan energi serta kekuatannya pada jantung. Oleh karena itu, energi pada pil Darah Naga ini memperkuat jantung Myro dulu sebelum pergi ke inti kultivasi.


Saat energi tersebut tiba di inti kultivasi, semua inti kultivasi zodiak Myro yang sudah terbuka mulai menyerap semua energi tersebut, bahkan inti kultivasi Aries ikut menyerap. Walaupun Aries sedang memulihkan diri dan tidak bisa muncul, bukan berarti Aries sudah mati, jadi inti kultivasinya masih ada.

__ADS_1


Prajurit Martial tingkat 3.


Prajurit Martial tingkat 4.


Prajurit Martial tingkat 5.


.....


Prajurit Martial tingkat 9.


Saat sampai di Prajurit Martial tingkat 9, kecepatan penyerapan Myro juga semakin melemah sebab energi pada Pil Darah Naga miliknya sudah hampir habis.


"Booooom!".


Suara ledakan pada tubuh Myro terdengar, ketika energi pada pil itu benar-benar akan habis maka kultivasi Myro kembali meningkat yang membuatnya menjadi Jendral Martial tingkat 1.


Ini merupakan keuntungan dari berpetualang serta mengambil resiko, apabila Myro tidak pergi ke Menara Mille Mundi ini maka ia tidak akan meningkatkan kekuatannya lagi.


Selain itu, inti kultivasi zodiak baru juga terbuka. Sejak ia mencapai Jendral Martial maka Myro membuka 1 zodiak baru lagi.


Waktu Myro akan melihat zodiak tersebut, seluruh menara tiba-tiba bergetar.


"Brak!".


Suara ledakan yang besar terdengar di menara, untungnya Myro sudah menyerap seluruh Pil Darah Naga ini sehingga ia langsung membuka matanya lagi akibat suara tersebut.

__ADS_1


"Apa yang terjadi?", kata Myro menatap Libra yang selalu berdiri di belakangnya.


Wajah Libra sudah menjadi sangat suram sekarang, ia berkata "Menara Mille Mundi sudah tidak bisa bertahan lagi, lebih tepatnya orang yang mempertahankan menara ini dari dulu memakai kekuatan mereka sudah tidak ada lagi yang menyebabkan menara ini mulai hancur!".


__ADS_2