KEMBALINYA SANG KAISAR

KEMBALINYA SANG KAISAR
Chapter 2. Bangkitnya Kaisar


__ADS_3

Hu Feng Tien terbangun di suatu ruangan serba putih, Tiba tiba seseorang berjalan menuju Hu Feng Tien dan berkata "Sungguh disayangkan bahwa dirimu akan mati begitu saja, Jika Kamu diberi kesempatan kedua apakah Kamu akan menerimanya?"


Hu Feng Tien masih bingung dengan keadaannya saat ini, Dan Hu Feng Tien yang masih bingung bertanya kepada seseorang yang ada didepannya "Dimana Aku? Apakah ini surga? Dan siapa Kamu?"


"Kamu hanya perlu menjawab pertanyaanku, Jika Kamu diberi kesempatan kedua apakah Kamu akan menerimanya?" Ucap orang misterius itu


"Jika ada kesempatan yang bagus maka Aku tidak bisa menolaknya" Ucap Hu Feng Tien


"Jawaban yang bagus, Aku akan memberimu kehidupan sekali lagi. Sampai jumpa Hu Feng Tien sang Kaisar dari Negara Xin"


Orang misterius itu mengeluarkan secuil cahaya yang sangat terang di tangannya, Lalu memasukannya kedalam tubuhnya Hu Feng Tien. Tubuh Hu Feng Tien perlahan mulai menghilang


"Kaisar dari Negara Xin huh? Aku tidak layak menjadi Kaisar dari Negara Xin karena tidak bisa melindungi mereka semua. Terima kasih untukmu karena telah memberiku kesempatan kedua untuk hidup" Ucap Hu Feng Tien


Orang misterius itu hanya tersenyum ke arah Hu Feng Tien, Hu Feng Tien juga tersenyum kepada orang misterius itu. Dan tubuh Hu Feng Tien sudah menghilang dari ruangan aneh tersebut


"D-dimana Aku? Apakah Aku benar hidup kembali? Dan suara berisik apa itu?" Ucap Hu Feng Tien


"HEI, APAKAH KAMU MASIH HIDUP? SEGERA MUNDUR DARI SINI!" Ucap Seorang Prajurit


Hu Feng Tien menyadari jika dirinya sedang berada di dalam peperangan, Dalam setengah sadar dan kebingungan. Hu Feng Tien ikut berlari mundur bersama pasukan yang sedang bersamanya, Saat Dia berlari, Tiba tiba dia terjatuh pingsan ditengah jalan.


"Tenang saja, Dia masih hidup. Dia hanya kelelahan saja, Dia akan sembuh secepatnya"

__ADS_1


"Ugh, Kepalaku sangat sakit. Dimana Aku? Apakah Aku mati lagi?" Ucap Hu Feng Tien


"Sudah kubilang Dia masih hidup, Kenapa Kamu bersikeras untuk menolong Dia?"


"Dia memblokir panah yang diarahkan kepadaku menggunakan badannya, Aku berhutang nyawa dengannya"


"Hey, Dimana Aku? Dan siapa kalian?" Ucap Hu Fen Tien


"Kita berada di camp dan sekarang sudah aman, Aku adalah Prajurit dari Batalion pertama. Namaku adalah Guo Zheng dan siapa namamu?" Ucap Guo Zheng


"salam kenal teman, Aku adalah Hu Feng Tien" Ucap Hu Feng Tien


Guo Zheng terkejut dengan apa yang dikatakan oleh Hu Feng Tien, Guo Zheng menanyakan sekali lagi kepada Hu Feng Tien "Siapa namamu tadi?" Hu Feng Tien, dengan santai menjawab pertanyaannya lagi


Guo Zheng kebingungan karena Hu Feng Tien adalah nama Kaisar yang meninggal 2 tahun yang lalu, Guo Zheng berkata "Namamu seperti Kaisar dari Negara Xin 2 tahun yang lalu, Tentu saja Aku terkejut dengan namamu"


Hu Feng Tien juga terkejut dengan apa yang Guo Zheng katakan karena dia menghilang dari dunia ini selama 2 tahun, Namun perlahan Hu Feng Tien menenangkan dirinya dan bertanya kepada Guo Zheng.


"Kawan, Kita sedang berperang melawan siapa?"


"Kita adalah pasukan dari Negara Xin, Kami awalnya adalah warga biasa dan akhirnya dilatih oleh Jenderal Besar untuk menjadi pertahanan disini lalu membalaskan dendam kaisar kepada Ketiga Negara. Tak disangka jika Negara Chu menemukan tempat kami dan mulai menyerangnya" Ucap Guo Zheng.


Hu Feng Tien bertanya posisi Keempat Jenderal Besar kepada Guo Zheng, Dan Guo Zheng menjawabnya "Keempat jendral sedang rapat untuk mengatur strategi pertahanan besok, Batalyon pertama kita yang ini telah kehilangan pemimpin karena terbunuh oleh Jenderal dari Negara Chu"

__ADS_1


Hu Feng Tien meminta Guo Zheng untuk berkeliling di wilayahnya, Setelah lama berkeliling sekitar setengah jam. Dan Hu Feng Tien langsung memahami medan pertempurannya lalu meminta izin kepada Guo Zheng untuk memimpin Batalyon pertama. Guo Zheng dengan ragu menjawab, "Apakah Kamu yakin ingin menjadi Pemimpin Batalyon ini? Apakah kamu sanggup?"


Dengan mata yang menunjukan semangat Hu Feng Tien menjawab, "Aku sangat yakin untuk memimpin Batalyon ini, Dan Aku juga yakin jika besok Kita akan menang". Guo Zheng melihat semangat dari Hu Feng Tien dan mengizinkannya untuk menjadi Pemimpin Batalyon Pertama.


Keesokan harinya Hu Feng Tien berdiri didepan gerbang dan Guo Zheng melihatnya, Guo Zheng dengan bingung menghampiri Hu Feng Tien dan bertanya, "Kenapa Kamu berdiri disini? Seharusnya Kamu membuat rencana untuk berperang di Pusat Kamp". Hu Feng Tien tersenyum kepada Guo Zheng dan menjawab pertanyaan dari Guo Zheng.


"Ini hanyalah jalan satu arah dan Kita hanya perlu menyerbu musuh terus terusan tanpa henti. Rencana Kita adalah menyerang hingga pihak musuh kewalahan". Guo Zheng yang terkejut karena rencana Hu Feng Tien karena rencana tersebut sama seperti rencana Pemimpinnya yang sebelumnya, Guo Zheng menjawab.


"Rencana seperti itu sudah kita lakukan sebelumnya dengan pemimpin sebelumnya, Dan pada akhirnya rencana itu gagal juga. Apakah ada rencana yang lebih bagus Kawan?". Hu Feng Tien tersenyum lagi kepada Guo Zheng dan berkata


"Apakah pemimpin sebelumnya ikut bertempur dengan Kalian?". Guo Zheng menjawab bahwa Pemimpinnya tidak pernah masuk menuju medan perang, Dia selalu berada di posisi belakang dan hanya bisa menyuruh menyerangnya terus. Dan pada akhirnya Dia mati terkena serangan panah dari pihak musuh, Hu Feng Tien berkata.


"Ini berbeda walaupun rencananya sama, Aku akan ikut menuju medan pertempuran dan memimpin Kalian semua di depan bukan dibelakang. Akan Aku tunjukan apa itu peperangan yang sebenarnya". Guo Zheng hanya bisa mengikuti apa yang Hu Feng Tien katakan. Karena dia sudah memberi tahu kepada semua orang kalau sudah ada pemimpin yang baru.


Hu Feng Tien melihat ada banyak orang berkumpul dan Dia berjalan menuju kerumunan itu. Dan Hu Feng Tien bertanya kepada salah satu prajurit "Kenapa ada banyak orang disini? Bukankah Kita harus bersiap untuk bertempur?". Salah satu prajurit itu menjawab


"Katanya ada pemimpin baru yang akan menggantikan pemimpin yang sebelumnya, Semoga saja Dia bisa membawa kemenangan kali ini". Hu Feng Tien berkata


"Jangan khawatir, Aku akan membawa Kalian semua menuju kemenangan". Prajurit itu bingung dengan ucapan Hu Feng Tien dan hanya bisa terdiam, Hu Feng Tien berjalan kedepan melewati ratusan prajurit. Sesampainya didepan Hu Feng Tien mengatakan bahwa Dia akan mengambil posisi pemimpin dan menggantikan posisi pemimpin yang dahulu


Tentunya semua orang pada terkejut dan tidak percaya dengan apa yang diucapkan oleh Hu Feng Tien. Guo Zheng sebagai tangan kanan camp berkata "Dia adalah Hu Feng Tien dan mulai sekarang Dia yang akan menjadi pemimpin dari Batalion pertama". Semua orang terkejut mendengar nama Hu Feng Tien dan mengiranya dia adalah Kaisar yang dahulu. Hu Feng Tien berkata


"Perkenalkan, Namaku adalah Hu Feng Tien. Aku akan memimpin batalion pertama dan membawakan Kalian semua kemenangan hari ini, Angkat pedang Kalian semua dan bertarunglah sekuat tenaga. Jika ada yang takut akan peperangan ini mundur saja! Aku tidak butuh pengecut di Negara Xin. DEMI KEJAYAAN NEGARA XIN!". Semua prajurit yang mendengar perkataan Hu Feng Tien entah kenapa menjadi semangat, Mereka semua langsung bersiap untuk berperang.

__ADS_1


__ADS_2