KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
BAB 214 : DITERTAWAKAN


__ADS_3

"Kalian dengar perkataan pelayan itu? Ia berkata kapan dirinya bisa terbang di langit? Hahahahaha, sangat lucu! Benar-benar sangat lucu! Untuk orang serendah dirinya, maka sampai mati sekalipun ia tidak akan bisa terbang di langit! Tunggu, jika seorang kultivator kuat melemparkannya ke langit maka ia mungkin bisa terbang, hahahahaha", seorang pelanggan di dekat Rein ternyata mendengarkan gumaman Rein barusan sehingga ia segera berteriak keras di tempat makan itu serta tertawa mengejek Rein.


Mendengarkan perkataan pria tersebut, orang-orang di tempat makan ini ikut tertawa keras. Ya, ini adalah Dunia Kaisar yang lebih menghargai kenyataan dan menertawakan mimpi seseorang. Apabila itu anak dari keluarga kultivator atau patriak sekte hebat mengatakan bahwa mereka akan menjadi Kaisar, maka orang-orang di sekitarnya akan mendukungnya. Namun jika itu orang seperti Rein yang tidak memiliki latar belakang atau bakat apapun, maka orang-orang hanya menertawakannya.


Seorang wanita lain dengan wajah yang cukup buruk berdiri, sebenarnya ia sudah sangat membenci Rein sebab memiliki wajah yang jauh lebih cantik daripada dirinya padahal hanya pelayan tingkat rendah yang lemah.


Belum lagi pasangan pria yang ada di sampingnya selalu melihat Rein secara diam-diam, oleh karena itu ia sudah sangat membenci Rein.


Tetapi sekarang kesempatan untuk mengejek Rein datang, bagaimana mungkin wanita yang sudah dipenuhi rasa iri ini bisa membuang kesempatan tersebut.


Ia menunjuk Rein dengan wajah jijik "Wanita tingkat rendah sepertimu lebih baik jangan terlalu banyak bermimpi, sadari posisimu! Biarkan aku memberitahumu bahwa kau hanya bisa menarik perhatian para pria memakai wajahmu itu, namun apakah kau tahu bahwa para pria sama sekali tidak menganggap mu penting! Setelah beberapa saat, mereka pasti bosan terhadap wajah cantik itu dan membuang mu seperti boneka tidak berguna. Jadi biar aku sarankan kepadamu bahwa berhenti menarik perhatian pria lain dengan kecantikan mu itu, wanita rubah! Apa yang paling penting adalah wanita sepertiku yang memiliki kekuatan dan latar belakang, itulah yang dibutuhkan para pria. Sedangkan wanita sepertimu, maka mereka hanya menganggap mu sebagai boneka yang bisa dibuang ketika bosan. Lalu, wanita sepertimu masih bermimpi untuk terbang ke langit? Sangat lucu!".


Wajah Rein menjadi sangat merah sekarang, ia sangat malu terhadap tertawaan dan tatapan mengejek semua orang di sekitarnya. Rein sekarang sedikit menyesal sudah bergumam seperti itu, ia tidak pernah berpikir bahwa ada orang yang mendengarkan gumaman nya.


Ketika Rein yang bingung dan malu memutuskan untuk melarikan diri, lagipula ia tidak bisa tahan terhadap ejekan orang lain terhadap dirinya serta mimpinya untuk menjadi kultivator.


Beberapa pria yang duduk di sudut ruangan serta memakai jubah hitam serta topi bulat dari kayu yang menutupi seluruh wajah mereka akhirnya angkat bicara "Sangat memalukan! Siapa yang melarang seorang wanita kecil untuk bermimpi? Kalian pikir wanita pelayan itu tidak bisa terbang ke langit? Bagaimana jika aku membantunya?".

__ADS_1


Wanita yang mengejek Rein tadi menatap pria yang menutupi wajahnya itu memakai topi kayu dengan tidak senang, bagaimanapun ia baru merasa bangga membuat malu wanita yang lebih cantik dari dirinya "Kau pikir siapa dirimu untuk membuat pelayan tingkat rendah ini bisa terbang ke langit? Apakah kau berpikir bahwa kau merupakan seorang Kaisar yang bisa melatih siapapun menjadi kuat tanpa peduli pada bakat mereka?".


Di antara 5 orang berjubah itu, sosok seorang pria akan menarik pedang mereka karena perkataan kasar wanita itu kepada pemimpin mereka.


Tetapi pria yang berbicara paling awal tadi serta pemimpin pria berjubah ini menghentikan gerakan rekannya itu "Sun Wu, melawan wanita lemah seperti itu hanya akan merusak namamu, kau tidak perlu repot-repot melakukan hal seperti itu".


Lalu pemimpin pria berjubah itu berdiri dari kursinya sambil tersenyum "Apakah aku berpikir bahwa diriku adalah Kaisar? Sangat menarik".


Pemimpin pria berjubah itu berjalan menuju Rein, ia memegang tangan Rein yang masih bingung "Nona muda, apakah kau tertarik menjadi murid ku? Kebetulan aku sedang tidak memiliki murid sekarang, belum lagi kau memiliki bakat yang cukup hebat. Jika kau tertarik maka aku bisa membawamu terbang ke langit, bukan hanya itu, kau pasti bisa menjadi Kaisar Martial di masa depan".


"Patriak--", kata pria bernama Sun Wu yang berusaha menghentikan pemimpin mereka.


Ketika Rein bingung tentang cara menjawabnya, lagipula ia sama sekali tidak mengenal pria berubah ini. Wanita yang mengejek Rein barusan meledak marah sebab pemimpin pria berjubah ini tidak menanggapi perkataannya, wanita itu maju sambil menunjuk pemimpin pria berjubah itu "Aku tidak peduli siapapun dirimu, tapi biar aku beritahu bahwa aku adalah anak dari pemimpin kota ini! Selama kau membuatku marah maka aku pastikan kau tidak bisa kembali dari sini hidup-hidup, cepat berlutut sehingga aku masih berbaik hati untuk membiarkan kalian pergi. Jika tidak, jangan salahkan aku apabila kalian di serang seluruh penjaga kota yang ada di kota ini!".


Bersamaan dengan perkataan wanita itu, puluhan penjaga kota sudah mengepung tempat makan ini, semua pelanggan yang lain terkejut sebab mereka tidak pernah berpikir bahwa mereka sedang makan bersama anak pemimpin kota barusan. Beberapa pelanggan yang lain juga menganggap kumpulan pria berjubah ini sudah berakhir, meskipun pemimpin kota tidak sekuat patriak sekte tapi masih harus cukup kuat untuk Isa duduk di posisi itu.


Tetapi apa yang tidak pernah mereka pikirkan bahwa kumpulan orang berjubah ini sama sekali tidak takut, melainkan mereka tertawa.

__ADS_1


"Apa? kenapa kalian tertawa?", tanya anak pemimpin kota itu dengan marah.


Pemimpin pria berjubah ini berhenti tertawa sebelum melambaikan tangannya "Maaf, aku hanya merasa sedikit terkejut bahwa masih ada pemimpin kota yang berani menantang ku, apalagi ini hanya anaknya! Bahkan pemimpin dari ayahmu sekalipun aku rasa tidak perlu melakukan ini".


"Apa yang kau maksud--", anak pemimpin kota itu masih bingung dan akan bertanya sesuatu, tapi pria berjubah di depannya akhirnya membuka topi kayu yang menutupi wajahnya serta melepas jubah hitam yang ia gunakan.


Ketika membuka jubahnya maka sosok pria tersebut terlihat, ia memiliki rambut hitam pendek serta mata hitam yang sangat gelap seperti jurang. Berdasarkan wajahnya maka pria ini memiliki usia sekitar 30 tahun, tapi hal itu masih tidak bisa menutupi wajahnya yang tampan tersebut.


Lalu pria itu memakai sebuah pakaian hitam dengan titik-titik putih cerah seperti bintang, pada bagian belakang pakaian pria itu terdapat lebih banyak bintang yang membentuk simbol para zodiak.


Melihat sosok dibalik jubah tersebut, semua orang di tempat makan ini terkejut sebab mereka pasti tahu sosok di depannya ini yaitu 5 Kaisar yang memimpin Dunia Kaisar, Kaisar Zodiak Myro Aras.


Tanpa ragu sedikitpun, kecuali wanita yang merupakan anak pemimpin kota tersebut, semua orang di tempat makan ini berlutut ketakutan "Kami menyambut Kaisar Zodiak, maafkan tindakan kasar kami barusan!".


Sedangkan wanita yang menantang Myro tadi tidak berlutut sebab ia terlalu terkejut, siapa yang berpikir bahwa Kaisar Zodiak dari 5 Kaisar akan makan di tempat makan kecil seperti ini.


Bahkan jika ia memberitahu ayahnya sekalipun, ayahnya pasti tidak akan percaya sebab sosok Kaisar bukanlah sosok yang bisa ditemui dengan mudah di sembarangan tempat.

__ADS_1


4 orang yang datang bersama Myro juga berdiri di belakang Myro dan melepas jubah mereka, semua orang di ruang makan tersebut mengenal 4 orang ini yang merupakan tetua utama dari Sekte Zodiak, di antaranya adalah tangan kanan Myro yaitu Tetua Sun.


"Bagaimana? Apakah menurutmu aku masih tidak bisa pergi dari kota ini hidup-hidup?", kata Myro yang tersenyum mengejek.


__ADS_2